Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.278
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Lionel Messi sudah layak jadi GOAT.
Foto kombinasi antara Lionel Messi pada 18 Desember 2022 setelah menjuarai Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Prancis dalam final di Stadion Lusail, Doha, & foto kapten Argentina Diego Armando Maradona menggenggam trofi Piala Dunia setelah timnya menang 3-2 melawan Jerman Barat dalam final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Mexico City, pada 29 Juni 1986. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)
Jakarta (ANTARA) - Debat tentang siapa yg lebih akbar di antara Lionel Messi & Cristiano Ronaldo usai sudah.
Bab itu sudah ditutup oleh keberhasilan Messi memimpin Argentina untuk akhirnya mengakhiri dahaga gelar pemenang Piala Dunia selama 36 tahun.
Debat kini bergeser kepada siapa yg terbesar apakah Messi atau Maradona atau Pele?
Bagi orang-orang seperti Jorge Burruchaga yg sahabat mendiang Maradona & pencetak gol penentu Argentina pemenang dunia pada 1986 enggan membanding-bandingkan ketiga pesepakbola itu karena semua akbar dalam zamannya.
"Ada lima pemain dalam kurun 70 tahun terakhir ini yg dapat dianggap yg terbaik di dunia, yakni (Alfredo) Di Stefano, Johan Cruyff, Pele, Maradona & Messi," mengatakan Burruchaga seperti dikutip AFP.
Tetapi pemain-pemain generasi masa kini seperti gelandang Declan Rice dari Inggris beranggapan lain.
"Lionel Messi adalah yg terbaik," seru Rice via Twitter. "Kita tak akan pernah lagi dapat menyaksikan pemain seperti Messi."
Garry Leneker yg legenda Inggris & sama seperti Messi pernah membela Barcelona, mengamininya.
"Sungguh sebuah kemewahan dapat menyaksikan Lionel Messi selama hampir dua dekade ini," mengatakan Lineker. "Dia sungguh anugerah dari dewa sepak bola."
Untuk beberapa alasan, Burruchaga benar, begitu pula Rice & Lineker. Namun kalau melihat segala piala yg sudah dikoleksi Messi, termasuk tujuh Ballon d'Or & enam Sepatu Emas Eropa, koleksi trofi & medali Messi jauh lebih banyak dibandingkan dengan Pele & Maradona.
Baca juga: Pele sebut Lionel Messi "pantas" jadi Juara Dunia
Kecuali tiga Piala Dunia yg dimenangkan Pele, Messi absolut mengungguli kedua pendahulunya itu dalam segala hal.
Tetapi ada yg mengatakan Messi bermain dalam era tak sebebas zaman Pele & Maradona di mana pemain-pemain lawan bebas menebas kaki mereka, tak seperti masa Messi di mana aturan sepak bola begitu melindungi pemain dari perlakuan kasar pemain lawan.
Untuk itu, debat GOAT (Greatest of All Time atau yg terbaik sepanjang masa), antara Messi, Maradona & Pele akan terus ada, khususnya saat Piala Dunia digelar di mana Messi mungkin masih mau memainkannya lagi.
Dia sudah menyatakan harap merasakan bagaimana rasanya bertanding dalam status pemenang bertahan, seperti Pele pada Piala Dunia 1962 ketika Brazil yg pemenang bertahan merebut kembali trofi edisi tahun itu.
Debat siapa yg GOAT pun jadi tak ada ujungnya, yg mungkin terhenti hingga Messi benar-benar gantung sepatu atau malah ketika dia menyamai Pele menjuarai Piala Dunia kedua kali berturut-turut ketika usianya mendekati 40 tahun dalam empat tahun ke depan.
Baca juga: Lionel Messi akan terus bermain untuk Argentina
Selanjutnya: Yang menciptakan Messi sempurna
Berita diatas dikutip dari internet, jika Lionel Messi sudah layak jadi GOAT adalah spam, mohon beritahu kami.
