• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Ledakan di Pasuruan Diduga Berasal dari Detonator

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
6x5v9.jpg
Ledakan yang menewaskan dua orang di Jalan Rambutan 3 Perumahan Bugul Permai, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu 12 Februari 2014, diduga berasal dari detonator atau alat picu ledakan.

Ledakan tersebut menewaskan dua orang, Syukron dan Adi. “Satu penghuni rumah mengalami luka-luka di wajah dan kaki. Dia bernama Novi, istri Syukron,” kata Kepala Humas Polda Jawa Timur, AKBP Awi Setiyono. Novi saat ini dirawat di RS Soedarsono.

Ledakan terjadi di rumah kontrakan yang ditempati Syukron. Akibat ledakan itu, rumah tersebut roboh dan rusak berat. Sementara dua rumah lain yang berada di sisi kanan rumah kontrakan Syukron, sebagian ruangannya hancur. Rumah di belakang kontrakan Syukron pun rusak sebagian dan jebol atapnya.

Dua unit sepeda motor juga hancur akibat ledakan itu. Tim penjinak bom dan Tim Labfor Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, polisi menyita sekitar 15 batang pipa aluminium berdiameter 0,5 cm dengan panjang 5 cm.

Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab ledakan. “Tapi penyelidikan untuk sementara kami hentikan karena khawatir ada sisa bahan peledak yang tertimbun reruntuhan material rumah,” ujar Awi.

Penyelidikan di lokasi ledakan sulit dilakukan pada malam hari karena kondisi relatif gelap. TKP saat ini telah disterilkan dan penyelidikan akan dilanjutkan esok pagi pukul 07.00 WIB.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.