• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Sebelum kita bertanya, siapa sebenarnya Robert Durst, kita flashback dulu ke kasus awalnya yah...



Kematian Morris Black di 2001.


Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

September 2001, seorang anak & ayahnya yg sedang memancing di Galveston, Texas menemukan beberapa bungkus plastik mengambang di atas air, & isinya adalah potongan tubuh manusia.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Dari hasil penyelidikan, diketahui kalau mayat tersebut adalah Morris Black & polisi segera menuju ke apartemen tempatnya tinggal. Polisi menemukan senapan, peluru amunisi, kaus kaki penuh darah, & bukti lainnya di tempat sampah. Yang aneh, dinding ruangan tempatnya tinggal sudah dibersihkan, hingga sidik jari Morris pun tidak tampak.

Tapi siapapun yg mencoba menghilangkan barang bukti tidak mengerjakannya dengan teliti karena jejak darah tertinggal pada gagang pintu di seberang tempat Morris tinggal. Di dalamnya, bercak darah tampak dimana-mana, beserta pisau & gergaji yg berlumuran darah. Polisi menemukan kalau yg menyewa tempat itu adalah seorang wanita bernama Dorothy Ciner yg tuli & bisu.



Ketika diselidik, Dorothy ternyata tinggal di luar Texas, tidak pernah ke Texas sebelumnya, juga tidak tahu dimana letak Galveston berada.

Polisi kemudian menemukan barang bukti lain berupa kartu untuk mengambil kacamata pesanan atas nama Robert Durst.

Ternyata Dorothy Ciner merupakan teman satu sekolah Robert Durst lebih dari satu dekade yg lalu, & Robert menyamar jadi seorang wanita & memakai namanya.



Robert diamankan polisi ketika tengah menuju toko kacamata atas tuduhan pembunuhan kepada Morris.

Tidak ada yg menyangka bahwa Robert nyatanya sanggup membayar sebesar 300.000 dolar Amerika sebagai uang jaminan untuk keluar dari penjara malam itu juga.



Robert yg hilang jejak selama 7 minggu, akhirnya kembali ditangkap di New Orleans karena ketahuan mencuri sebuah sandwich seharga 6 dolar, padahal di kantungnya ia memiliki 500 dolar. Penampilan Robert yg botak dengan alis dicukur habis, dipercaya untuk menyamar menyerupai paras Morris.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Di pengadilan, regu pengacara Robert - yg dibayar lebih dari 2 juta dolar - berhasil meyakinkan juri bahwa kematian Morris merupakan tindakan pembelaan diri. Morris saat itu berusaha menembak Robert, mereka bergulat memperebutkan senapan, & Robert tidak sengaja menembak Morris di wajah.

Karena panik ketahuan polisi - belum lagi karena masa lalunya dimana ia diperlakukan tidak adil yg jadi alasan utama ia bersembunyi di Texas - Robert mengakui memutilasi tubuh Morris hingga beberapa bagian & membuangnya ke teluk Galveston.


Kurangnya barang bukti jadi alasan utama Robert dinyatakan tidak bersalah, karena kepala Morris tidak pernah ditemukan.


0.jpg





Siapa sebenarnya Robert Durst?


Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Keluarga Durst merupakan bilioner pemilik Durst Organization - sebuah perusahan real estate yg memiliki banyak gedung di kota New York.

Hubungan Robert dengan keluarganya dipercaya kurang baik, karena ayahnya, Seymour, malah menunjuk adiknya, Douglas, untuk jadi penerus perusahaan.

Di tahun 2006, Robert memutuskan hubungan dengan keluarganya & keluarga Durst membeli saham yg ia miliki di Durst Organization seharga 65 miliar dolar. Di tahun 2014, Robert menjual dua gedung di Brooklyn senilai 21 miliar dolar.

0.jpg




Hilangnya Kathleen McCormack Durst di 1982.


Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:theweeklyn.com

Robert menikahi Kathleen di April 1973. Selama hampir satu dekade pernikahan, Robert mengakui kalau ia memiliki kepribadian yg terlalu mengatur & sering memukul istrinya.

Kathleen yg saat itu berada di rumah temannya, terus dihubungi Robert & mereka bertengkar hebat di telepon. Kathleen yg ketakutan memutuskan untuk pulang & menitip pesan kepada temannya, Apabila terjadi sesuatu pada diriku, pastikan anda mencari tahu, karena saya takut pada Robert.


5 hari kemudian, Robert menghubungi polisi kalau Kathleen hilang.


Robert menyatakan sepulangnya Kathleen ke rumah mereka di South Salem, mereka kembali bertengkar & Robert memukulnya. Robert lalu mengantar istrinya ke stasiun kereta untuk menuju apartemennya di kota New York.

Teman-temannya tidak percaya dengan cerita Robert.

Mereka mencuri sampah dari rumah Robert & menemukan kalau Robert membuang seluruh kepemilikan istrinya, termasuk pakaian & buku-buku pelajaran, seakan-akan Robert tahu kalau Kathleen tidak akan pernah kembali. Belum lagi mereka menemukan sebuah catatan bertuliskan tulisan tangan Robert yg isinya, Gali, kapal, mobil, sekop ?, sewa kendaraan.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:crimestory.com

Polisi tidak mengindahkan isi catatan tersebut karena kondisi tanah yg beku di musim dharap tidak memungkinkan Robert untuk menggali & mengubur istrinya. Polisi juga tidak menahan Robert karena di pagi esok harinya setelah Robert mengantar Kathleen ke stasiun, terdapat bukti bahwa Kathleen menelepon universitas kalau ia sakit & tidak dapat masuk kuliah.

