• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita [LIPSUS PILKADA DKI] Satpol PP dan Panwaslu Copot Atribut Hendardji

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta dari jalur independen, Hendardji Supandji, kembali mendapatkan intimidasi. Kali ini, didapatkan dari petugas Satpol PP dan salah seorang Petugas Panwaslu yang mencopot atribut pasangan calon gubernur DKI Jakarta di depan Posko Bang Adjie-Riza, Jalan Gunawarman 25, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Kejadian ini berawal ketika 4 empat orang petugas Satpol PP dan satu petugas dari Panwaslu mencopot atribut pasangan calon gubernur DKI Jakarta Hendardji Supandji, pada Rabu 4 Juli 2012, dini hari kemarin.

Satgas pasangan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 ini, yang melihat kejadian tersebut dengan sigap menangkapnya. Saat ditanyakan surat tugas untuk menurunkan atribut mereka tidak bisa menunjukkan.

Akhirnya keempat Satpol PP dan satu orang petugas panwaslu dibawa ke dalam Posko dan langsung ditangani Tim Advokasi Bang Adji.

Salah seorang pelaku, Sukimin dari Panwaslu DKI Jakarta mengaku disuruh oleh atasannya, sebagai realisasi dari keputusan bersama antara kedua pasangan cagub dengan Panwaslu. "Saya disuruh atasan saya Pak, saya dibayar Rp.1.500.000 untuk mencopot atirbut Bang Adji," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Bang Adjie panggilan akrab Hendardji Supandji mengatakan, penurunan yang dilakukan Satpol PP ini, merupakan suatu tindakan liar layaknya, hukum rimba, karena tidak membawa surat tugas saat melakukan aksinya.

"Mana surat tugasnya. Mencopot atribut kampanye itu ada surat tugasnya. Petugas semalam itu, tidak ada surat tugasnya. Berarti liar itu. Satpol PP itu liar. Berarti diperintah oleh atasan yang liar juga," kata Bang Adjie melalui rilisnya kepada Media.

Menurut mantan Aspam Kasad ini, penurunan atribut kampanyenya telah melanggar aturan yang telah dibuat. Pihaknya juga akan menangkap Satpol PP yang bertindak tidak sesuai dengan aturan

"Jangan mentang-mentang petugas, lalu seeanaknya menjalankan tugas. Kalau Pol PP mencopot lagi, tangkap lagi, kalau tidak menyertakan surat tugas, ya tangkap lagi," tegasnya.
547r.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.