• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Lima Wni Dikabarkan Ditembak Polisi Malaysia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. askom
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

askom

IndoForum Beginner B
No. Urut
180915
Sejak
29 Agt 2012
Pesan
956
Nilai reaksi
0
Poin
16
Batam, 12/9 (ANTARA) - Lima orang warga negara Indonesia (WNI) masing-masing Joni alias M Sin, Osnan, Hamid, Diden, dan Mahno dikabarkan ditembak mati oleh Polisi Diraja Malaysia di Negara Bagian Perak.


Devi warga Batam yang merupakan istri Joni, Rabu malam mengatakan mendengar kabar bahwa suaminya bersama empat WNI lain yang bekerja di sebuah perkebunan kawasan Ipoh, Perak, Malaysia ditembak mati oleh polisi pada Jumat (7/9).


"Jumat lalu saya mendengar kabar bahwa suami saya bersama empat orang pekerja perkebunan meninggal. Kabar itu disampaikan oleh istri Mahno yang berada di Malaysia," kata dia.

info lengkap : Lima Wni Dikabarkan Ditembak Polisi Malaysia - IYAA.com
 
Nih ane copas in dari sumber nya biar lengkap:

Walaupun pada Jumat tersebut telah mendengar kabar bahwa Joni (35) meninggal, ia belum yakin suaminya tewas karena ditembak.

"Baru pada Minggu (9/9) lalu kami yakin bahwa suami saya meninggal. Ia ditembak Polisi Diraja Malaysia saat sedang menunggu mobil jemputan karena mereka sudah selesai bekerja. Kami tidak tahu pasti alasannya," kata Devi.

Devi mengatakan, sebelum terjadi penembakan pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB (sekitar pukul 12.00 waktu setempat) masih mendapat pesan singkat (SMS) dari suaminya yang menyatakan sudah selesai bekerja dan sedang menunggu jemputan yang akan mengantarkan para pekerja pulang.

"Sejak saat itu tidak ada kabar lagi, hingga ada kabar dari Malaysia bahwa suami saya meninggal," kata dia.

Devi mengatakan, saat ini jenazah mereka masih berada di Hospital Raja Permaisuri Bainoon, Ipoh. "Saya berharap jenazah suami saya segera dipulangkan apapun kondisinya," Devi berharap.

Harapan serupa juga disampaikan Shanty, istri Osman (37). Wanita dua anak tersebut juga berharap jenasah suaminya segera dipulangkan ke Batam. "Kami harap suami kami segera bisa dipulangkan ke Batam," kata dia dengan nada lirih.

Ia mengatakan, suaminya mulai bekerja di Malaysia pada 2003 dan bekerja di perkebunan yang sama dengan suami Devi.

Shanty mengatakan, empat dari lima korban penembakan merupakan warga negara Indonesia dan tinggal di Batam. "Mereka semua satu tempat kerja," kata dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.