• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Laju Rupiah Terganjal Inflasi yang Tinggi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
[table="width: 400, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
I82T.jpg
[/td]
[/tr]
[/table]

Kendati peluang rupiah untuk menguat masih terbuka lebar, namun hal itu tampaknya tidak akan mudah. Hambatan penguatan rupiah sekarang ini berasal dari adalah data inflasi yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Walau begitu, analis valas Rahadyo Anggoro menuturkan, rencana lelang SUN pemerintah senilai Rp6 triliun akan memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah. "Rupiah cenderung konsolidasi di level Rp9.370-9.400 per USD," jelas dia di Jakarta, Selasa (3/6/2012).

Kemarin, rupiah ditutup menguat, penguatan ini masih dipengaruhi oleh sentimen positif terhadap pertemuan pemimpin negara di kawasan Eropa. Sentimen positif dari benua Eropa itu mendorong investor untuk masuk ke aset berisiko di Indonesia.

"Pasar juga optimis, karena menduga Indonesia akan mengalami surplus dalam neraca perdagangan. Rupiah tercatat dibuka menguat 0,4 persen ke level Rp9.395 bahkan sempat menyentuh Rp 9.363. Ini level terkuat sejak 12 Juni lalu," ujarnya.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juni 2012 mencapai 0,62 persen, angka ini lebih tinggi dari inflasi Mei lalu sebesar 0,07 persen. Secara tahunan alias year on year inflasi Juni mencapai 4,53 persen, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Juni 2012) mencapai 1,79 persen.

"Adapun pendorong inflasi Juni adalah cabai merah akibatnya kurang pasokan, karena masih ada hujan. Kenaikan harga cabai ini terjadi di 60 kota," tandasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.