yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
BOGOR– Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono, 49, dianiaya sejumlah lelaki tak dikenal, tidak jauh dari Kafe Steamboat, Jalan KH Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, dini hari kemarin.
Penganiayaan terhadap Untung diduga kuat dipicu perselisihan antara korban dan para pelaku di kafe tersebut. Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik Purwanto menerangkan, sebelum penganiayaan terjadi, Untung bersama empat kader PDIP yakni Gunawan,Ahmad, Jalani, dan Muhammad berbincang-bincang di kafe tersebut. Di kafe ini, kelimanya memesan meja di lantai dua kafe tersebut.
Menurut keterangan sejumlah karyawan kafe, kelima orang ini memesan sejumlah bir. Sekitar pukul 24.00 WIB, salah seorang pelayan yakni Dedi, membujuk Untung beserta empat temannya itu untuk pulang karena kafe akan tutup. Melihat Untung dan empat tamunya itu dalam keadaan mabuk,Dedi meminta bantuan satpam Wagiono dan seorang warga setempat agar membujuk Untung untuk pulang. Rupanya teguran ini tidak diterima oleh Untung. ”Untung yang sudah terpengaruh alkohol marah dan memecahkan gelas saat ditegur,”terangnya.
Karena Untung marah,satpam dan seorang warga akhirnya memilih turun dan meninggalkan Untung yang dalam keadaan mabuk. Sekitar pukul 02.30 WIB, Untung bersama empat rekannya turun dan keluar dari kafe tersebut. Tanpa diduga, enam pria tidak dikenal tiba-tiba saja menyerang Untung beserta empat rekannya itu. Menurut Didik, para pelaku melempari korban dengan sejumlah batu serta mengeroyok Untung hingga mengalami luka di bagian kepala. Seusai mengeroyok Untung, para pelaku yang menggunakan beberapa sepeda motor bergegas kabur.
Saat ini penyidik tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang telah diketahui identitasnya tersebut. Sementara itu, Untung W Maryono menuturkan dirinya bersama empat kader partai berada di kafe tersebut untuk melakukan konsolidasi intern. ”Di kafe itu,kami tidak mabuk. Kami di sana sedang rapat kecil partai,”kilahnya.
Untung tidak mengerti mengapa dirinya diserang dan dianiaya para pelaku. Selain itu, dirinya tidak mengenal para pelaku dan tidak pernah terlibat perselisihan dengan pelaku.