Sosmed MMI
IndoForum Newbie D
- No. Urut
- 282168
- Sejak
- 16 Okt 2013
- Pesan
- 72
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 6
Jakarta, GEO ENERGI – Pertamina EP memproyeksikan produksi minyak Lapangan Bunyu, Kalimantan Timur mencapai 10.000 barel oil per day (BOPD) yang beberapa bulan sebelumnya mengalami penurunan produksi cukup drastis.
Untuk mengembalikan capaian produksi dari Field Bunyu, Pertamina EP tengah menyiapkan 8 sumur pengeboran baru.
Presiden Direktur Pertamina EP, Adriansyah menjelaskan bahwa cara untuk menaikan produksi di Lapangan Bunyu salah satu syaratnya adalah mempercepat pengeboran. Pasalnya, lanjutnya, kendala Lapangan Bunyu mempunyai kadar air yang cepat naik dan decline-nya cukup tinggi dan itu sebenarnya sudah menjadi karakteristik Lapangan Bunyu.
"Jadi kalau mau menaikkan produksi Bunyu itu salah satu syaratnya kecepatan kita ngebor harus ditingkatkan dan dilakukan secara agresif dan massive, karena dalam kendalanya Lapangan Bunyu mempunyai karakteristik yang unik yaitu kadar air yang cepat naik dan declinenya cukup tinggi," ujar Adriansyah seperti dikutip dari laman Pertamina EP, Senin (14/4).
Manager Field Bunyu, Rizal Wisnuwatan juga mengatakan bahwa solusi utama yang sudah didapatkan adalah dengan pengeboran yang agresif serta penambahan data subsurface untuk sumur-sumur tua agar menambah lifetime dari sumur tersebut.
"Kita harapkan untuk saat ini adalah akselerasi pengeboran dan meningkatkan umur sumur dengan memperbanyak data subsurface untuk menganalisis performa dan lifetime sumur-sumur tua," jelasnya.
Rizal menargetkan produksi minyak Lapangan Bunyu dalam 1 sampai 2 tahun kedepan, harus mencapai level 10.000 BOPD. "Janji saya kepada presdir untuk mencapai 10.000 BOPD pada tahun 2014 ini," tuturnya.
Untuk diketahui, capaian produksi minyak Lapangan Bunyu akan meningkatkan produksi Pertamina EP Asset 5 secara keseluruhan 22.600 BOPD dan mencapai produksi Pertamina EP secara keseluruhan 128.000 BOPD. (G)
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/oil/1840/lapangan-bunyu-produksi-10000-bopd/#.U0zTqKLov5M
Untuk mengembalikan capaian produksi dari Field Bunyu, Pertamina EP tengah menyiapkan 8 sumur pengeboran baru.
Presiden Direktur Pertamina EP, Adriansyah menjelaskan bahwa cara untuk menaikan produksi di Lapangan Bunyu salah satu syaratnya adalah mempercepat pengeboran. Pasalnya, lanjutnya, kendala Lapangan Bunyu mempunyai kadar air yang cepat naik dan decline-nya cukup tinggi dan itu sebenarnya sudah menjadi karakteristik Lapangan Bunyu.
"Jadi kalau mau menaikkan produksi Bunyu itu salah satu syaratnya kecepatan kita ngebor harus ditingkatkan dan dilakukan secara agresif dan massive, karena dalam kendalanya Lapangan Bunyu mempunyai karakteristik yang unik yaitu kadar air yang cepat naik dan declinenya cukup tinggi," ujar Adriansyah seperti dikutip dari laman Pertamina EP, Senin (14/4).
Manager Field Bunyu, Rizal Wisnuwatan juga mengatakan bahwa solusi utama yang sudah didapatkan adalah dengan pengeboran yang agresif serta penambahan data subsurface untuk sumur-sumur tua agar menambah lifetime dari sumur tersebut.
"Kita harapkan untuk saat ini adalah akselerasi pengeboran dan meningkatkan umur sumur dengan memperbanyak data subsurface untuk menganalisis performa dan lifetime sumur-sumur tua," jelasnya.
Rizal menargetkan produksi minyak Lapangan Bunyu dalam 1 sampai 2 tahun kedepan, harus mencapai level 10.000 BOPD. "Janji saya kepada presdir untuk mencapai 10.000 BOPD pada tahun 2014 ini," tuturnya.
Untuk diketahui, capaian produksi minyak Lapangan Bunyu akan meningkatkan produksi Pertamina EP Asset 5 secara keseluruhan 22.600 BOPD dan mencapai produksi Pertamina EP secara keseluruhan 128.000 BOPD. (G)
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/oil/1840/lapangan-bunyu-produksi-10000-bopd/#.U0zTqKLov5M