• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

LPS Pertahankan Suku Bunga Penjaminan 5,5%

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
2YU6w.jpg

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan (LPS rate) sebesar 5,5 persen untuk simpanan rupiah di bunk umum. Keputusan itu diambil setelah bunk Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan tetap di level 5,75 persen.

Menurut siaran pers LPS, suku bunga penjaminan simpanan valuta asing di bunk umum ditetapkan 1 persen, dan sebesar 8 persen untuk untuk simpanan di bunk Perkreditan Rakyat (BPR). LPS rate tesebut berlaku 15 September 2012 sampai 14 Januari 2013.

Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS Salustra Satria mengatakan, keputusan diambil berdasarkan kinerja perekonomian domestik yang relatif stabil. Hal ini terlihat dari tingkat inflasi year on year yang meskipun meningkat dari 4,56 persen pada bulan Juli 2012 menjadi 4,58 persen pada Agustus 2012. Tapi hal ini masih berada pada rentang target BI.

"Cadangan devisa yang sedikit meningkat dari US$106,56 miliar pada akhir Juli dan menjadi US$109 miliar pada akhir Agustus lalu juga menjadi faktor tetapnya tingkat suku bunga yang ditetapkan LPS. Kondisi likuiditas di pasar uang domestik antar bunk masih cukup tinggi," ujarnya.

Dari sisi alat likuid perbankan, lanjut Salustra, tagihan bunk umum kepada BI tercatat sebesar Rp692 triliun pada Juli lalu. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata tahun lalu yang sebsar Rp678 triliun.

LPS pun menilai kondisi likuiditas perbankan yang memang menunjukan pengetatan namun masih relatif terjaga dengan biaya dana yang masih menunjukan penurunan.

"Hal ini terindikasi dari biaya dana rata-rata tertimbang perbankan yang menurun dari 4,26 persen pada Juni menjadi 4,22 persen pada Juli," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.