Jakarta - Indonesia Police Watch meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar mencopot Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri karena telah melakukan kebohongan publik.
Hal itu disampaikan oleh perwakilan Indonesia Police Watch Neta S Pane kepada para anggota tim 8 verifikasi klarifikasi fakta dan proses hukum kasus dua unsur pimpinan (nonaktif) KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah di Jakarta, Rabu.
"Kami menyampaikan rekomendasi kepada Presiden agar segera menyopot Kapolri ... karena Kapolri telah melakukan kebohongan publik dengan mengatakan kedua pimpinan KPK itu menerima suap," katanya.
Menurut Neta Pane , tidak cukup hanya Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji saja yang dicopot.
Pendapat Neta itu memperoleh dukungan dari rekan-rekannya sejumlah perwakilan LSM lain antara lain Rahlan Nashidiq dari Imparsial.
Berita Lengkap
http://www.lebihcepat.com/nasional/34-berita-nasional/7775-lsm-lsm-desak-presiden-copot-kapolri.html
-----------------------------
Setuju atau tidak?
Hal itu disampaikan oleh perwakilan Indonesia Police Watch Neta S Pane kepada para anggota tim 8 verifikasi klarifikasi fakta dan proses hukum kasus dua unsur pimpinan (nonaktif) KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah di Jakarta, Rabu.
"Kami menyampaikan rekomendasi kepada Presiden agar segera menyopot Kapolri ... karena Kapolri telah melakukan kebohongan publik dengan mengatakan kedua pimpinan KPK itu menerima suap," katanya.
Menurut Neta Pane , tidak cukup hanya Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji saja yang dicopot.
Pendapat Neta itu memperoleh dukungan dari rekan-rekannya sejumlah perwakilan LSM lain antara lain Rahlan Nashidiq dari Imparsial.
Berita Lengkap
http://www.lebihcepat.com/nasional/34-berita-nasional/7775-lsm-lsm-desak-presiden-copot-kapolri.html
-----------------------------
Setuju atau tidak?