Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cangkeman.net -Ada yg tidak sepakat dengan judul di atas? Judul di tas emang enggak sepenuhnya benar. Pun kalau enggak sepenuhnya benar, berarti ada separuhnya lagi yg benar, kan? Yah seengaknya akan sering ada
Oke, kita balik lagi ke judul. Pasti akan ada pertanyaan, "Masa iyah kreatifitas enggak dapat dilatih?" atau mungkin pertanyaan gini, "Kalau enggak dapat dilatih, kreatif itu bukan skill dong? Tapi bakat?" atau bahkan ada yg bertanya gini, "Lah terus, acara-acara seminar untuk menciptakan orang jadi kreatif itu bohong, dong?"Hold up dude,sabar kita jawab satu-satu.
Jadi, apakah kreatifitas dapat dilatih?
Sudah dibilang dari awal, separuh iyah, separuh enggak.
Maksudnya?
Nih kita sepakati dulu yah definisi tentang kreatif itu apa. Mungkin di pikiran kalian ada banyak hal kalau diberi pertanyaan, "apa itu kreatif?" Oke saya definisikan jadi 2 definisi, di sini.
1. Kreatifitas adalah tentang ide, & sanggup percaya diri untuk menjelaskannya. Sambil membuang kehati-hatianya.
Kreatifitas adalah tentang ide yg tanpa batas yg tidak takut apapun & siapapun & tidak terikat oleh apapun. Kreatifitas layaknya anak kecil yg enggak peduli dengan apa yg harap mereka lakukan & hinggaka. Yaudah lakuin aja, hinggakan aja, walaupun terkadang kesannya ngelantur bagi orang dewasa.
Anak kecil berimajinasi tanpa batas & tidak memikirkan -atau bahkan tak mengenalnya sama sekali- tentang efek yg diakibatkan dari imajinasi & tingkah lakunya tersebut. Yah anak kecil adalah manusia yg kreatif. Dan karena kita semua pernah mengalami masa kecil, maka kita juga dapat menyimpulkan kita manusia adalah makhluk yg kreatif.
Lalu mengapa ketika dewasa ada manusia yg jadi tidak kreatif?
Yah itu, kita mulai memikirkan efek dari tingkah kita. Kita mulai mengenal mana yg benar mana yg salah, mana yg baik, mana yg buruk & beragam struktur sosial ciptaan peradaban yg nyatanya terkadang jadi penghambat atau batas untuk kita berimajinasi atau menghasilkan ide.
Belum lagi terkadang kita kerapkali ditakuti oleh sesuatu yg abu-abu tentang baik buruk benar salahnya. Ngide sedikit eh"kijang satu ganti"....
2.Creativity is Being Fearless(Kreatifitas Adalah Menjadi Pemberani)
Karena kita tidak mungkin hidup tanpa struktur sosial & segala hal yg membatasi kreatifitas, maka orang yg masih dapat menciptakan kreatifitas dalam keadaan yg begitu adalah orang-orang pemberani.
Emang sih, rasa takut adalah sifat alamiah manusia & emang kodratnya sudah begitu. Ga dapat diganggu gugat. Yah mnimal yah kita cukup berani untuk menyampaikan ide kita. Jangan jadikan ketakutan-ketakutan karena lingkungan & keadaan menciptakan kreatifitas kita terbatas. Padahal di awal sudah dibilang, yg namanya kreatifitas itu tanpa batas.
Nah, dari definisi-definisi tadi, kita dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya kratifitas itu tidak dapat dilatih, tetapi dapat dipertahankan. Yah memang enggak dapat dilatih kan, wong udah kreatif dari sananya kita itu tuh. Apalagi kalau didukung olehsupport systemyang baik.
Lalu, kreatifitas itu masuk dalam kategori skill atau bakat?
Yah bukan keduanya juga sih. Kan emang udah dari sananya. Kalau kita sebut talenta yah aneh, ibarat kita bangga punya otak. Lah? Dan kalau dibilang skill juga aneh, ibarat kita bangga dapat mikir. Loh?
Terus kalau ada seminar-seminar yg katanya menumbuhkan & mengasah kreatifitas gimana? Bohong dong?
Yahh enggak tau, saya aja enggak pernah ikut seminar-seminar begituan....
Tulisan ini ditulis oleh Teguh & pernah tayang di Cangkeman (https://www.cangkeman.net/2021/09/maaf-kreatifitasmu-tidak-dapat-dilatih.html ) pada tanggal 12 September 2021 )
Hari ini 01:02