facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Tapi tenang, teori tersebut tak selamanya benar. Para peneliti mengatakan bahwa sendirian di hari valentine bisa jadi waktu yang terbaik untuk para lajang.
Peneliti dari University of Chicago, John Cacioppoat mengatakan, kesepian yang dirasakan para lajang saat valentine sangat wajar. Tapi selama satu dekade terakhir, penelitian menunjukkan bahwa kesepian menjadi saat tepat untuk mematangkan diri.
"Meskipun kesendirian tidak dapat memulihkan perasaan, itu bisa membantu perubahan perilaku seseorang dalam meningkatkan kelangsungan hidupnya," kata John.
John melanjutkan, kesepian dapat mendorong seseorang untuk memperbaharui hubungan atau bersosialisasi dengan kelompok yang juga merasa kesepian. Pria misalnya, mereka akan memilih menyaksikan pertandingan olahraga dengan teman-temannya yang juga tidak memiliki pasangan.
"Hal ini didasari oleh perasaan senasib. Karena itu, mereka menunjukkan bahwa kesepian malah menjadi motivasi seseorang membentuk hubungan. Tidak hanya dengan satu atau dua orang, tapi juga kelompok," lanjut John seperti dikutip Daily Mail.
Meski kesendirian dianggap baik, namun peneliti juga menemukan pandangan buruk terhadap kesepian. Hal ini ditemukan dalam fungsi psikososial dan daya tarik.
"Dalam lingkungan sosial, orang yang memiliki pasangan membentuk kesan negatif terhadap mereka yang kesepian. Ini memengaruhi perilaku mereka dan memperkuat eksistensi terisolasi yang dirasakan oleh para lajang," tulis para peneliti dalam jurnal Cognition & Emotion.