yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
PT bunk Rakyat Indonesia Tbk (bro) menyiapkan danang tunai sebesar Rp 11,4 triliun di 13.600 anjungan tunai mandirinya (ATM) untuk mengantisipasi libur panjang Natal tahun ini dan Tahun Baru 2013.
"Libur panjang ini kita siagakan Rp 11,4 triliun di 13.600-an ATM kita," ujar Sekretaris Perusahaan bunk bro Muhamad Ali dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (23/12/2012).
Ia mengemukakan, rata-rata pengisian setiap ATM itu senilai Rp200 juta atau 60 persen dari total ATM dan sisanya sebesar Rp 400 juta.
"Selama periode 24 Desember hingga 1 Januari 2013, dilakukan pengisian ATM tiga kali," kata dia.
Selain itu, lanjut Ali, bro juga mengantisipasi kebutuhan kas harian kantor cabang (Kanca) dan unit kerja (Uker) di bawahnya, seperti kantor cabang pembantu (KCP) dan bro Unit.
"Rata-rata kebutuhannya Rp 1 miliar per hari," kata dia.
Dengan demikian, kata Ali, kebutuhan danang tunai di 439 Kantor Cabang di seluruh Indonesia sebesar Rp 3,9 triliun.
Ali memperkirakan, total kebutuhan danang tunai nasabah bro selama liburan panjang ini sebesar Rp 15,4 triliun.
"Sebagian besar didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dengan nilai total Rp 3,7 triliun," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bunk bro akan tetap mendukung layanin umum dengan ketersediaan transaksi perbankan. layanin-layanin itu, antara lain, penerimaan pembayaran pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan non-BBM dari SPBU atau Pertamina.
Kemudian, layanin Angkutan Sungai, Danau, dan Pulau (ASDP) dengan jenis layanin cash pick-up serta penyediaan uang receh, layanin penerimaan pembayaran SIM, STNK, dan BPKB (SSB) Polri, layanin transaksi visa on arrival, serta terakhir untuk layanin khusus PT Angkasa Pura I dan II serta Pelindo.
"Libur panjang ini kita siagakan Rp 11,4 triliun di 13.600-an ATM kita," ujar Sekretaris Perusahaan bunk bro Muhamad Ali dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (23/12/2012).
Ia mengemukakan, rata-rata pengisian setiap ATM itu senilai Rp200 juta atau 60 persen dari total ATM dan sisanya sebesar Rp 400 juta.
"Selama periode 24 Desember hingga 1 Januari 2013, dilakukan pengisian ATM tiga kali," kata dia.
Selain itu, lanjut Ali, bro juga mengantisipasi kebutuhan kas harian kantor cabang (Kanca) dan unit kerja (Uker) di bawahnya, seperti kantor cabang pembantu (KCP) dan bro Unit.
"Rata-rata kebutuhannya Rp 1 miliar per hari," kata dia.
Dengan demikian, kata Ali, kebutuhan danang tunai di 439 Kantor Cabang di seluruh Indonesia sebesar Rp 3,9 triliun.
Ali memperkirakan, total kebutuhan danang tunai nasabah bro selama liburan panjang ini sebesar Rp 15,4 triliun.
"Sebagian besar didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dengan nilai total Rp 3,7 triliun," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bunk bro akan tetap mendukung layanin umum dengan ketersediaan transaksi perbankan. layanin-layanin itu, antara lain, penerimaan pembayaran pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan non-BBM dari SPBU atau Pertamina.
Kemudian, layanin Angkutan Sungai, Danau, dan Pulau (ASDP) dengan jenis layanin cash pick-up serta penyediaan uang receh, layanin penerimaan pembayaran SIM, STNK, dan BPKB (SSB) Polri, layanin transaksi visa on arrival, serta terakhir untuk layanin khusus PT Angkasa Pura I dan II serta Pelindo.