Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.732
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Leicester City mesti setel ulang mentalitas.
Manajer Leicester City Brendan Rodgers saat menghadapi Everton di Goodison Park, Liverpool, Inggris, 1 Juli 2020. (REUTERS/JON SUPER)
... kalau Anda harap terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir
Jakarta (ANTARA) - Brendan Rodgers menyatakan timnya Leicester butuh menyetel ulang mentalitasnya supaya tetap di zona Liga Champions setelah kalah mengejutkan 1-2 melawan Everton.
The Foxes memang masih pada urutan ketiga dalam klasemen Liga Premier namun terus meredup dengan cuma dapat meraih dua poin dari tiga laganya sejak Liga Premier bergulir lagi.
Mereka beruntung karena saat bersamaan Chelsea yg menempati urutan ketiga juga tumbang pada hari yg sama. Namun Manchester United & Wolves yg lagi menanjak cuma berselisih tiga poin dari mereka, padahal tinggal enam pertandingan lagi yg tersisa.
Baca juga: Tundukkan Leicester, Everton lanjutan torehan nirkalah di kandang
"Saya tahu kami punya regu yg sangat muda, skuat muda yg tengah berkembang, tetapi kalau Anda harap terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir," mengatakan bos Leicester seperti dikutip AFP.
"Saya kira kami sudah menunjukkan sepanjang musim ini bahwa kami punya talenta tetapi tak diragukan lagi kami harus menyetel ulang mentalitas kalau kami harap terus berlanjut & mencapai yg kami harap capai," sambung dia.
Baca juga: Leicester City tak mau pindah arena meskipun ada "lockdown"
Rodgers menyebut timnya masih dalam posisi yg fantastis.
"Kami sudah hebat selama kebanyakan musim ini," mengatakan dia. "Level kami tinggi."
Everton mencetak dua gol di Goodison Park lewat Richarlison & Gylfi Sigurdsson, sebelum Kelechi Iheanacho memperkecil kekalahan Leicester jadi 1-2.
Baca juga: William Carvalho sepakat bergabung dengan Leicester City
Baca juga: Rodgers sanjung tinggi-tinggi Kasper Schmeichel
Berita diatas dikutip dari internet, jika Leicester City mesti setel ulang mentalitas adalah spam, mohon beritahu kami.
Manajer Leicester City Brendan Rodgers saat menghadapi Everton di Goodison Park, Liverpool, Inggris, 1 Juli 2020. (REUTERS/JON SUPER)
... kalau Anda harap terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir
Jakarta (ANTARA) - Brendan Rodgers menyatakan timnya Leicester butuh menyetel ulang mentalitasnya supaya tetap di zona Liga Champions setelah kalah mengejutkan 1-2 melawan Everton.
The Foxes memang masih pada urutan ketiga dalam klasemen Liga Premier namun terus meredup dengan cuma dapat meraih dua poin dari tiga laganya sejak Liga Premier bergulir lagi.
Mereka beruntung karena saat bersamaan Chelsea yg menempati urutan ketiga juga tumbang pada hari yg sama. Namun Manchester United & Wolves yg lagi menanjak cuma berselisih tiga poin dari mereka, padahal tinggal enam pertandingan lagi yg tersisa.
Baca juga: Tundukkan Leicester, Everton lanjutan torehan nirkalah di kandang
"Saya tahu kami punya regu yg sangat muda, skuat muda yg tengah berkembang, tetapi kalau Anda harap terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir," mengatakan bos Leicester seperti dikutip AFP.
"Saya kira kami sudah menunjukkan sepanjang musim ini bahwa kami punya talenta tetapi tak diragukan lagi kami harus menyetel ulang mentalitas kalau kami harap terus berlanjut & mencapai yg kami harap capai," sambung dia.
Baca juga: Leicester City tak mau pindah arena meskipun ada "lockdown"
Rodgers menyebut timnya masih dalam posisi yg fantastis.
"Kami sudah hebat selama kebanyakan musim ini," mengatakan dia. "Level kami tinggi."
Everton mencetak dua gol di Goodison Park lewat Richarlison & Gylfi Sigurdsson, sebelum Kelechi Iheanacho memperkecil kekalahan Leicester jadi 1-2.
Baca juga: William Carvalho sepakat bergabung dengan Leicester City
Baca juga: Rodgers sanjung tinggi-tinggi Kasper Schmeichel
Berita diatas dikutip dari internet, jika Leicester City mesti setel ulang mentalitas adalah spam, mohon beritahu kami.