jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Dokter dan para peneliti telah memiliki pemahamana lebih baik seputar penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dan bagaimana virus yang menyebabkan penyakit tersebut (SARS-CoV-2) menyebar. Pesan kesehatan publik menekankan pentingnya mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang lain, dan memakai masker wajah untuk memperlambat penyebaran virus. Anda juga bisa melakukan beberapa langkah desinfeksi dengan disinfektan di rumah.
Virus yang menyebabkan penyakit COVID-19 dapat menyebar lewat kontak langsung dengan seseorang yang menderita penyakit ini. Selain itu, menyentuh permukaan atau benda yang telah disentuh penderita positif COVID-19 juga dapat menularkan virus SARS-CoV-2. Saat seseorang dengan COVID-19 batuk atau bersin, droplet pernapasan disebarkan ke udara. Droplet biasanya tidak terbang jauh dan akan jatuh ke permukaan tanah atau benda dengan virus dapat hidup di tempat tersebut selama beberapa jam hingga hari. Inilah pentingnya selalu membawa disinfektan setiap kali Anda keluar rumah.
Sehingga Anda bisa melakukan desinfeksi pada benda-benda yang sering digunakan oleh publik. Beberapa doplet juga dapat tertinggal di udara beberapa menit hingga jam. Di ruang yang tertutup dan memiliki ventilasi yang buruk, droplet dapat terkonsentrasi di ruangan untuk menyebarkan virus ke orang-orang di dalam ruangan tersebut meskipun penderita COVID-19 telah meninggalkan ruangan. Kondisi ini disebut dengan istilah penularan “airborne”.
Anda bisa mengurangi penyebaran coronavirus dengan membersihkan dan melakukan desinfeksi menggunakan disinfektan di rumah sesering mungkin, terutama pada permukaan yang sering disentuh, misalnya meja, gagang pintu, toilet, dan wastafel. Lakukan hal ini setiap hari apabila seseorang di rumah Anda menderita COVID-19. Anda juga perlu sering membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi.
Anda juga perlu memastikan memiliki aliran udara yang baik ketika memutuskan untuk menggunakan disinfektan. Mulailah dengan memakai sarung tangan sebelum membersihkan ruangan atau melakukan desinfeksi menggunakan disinfektan. Sarung tangan tersebut direkomendasikan merupakan sarung tangan jenis “disposable”, yang bisa Anda buang setelah melakukan pembersihan ruangan. Jika Anda hanya memiliki sarung tangan biasa, jangan gunakan sarung tangan tersebut untuk keperluan lain selain membersihkan dan desinfeksi ruangan. Cuci tangan hingga bersih setelah Anda melepas sarung tangan. Membersihkan dengan sabun dan air akan menghilangkan kotoran dan menurunkan jumlah bakteri dan kuman yang ada di permukaan. Setelah permukaan tersebut bersih, Anda bisa mengoleskan disinfektan untuk membunuh bakteri dan kuman yang tersisa.
Agensi Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) memiliki daftar disinfektan yang perlu digunakan untuk melawan COVID-19. Meskipun produk ini belum diuji secara khusus untuk melawan virus jenis ini, produk ini terkenal efektif melawan virus yang lebih sulit untuk dibunuh. Carilah produk yang mengandung bahan aktif seperti ethanol, hydrogen peroxide, atau quaternary ammonium. Selain itu, pastikan pula Anda selalu membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan obat, termasuk kewaspadaan apa saja yang perlu dilakukan saat menggunakan produk disinfektan tersebut. Banyak dari produk disinfektan perlu dibiarkan di permukaan benda selama beberapa waktu untuk menunjukkan keefektifannya. Kondisi ini disebut dengan istilah waktu kontak. Periksa label untuk informasi khusus lainnya.
Selain menggunakan disinfektan, Anda juga bisa menggunakan produk-produk rumah tangga seperti pemutih atau bleach. Buatlah larutan desinfeksi dengan mencampur 4 sendok teh (20 ml) bleach dengan 1 liter air. Pastikan Anda memakai sarung tangan dan berikan aliran udara yang baik di ruangan (buka jendela dan pintu). Jangan campur bleach dengan amonia atau produk pembersih lainnya, karena kombinasi ini dapat memproduksi asap yang beracun.