• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mahasiswa Kedokteran Tewas Overdosis Obat

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Misbah Nuralamsyah, 20, seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, ditemukan tewas dalam kamar Hotel Papaho, di Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Jawa Barat. Dia diduga tewas akibat overdosis obat.

Dugaan itu diperkuat saat petugas memeriksa kondisi korban. Petugas menemukan sisa obat yang telah ditelan oleh warga kampung Bacan, Blok J 2 nmr 3 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, itu. Selain itu, petugas juga menemukan kartu mahasiswa, dompet yang berisi uang Rp70 ribu rupiah, dan sebungkus rokok.

Menurut Ahmad Syaiful, rekan korban, dirinya menemukan korban ada di bawah kasur dengan kondisi sudah lemas. Kemudian, diangkat di atas kasur. "Sebelum meninggal, dia bilang menelan obat penenang yang namanya kamplet," kata Ahmad di lokasi kejadian, Minggu 5 Februari 2012 malam.

Ia mengatakan, temannya itu menelan obat penenang karena pernah mengalami kecelakaan di daerah Ciomas, Bogor. Lantaran, pusing korban minum obat penenang tersebut. "Dia masih mahasiswa Yarsi, Fakultas kedokteran semester empat," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, Ajun Komisaris Polisi, Iman Imanudin, menyatakan pihaknya telah meminta keterangan dari rekan korban dan Hotel Papaho. "Berdasarkan keterangan rekannya, korban pernah mengalami kecelakaan," ujarnya.

Mengenai korban overdosis, kata dia, pihaknya akan membawa korban ke Rumah Sakit Kramat Djati untuk diotopsi.

viva
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.