• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Lajang Tak Perlu Sedih di Hari Valentine

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
4EyJ.jpg
Sendirian di hari kasih sayang, mungkin terasa menyedihkan. Rasa kesepian mendadak muncul, terlebih saat berada di lingkungan yang dipenuhi pasangan sedang merayakan dengan bunga, cokelat dan makan malam romantis.

Tapi tenang, teori tersebut tak selamanya benar. Para peneliti mengatakan bahwa sendirian di hari valentine bisa jadi waktu yang terbaik untuk para lajang.

Peneliti dari University of Chicago, John Cacioppoat mengatakan, kesepian yang dirasakan para lajang saat valentine sangat wajar. Tapi selama satu dekade terakhir, penelitian menunjukkan bahwa kesepian menjadi saat tepat untuk mematangkan diri.

"Meskipun kesendirian tidak dapat memulihkan perasaan, itu bisa membantu perubahan perilaku seseorang dalam meningkatkan kelangsungan hidupnya," kata John.

John melanjutkan, kesepian dapat mendorong seseorang untuk memperbaharui hubungan atau bersosialisasi dengan kelompok yang juga merasa kesepian. Pria misalnya, mereka akan memilih menyaksikan pertandingan olahraga dengan teman-temannya yang juga tidak memiliki pasangan.

"Hal ini didasari oleh perasaan senasib. Karena itu, mereka menunjukkan bahwa kesepian malah menjadi motivasi seseorang membentuk hubungan. Tidak hanya dengan satu atau dua orang, tapi juga kelompok," lanjut John seperti dikutip Daily Mail.

Meski kesendirian dianggap baik, namun peneliti juga menemukan pandangan buruk terhadap kesepian. Hal ini ditemukan dalam fungsi psikososial dan daya tarik.

"Dalam lingkungan sosial, orang yang memiliki pasangan membentuk kesan negatif terhadap mereka yang kesepian. Ini memengaruhi perilaku mereka dan memperkuat eksistensi terisolasi yang dirasakan oleh para lajang," tulis para peneliti dalam jurnal Cognition & Emotion.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.