Hujan lebat.... suara angin menyambar-nyambar. Aku merasa bangunan ini akan roboh seketika bila dalam setengah jam ke depan hujan tidak redah. Kali ini huja datang tidak sendirian, mungkin badai menyertai. Sementara Zeus di atas kelihatan asyik melemparkan puluhan panah petir untuk membakar apa saja yang disentuhnya di bumi.
Kadang bunyi angin sudah seperti siualan. Lampu sebentar-bentar padam. Untung aku pake UPS yang 1200 VA. Jadi, masih bisa terus OL. Yang bikin ngeri, gimana kalo kabel telponnya disambar petir. Aku bertanya-tanya. Tentu saja dalam hati. Karena aku sendiri. Kalo aku bertanya tidak dalam hati. Ntar dikira orang gila.

Yang aku pertanyakan. Kalau petirnya nyambar kabel telepon apa bisa sampai ke keyboard yang sekarang aku ketik.
Musik yang aku putar juga semakin membisingkan saja. Ditambah riuhnya angin dan hujan badai. Dingin sekali ac kamar ini. Kamar ini tidak berjendela. Hanya mengandalkan sirkulasi udara dari AC dan exhouse fan. Jadi, kalau AC dimatikan bakal panas. Kalau AC diidupkan, dinginnya bukan main. Kalau ACnya distel panas... yah sama saja gak pake AC...
hohohoho..... dingin..... serem.... sampe pagi belum bisa tidur... kabanyakan ngopi barangkali.
Tapi, yang pasti. Laporan cuaca di tempatku; hujan badai.....