yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Teror kembali melanda Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Sebuah ledakan keras terjadi di Poso, Selasa (9/10/2012). Ledakan terjadi sekitar pukul 19.50 Wita.
Ledakan keras yang diduga bom itu mengakibatkan satu mobil Toyota Avanza rusak. Tak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut. Namun, suara ledakan terdengar hingga radius 2 kilometer.
Dari informasi yang dihimpun, ledakan tersebut terjadi di Kelurahan Kawua, Poso. Diduga benda yang meledak tersebut diletakkan oleh pelaku di bawah mobil Avanza milik Okri Mamuaya.
Sementara itu, petugas menemukan satu benda yang diduga bom di Gereja Eklesia. Namun, benda tersebut tidak meledak. Lokasi bom kedua ini ditemukan di antara Asrama Kompi 714 Sintuwu Maroso dan Taman Makam Pahlawan Poso.
"Tidak ada korban dari ledakan ini. Namun, satu unit mobil rusak. Diduga pelaku menyimpan benda tersebut dibawah mobil," kata AKBP Pulung R Ochmadianto.
Untuk mempersempit ruang gerak pelaku peledakan, Polres Poso langsung menyekat pintu keluar masuk wilayah bekas konflik horizontal ini.
Polisi Juga Temukan Bom Lain di Gereja Poso
Satu bom rakitan berdaya ledak rendah meledak di Poso, Sulawesi Tengah, semalam. Dari hasil olah kejadian perkara, polisi menemukan satu bom lainnya yang belum meledak."Memang ada dua, tetapi yang satunya tidak sempat meledak," kata Kapolres Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi Ulung Rahmadianto, Rabu 10 Oktober 2012.
Satu bom lainnya yang belum meledak diketahui berada di dekat Gereja Eklesia, Poso. Lokasinya tak jauh dari Asrama Kompi 714 Sintuwu Maroso dan Taman Makam Pahlawan Poso.
"Bom yang belum sempat meledak itu berhasil diamankan. Saat ini sudah ditangani tim dari Laboratorium dan Forensik, dan Gegana," kata Ulung.
Semalam, bom rakitan meledak di Kawua, Poso. Bom diletakkan di bawah bagian belakang mobil Avanza milik pegawai Dinas Pengairan Pekerjaan Umum Kabupaten Poso, Okri Mamuaya.
Akibatnya, mobil itu rusak parah. Puing-puing mobil terpental hingga 10 meter. Dari lokasi ledakan, polisi menemukan 116 potongan besi berukuran 2-3 centimeter dan pipa paralon. Tidak ada korban jiwa dalam ledakan semalam.