• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mahasiswi Ditemukan Tewas di Kamar Kos

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Sabtu, 22 November 2008 | 07:29 WIB

MAKASSAR, SABTU - Mahasiswi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Fakultas Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Irawati (21) ditemukan tewas di kamar kosnya di Perumahan Dosen Jalan Sultan Alauddin, Sabtu (21/11).

Irawati ditemukan dengan leher terlilit kain gorden yang masih tergantung dan dalam keadaan terduduk di tempat tidur kamarnya. Di sekitar tubuhnya ditemukan surat yang ditujukan kepada keluarganya. Isi surat tersebut adalah "antar saya, biar saya tinggal di Makassar saya tidak bisa wisuda. Saya takut dengan orang tua saya".

Irawati tinggal di rumah yang memiliki tiga kamar bersama dua rekannya yakni Ansar dan Risma. Menurut Ansar, dirinya berada di rumah itu sejak siang. "Setiba saya di rumah, saya langsung masuk ke kamar bersama Risma. Sedangkan pintu kamar Irawati saat saya datang sudah tertutup rapat," kata Ansar.

Ansar dan Risma yang bermaksud kembali ke kampus untuk kuliah, terkejut ketika menemukan rekannya sudah tewas terlilit kain gorden. "Baru satu bulan lalu ia bersikap agak lain. Teman-teman tahu bahwa ia pernah putus dengan pacarnya. Irawati juga sementara ini sedang mengurus untuk wisuda bulan Januari 2009 nanti," katanya.

Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr Mauluddin menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap mahasiswi itu. Namun pada alur darah dan nafasnya ada dugaan ia sempat memberontak.

Kapolsekta Tamalate AKP Ahmad Mariadi mengatakan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian tersebut. "Beberapa barang bukti seperti surat dan kain gorden yang digunakan telah dibawa ke Polresta Makassar Timur untuk bahan penyelidikan kepolisian," katanya.
 
ini pembunuhan ato bunuh diri ya...

sayang banget dah mo wisuda
 
sayang bgt,dh mo diwisuda...
eh,mw diwisuda seharudny senang...knp hrs bunuh diri?
 
Wah kasian orang tuanya, belum liat anaknya berhasil..
udah ngebiayain lagi...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.