Januari 1982, Kathleen dinyatakan hilang & polisi menganggap ia kabur karena masalah perkawinan sehingga investigasi tidak dilakukan.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh


foto:cbsnews.com


Pembunuhan Susan Berman di 2000.


Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Susan - teman dekat Robert sejak bersekolah - sering muncul di media & memberi pembelaan kalau Robert tidak bersalah akan kasus hilangnya Kathleen.

Tapi di Desember 2000, Susan dibunuh dari hasil tembakan di belakang kepalanya. Tidak ditemukan adanya bukti masuk secara paksa sehingga pelakunya dipastikan adalah orang yg dikenal.

Beberapa hari setelahnya, polisi baru menerima surat yg dikirimkan sehari sebelum Susan ditemukan tewas, bertuliskan alamat lengkap Susan & tulisan Cadaver yg berarti mayat.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Sekali lagi, Robert tidak dijadikan tersangka karena pembunuhan terjadi di Los Angeles, sedangkan Robert tinggal di New York kala itu. Juga karena Susan merupakan anak dari seorang mafia besar, ada kemungkinan pembunuhan dilakukan oleh kelompok mafia.




Robert dijuluki sebagai orang termalang sedunia, karena bukan cuma kehilangan istrinya, sekarang temannya pun tewas. Tapi beberapa akbar menuduhnya sebagai pembunuh.

Lelah terus ditanyai & dikejar oleh media, Robert memilih untuk pergi bersembunyi. Itulah kenapa ia menyamar sebagai Dorothy Ciner di Texas, supaya tidak dikenali semua orang.




Robert dijadikan sebagai tersangka di 2015 atas dugaan pembunuhan Susan.


Sebuah film fiksi berjudul All Good Things dirilis di tahun 2010 dimana ceritanya terinspirasi dari kehidupan Robert Durst.

0.jpg




Di tahun 2015, Robert menghubungi Andrew Jarecki selaku sutradara film tersebut & menyatakan keharapannya untuk menciptakan dokumenter nyata mengenai dirinya. Lahirlah sebuah serian berjumlah 6 episode di HBO berjudul The Jinx: The Life and Deaths of Robert Durst.

0.jpg




Di tengah produksi film, Sareb Kaufman anak tiri dari Susan - menyerahkan sebuah surat yg ia temukan dari antara barang-barang peninggalan ibunya, yg ditujukan kepada Susan & tertulis dari Robert.

Tulisan tangan di surat tersebut sama persis dengan tulisan tangan di surat Cadaver yg diterima polisi. Bahkan kota Beverley sama-sama dituliskan salah, dimana yg benar semestinya adalah Beverly. Ketika ditanya apa Robert dapat mengetahui yg mana yg ditulisnya dari kedua tulisan tangan tersebut, ia menjawab, tidak.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Setelah selesai tanya jawab, Robert yg pergi ke kamar mandi tidak sadar kalau mic nya masih terpasang & merekam suaranya. Terdengar ia tengah berbicara kepada dirinya sendiri, Apa yg sudah kulakukan? Membunuh mereka semua, tentu saja.

0.jpg






Apakah Robert membunuh Kathleen?

Beberapa hari setelah Kathleen hilang, Robert diketahui menghubungi Durst Organization dari Ship Bottom, New Jersey. Di sana terdapat Pine Barrens - area hutan yg bukan berupa tanah tetapi pasir sehingga tidak dapat membeku di musim dharap - yg terkenal di kalangan mafia sebagai tempat penguburan mayat.

Dan Susan Berman - anak seorang mafia & teman dekat Robert - dipercaya sebagai pemberi informasi mengenai Pine Barrens kepada Robert.

Dipercaya juga bahwa yg menelepon universitas kedokteran & mengaku sebagai Kathleen, sebenarnya adalah Susan.

Di wawancara tahun 2015 denganThe New York Times, Douglas Durst menyatakan kalau Robert pernah memiliki 7 ekor anjing Alaskan Malamute dimana semuanya diberi nama Igor & dalam kurun waktu 6 bulan, entah kenapa kesemuanya mati secara misterius. Douglas percaya ketujuh anjing peliharaannya tersebut dijadikan sebagai bahan latihan oleh Robert untuk melenyapkan kakak iparnya.

Lupa Mic Masih Terpasang, Robert Durst Mengaku Membunuh

foto:cbsnews.com

Dan terekam bukti audio ketika di dalam tahanan, Robert berkata di telepon kepada istri keduanya, Aku berencana untuk Igor BM, dimana Igor dipercaya sebagai membunuh & BM adalah adiknya, Douglas.



Apakah Robert membunuh Susan?

Beberapa hari sebelum terbunuhnya Susan, kepolisian membuka kembali kasus hilangnya Kathleen. Teman Kathleen menghubungi polisi & memberi petunjuk untuk segera berbicara dengan Susan, tetapi sebelum polisi sempat menginvestigasinya, Susan ditemukan tewas.

Polisi menemukan adanya data telepon bahwa Robert berada di California beberapa hari sebelum Susan dibunuh. Dan di hari terbunuhnya Susan, Robert menaiki pesawat dari San Francisco menuju New York.

Robert juga terbukti mengirimkan dua buah cek bertotalkan 50.000 dolar karena Susan memiliki masalah keuangan.



0.jpg





Pengadilan terus berjalan hingga saat ini & belum menemui titik terang.

Belum lagi karena pandemi Covid-19, diberitakan di cnn.com bahwa sidang pengadilan kepada Robert Durst sebagai tersangka kasus pembunuhan Susan, kembali diundur ke April 2021.



Sumber:
https://www.cbsnews.com/pictures/rob...case-timeline/ Kemarin 22:23
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.