Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Salah satu yg spesial saat bulan Ramadhan di Yogyakarta adalah bunyi sirine dari menara Gaok.
Selama Ramadhan, sirine ini dibunyikan pada saat tibanya waktu berbuka puasa.
Bahkan, saking spesialnya, lengkingan suara sirine dari menara Gaok lebih ditunggu oleh masyarakat kendati adzan maghrib sudah berkumandang.
Menara Gaok mengeluarkan bunyi 'gauuuk' yg nyaring khas terompet zaman dahulu, sehingga masyarakat menyebutnya Menara Gaok.
Bunyi gaok ini berasal dari menara yg dibangun pada masa penjajahan di sudut utara Pasar Beringharjo, di pinggir Jalan Malioboro. Menara yg terbuat dari rangka besi ini memiliki ketinggian 20 meter di atas gedung bergaya kolonial. Diatasnya tampak corong akbar menyerupai terompet, bertengger di puncaknya.
Sekilas memang menara ini seperti menara-menara yg lain. Orang awam pun memandangnya seperti tower biasa. Tetapi, usut punya cerita, ternyata menara ini merupakan salah satu bangunan cagar budaya, peninggalan dari zaman belanda berabad-abad yg lalu.
Sirine ini dulunya dibangun untuk peringatan bahaya kalau ada serangan dari sekutu.
Menara itu berdiri tegak di atas gedung bergaya kolonial seluas sekitar 200 meter persegi, memanjang di pinggir Jalan Pabringan, utara Pasar Beringharjo yg kini berubah fungsi jadi TPA (Taman Pendidikan Anak-anak) Beringharjo.
Selain bulan Ramadhan, sirine ini dibunyikan ketika terdapat acara spesifik seperti hari proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus. Ketika detik-detik Proklamasi kemerdekaan pada pukul 10.00 WIB, sirine dibunyikan sekitar 1 menit.
Sumber