• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Lapangan Banyuanyar dan Sumber Steril 4 Hari

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
R8mM9.jpg
Lapangan Banyuanyar dan lapangan Sumber di Kecamatan Banjarsari, Solo, muali steril dari aktivitas masyarakat umum, Senin (8/6/2015). Kebijakan tersebut menyusul kedua lapangan bakal digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dari tamu undangan pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda.

Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) Banyuanyar, Suyatno, mengatakan lapangan harus steril dari aktivitas warga untuk menjaga kondisi tanah dan rumput tidak rusak sebelum digunakan sebagai lokasi parkir tamu undangan. Menurut dia, lapangan selama ini sering digunakan warga sebagai sarana untuk berolahraga.

“Pokoknya hari ini [kemarin] lapangan sudah tidak boleh buat sepak bola atau kegiatan lain. Kami dapat arahan dari petugas DKP [Dinas Kebersihan dan Pertamanan] Solo untuk menjaga lapangan tetap nyaman saat digunakan tamu nanti,” kata Suyatno saat berbincang dengan solopos.com di Lapangan Banyuanyar, Senin.

Suyatno menjelaskan selama 10 hari terakhir lapangan Banyuanyar dirawat secara rutin oleh petugas kebersihan dari DKP Solo. Menurut dia, lapangan dirawat dengan cara disiram setiap pagi dan rumput dipotong secara berkala. Selain itu, lanjut Suyatno, sampah juga selalu dibuang hingga lapangan dalam kondisi bersih.

“Biasanya pengurus PSB [Persatuan Sepak Bola] di Banyuanyar yang menangani lapangan. Sejak hampir dua pekan yang lalu, perawatan lapangan dipegang petugas kebersihan DKP Solo. Lapangan diurus setiap pagi. Lampu penerangan juga sudah ditambah,” ujar Suyatno.

Suyatno menambahkan warga Banyuanyar juga terlibat untuk merawat lapangan. Menurut dia, warga bersama pejabat Pemerintah Kelurahan Banyuanyar sempat melaksanakan kerja bakti membersihkan lapangan, Jumat (5/6). Setelah itu, lanjut dia, petugas Linmas juga melakukan pemantauan rutin di sekitar lapangan.

“Tanggal 12 Juni mendatang lapangan baru bisa digunakan lagi. Kami tidak melarang warga beraktivitas di lapangan, hanya memberikan sosialisasi kepada mereka,” jelas dia.

Petugas Linmas Banyuanyar lain, Sarwono, mengaku tidak keberatan turut terlibat dalam pemantauan lapangan. Menurut dia, petugas linmas juga diminta untuk mengontol aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng) di sekutar wilayah Banyuanyar dan dekat dengan lokasi pernikahan Gibran-Selvi di Graha Saba Buana.

“Kami memang belum mendapat informasi dan surat perintan untuk turut menjaga kondisi waktu pernikahan Mas Gibran dan Mbak Selvi. Hanya saja, Satpol PP [Solo] sudah meminta untuk memantau gepeng. Jangan sampai masuk area pernikhan,” kata Sarwono.

Sementara itu, pantauan solopos.com, Lapangan Sumber juga mulai steril dari aktivitas warga. Sejumlah mobil milik kepolisan dan militer untuk pengamanan dalam pernikahan Gibran-Selvi sudah terparkir di lapangan Sumber. Beberapa petugas juga menjaga di pintu masuk lapangan Sumber.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.