• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mahasiswa China Menabung di 'bunk Moral'

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
F1sbS.jpg
CHANGSHA - Sebuah perguruan tinggi di China menjalankan program unik bertajuk ‘bunk moral’ guna mendorong mahasiswanya agar berbuat baik kepada sesama.

Chengnan College di Changsha University of Science and Technology di Provinsi Hunan mendirikan ‘bunk moral’ pada 2007, setelah melihat kebanyakan siswa yang lahir pada era 80 dan 90-an lebih egois dan manja karena perhatian dari orangtua.

Mekanisme ‘bunk moral’ sama seperti bunk pada umumnya. Mahasiswa memiliki rekening di bunk dan mendapatkan ‘koin moralitas’ virtual untuk perbuatan baik yang telah dilakukan.

Koin-koin yang digunakan dihitung di buku tabungan. Mahasiswa juga bisa menguangkan kas moralitas guna mendapatkan bantuan atau manfaat lainnya.

Menurut pendiri bunk Moral Peng Xia, seorang mahasiswa akan diberikan satu hingga tiga koin moral untuk layanin sosial selama satu jam, sementara aksi donor darah mendapatkan enam koin, dan mahasiswa yang memberikan uang yang ditemukan akan mendapatkan dua hingga 15 koin.

Mahasiswa semakin termotivasi setelah kampus ini membuat peraturan mengenai beasiswa dan penerima subsidi. Pasalnya kandidat penerima beasiswa dan subsidi harus memiliki minimal 10 koin moral.

Selain itu, ‘bunk moral’ juga menawarkan pinjaman. Pada Oktober 2011, mahasiswa jurusan teknik energi Zhang Qinglin meminjam lima koin di ‘bunk moral’ agar bisa menukarnya dengan tiket sebuah pertunjukan di kampus.

“Semua orang ingin menghadiri pertunjukan tersebut, tapi terlalu sulit bagi saya untuk mendapatkan tiket. Akhirnya, saya punya satu tiket setelah meminta pinjaman koin moral,” jelas Zhang.

Sebagai imbalannya, Zhang harus membayar 2,5 koin moral beserta bunganya. “Itu berarti saya harus melakukan perbuatan lebih baik untuk mendapatkan koin moral,” tuturnya seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (9/3/2012).

Wakil Sekretaris Komite Perguruan Tinggi di Partai Komunis China Li Wei menilai positif kegiatan ini. Menurutnya, ‘bunk moral’ berhasil mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan melakukan perbuatan baik lainnya.

Saat ini, ‘bunk moral’ memiliki sekira 11 ribu nasabah, atau hampir sama dengan jumlah mahasiswa di kampus tersebut. Setiap semester, rata-rata setiap mahasiswa menghabiskan waktu hingga enam jam menjadi sukarelawan sosial.

Mengutip survei yang dilakukan terhadap 550 mahasiswa, kata Li, bunk ini membuat lebih dari 80 persen mahasiswa berpikir lebih antusias mengenai pelayanan publik.

Namun, beberapa pihak mengkritik bunk karena mengaitkan moral dengan perbuatan baik dan imbalan.
 
good info, semoga di indonesia ada system spt ini juga. jadi moral bangsa meningkat
 
sebuah gagasan yang spektakuler....! disaat krisis moral semakin mengkhawatirkan,perlu langkah2 yg inovatif untuk mengatasinya
 
programnya bagus...mengajarkan yang baik...tidak seperti seperti yang di di di...hehe
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.