Foto kombinasi antara Lionel Messi pada 18 Desember 2022 setelah menjuarai Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Prancis dalam final di Stadion Lusail, Doha, & foto kapten Argentina Diego Armando Maradona menggenggam trofi Piala Dunia setelah timnya menang 3-2 melawan Jerman Barat dalam final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Mexico City, pada 29 Juni 1986. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)
Jakarta (ANTARA) - Debat tentang siapa yg lebih akbar di antara Lionel Messi & Cristiano Ronaldo usai sudah.
Bab itu sudah ditutup oleh keberhasilan Messi memimpin Argentina untuk akhirnya mengakhiri dahaga gelar pemenang Piala Dunia selama 36 tahun.
Debat kini bergeser kepada siapa yg terbesar apakah Messi atau Maradona atau Pele?
Bagi orang-orang seperti Jorge Burruchaga yg sahabat mendiang Maradona & pencetak gol penentu Argentina pemenang dunia pada 1986 enggan membanding-bandingkan ketiga pesepakbola itu karena semua akbar dalam zamannya.
"Ada lima pemain dalam kurun 70 tahun terakhir ini yg dapat dianggap yg terbaik di dunia, yakni (Alfredo) Di Stefano, Johan Cruyff, Pele, Maradona & Messi," mengatakan Burruchaga seperti dikutip AFP.
Tetapi pemain-pemain generasi masa kini seperti gelandang Declan Rice dari Inggris beranggapan lain.
"Lionel Messi adalah yg terbaik," seru Rice via Twitter. "Kita tak akan pernah lagi dapat menyaksikan pemain seperti Messi."
Garry Leneker yg legenda Inggris & sama seperti Messi pernah membela Barcelona, mengamininya.
"Sungguh sebuah kemewahan dapat menyaksikan Lionel Messi selama hampir dua dekade ini," mengatakan Lineker. "Dia sungguh anugerah dari dewa sepak bola."
Untuk beberapa alasan, Burruchaga benar, begitu pula Rice & Lineker. Namun kalau melihat segala piala yg sudah dikoleksi Messi, termasuk tujuh Ballon d'Or & enam Sepatu Emas Eropa, koleksi trofi & medali Messi jauh lebih banyak dibandingkan dengan Pele & Maradona.
Baca juga: Pele sebut Lionel Messi "pantas" jadi Juara Dunia
Kecuali tiga Piala Dunia yg dimenangkan Pele, Messi absolut mengungguli kedua pendahulunya itu dalam segala hal.
Tetapi ada yg mengatakan Messi bermain dalam era tak sebebas zaman Pele & Maradona di mana pemain-pemain lawan bebas menebas kaki mereka, tak seperti masa Messi di mana aturan sepak bola begitu melindungi pemain dari perlakuan kasar pemain lawan.
Untuk itu, debat GOAT (Greatest of All Time atau yg terbaik sepanjang masa), antara Messi, Maradona & Pele akan terus ada, khususnya saat Piala Dunia digelar di mana Messi mungkin masih mau memainkannya lagi.
Dia sudah menyatakan harap merasakan bagaimana rasanya bertanding dalam status pemenang bertahan, seperti Pele pada Piala Dunia 1962 ketika Brazil yg pemenang bertahan merebut kembali trofi edisi tahun itu.
Debat siapa yg GOAT pun jadi tak ada ujungnya, yg mungkin terhenti hingga Messi benar-benar gantung sepatu atau malah ketika dia menyamai Pele menjuarai Piala Dunia kedua kali berturut-turut ketika usianya mendekati 40 tahun dalam empat tahun ke depan.
Baca juga: Lionel Messi akan terus bermain untuk Argentina
Selanjutnya: Yang menciptakan Messi sempurna
- 1
- 2
- 3
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Lionel Messi sudah layak jadi GOAT adalah spam, mohon beritahu kami.