• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Mahasiswa bawa CRV penuh senjata api

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
6S7NA.jpg
Pengguna jalan makin resah dengan maraknya aksi begal. Pelaku tak segan melukai korban untuk merebut kendaraan.

Dari lima tersangka begal yang sudah diincar, baru dua yang sudah ditangkap seorang di antaranya tewas ditembak lantaran mencoba kabur. Tiga pelaku hingga kini masih buron.

Belum selesai masalah begal, warga Depok kembali dibuat takut. Kemarin tim Buser Polresta Depok memburu pelaku kejahatan yang memiliki senjata api berbagai jenis.

Aksi kejar-kejaran ini bak film action, dua pelaku bernama Zuhar Muhsin Basri dan Muhwiel bin Ayub Muhammad ugal-ugalan melaju kencang di Jalan Tole Iskandar, Jalan Merdeka hingga Jalan Bahagia Depok.

Pelaku yang mengendarai mobil Honda All New CRV B 888 SAW tak bisa bergerak, setelah menabrak pengguna jalan dan motor di Jalan Giring-Giring.

Zuhar tertembak polisi dari bagian belakang mobil warna putih itu.

Zuhar adalah warga Bogor. Dia adalah seorang mahasiswa tinggal di Wisma Sudirman Babakan Madang Bogor.

Sedangkan Muhwiel mengalami luka memar di bagian wajah setelah diamuk massa. Kedua pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa setelah mobil yang mereka naiki menabrak pengguna jalan.

Dari pengejaran ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua pucuk senjata berburu kaliber 4,5 merek Beyamin, satu pucuk senpi genggam merek H&K buatan Jerman plus tiga magasen kaliber 9 mm. Ditambah 7 butir peluru dan satu selongsong.

Dua pisau lipat, satu buah korek bentuk granat nanas, satu sarung pistol, dua buku kepemilikan senjata, pen gun atau senjata berbentuk pulpen dengan dua buah peluru, dan juga sebuah air gun, dua amplop berisi ganja dan satu buah bong.

Dari hasil tes urine, Zuhar terbukti positif mengonsumsi narkoba. Belum diketahui apakah mobil yang dikemudikan pelaku itu hasil pencurian atau miliknya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Agus Salim mengatakan, kedua pelaku kini sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia memastikan bahwa pelaku menggunakan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

"Pelaku melarikan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan diduga telah melakukan tindak pidana pencurian," terangnya.

Siapa keduanya hingga memiliki banyak senjata belum terungkap. Polres Depok masih melakukan pemeriksaan pagi ini.
 
Polisi Juga Temukan PIN Bertuliskan Suriah di CR-V Putih

Polisi terus mendalami motif kepemilikan sejumlah senjata api yang dimiliki pengemudi Honda CRV putih. Selain senjata api, kabar yang beredar juga menyebutkan polisi menemukan PIN dengan tulisan Suriah.

Ketika disinggung apakah ada kaitannya dengan ISIS ataupun jaringan teroris? Wakapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar, menegaskan, hal itu masih dalam pengembangan penyelidikan.

"Yang jelas saat ini sedang kami dalami. Kami belum bisa berkomentar banyak dulu," kata Irwan pada VIVA.co.id, Jumat 29 Januari 2015.

Terkait temuan sejumlah senjata api, pelaku sementara ini dikenakan pasal Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951. Selain temuan senjata api, polisi juga menyita dua bungkus paket ganja dan alat hisap sabu (bong).

"Hasil tes urine positif. Mereka mengonsumsi sabu, ganja dan ekstasi," kata Irwan.

Zuhair (25 tahun), mahasiswa yang tinggal di Wisma Sudirman, Babakan Madang, Bogor, pengemudi Honda CR-V putih B 888 SAW, dilumpuhkan dengan timah panas lantaran sempat menodongkan senjata di hadapan petugas dalam drama pengejaran usai menabrak puluhan pengendara di Jalan Tole Iskandar dan Jalan Sentosa Raya, Kamis sore kemarin.

Pria yang ada di samping kemudinya adalah Muhmel Ayub Muhammad (35 tahun), warga Jalan Kalibata Selatan 2/II/A nomor 20 AA, mengalami luka memar di bagian wajah akibat diamuk massa.

Keduanya selanjutnya dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, setelah sebelumnya mendapat penanganan di RS Mitra Keluarga Depok.

Dari hasil penggeledahan dari dalam mobil itu juga ditemukan benda berbahaya. Di antaranya, dua pucuk senjata berburu kaliber 4,5 merek Benyamin, satu pucuk senpi genggam merek Haklen&Koch GMB buatan Jerman berikut tiga magazin kaliber 9 milimeter.

Selanjutnya, dua pisau lipat, dua paket ganja, satu bong hisap sabu, satu hp Esia, satu hp Samsung, satu dompet berisi KTP atas nama Zuhair, satu korek api berbentuk granat nanas.

"Ada satu sarung senjata pinggang warna cokelat, satu buah pen gun dengan dua pelurunya, tabung gas oksigen, satu buah teropong, sarung senjata laras panjang, satu peredam senapan. Dugaan sementara mereka akan melakukan tindak pidana kejahatan. Kasusnya sedang kami kembangkan," kata Kapolresta Depok, Komisaris Besar Ahmad Subarkah.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.