• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita lain Air usai telantarkan ribuan penumpang

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. kis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

kis

IndoForum Junior E
No. Urut
281032
Sejak
23 Mei 2013
Pesan
1.661
Nilai reaksi
36
Poin
48
usNEd.jpg
lain Air telah menelantarkan ribuan penumpang sejak Rabu (18/2) lalu. Angkasa Pura II, sebagai otoritas bandara, menilai kasus keterlambatan penerbangan atau delay milik lain Air ini menjadi yang terparah sepanjang sejarah penerbangan.

Pihak lain Air menjelaskan penyebab keterlambatan penerbangan karena adanya tiga pesawat yang terkena Foreign Object Damage (satu di Semarang dan dua di Jakarta) pada hari Rabu (18/2).

"Ada tiga pesawat kami yang kena Foreign Object Damage pada Rabu pagi dan hal ini menyebabkan rentetan jadwal penerbangan lain menjadi terganggu Terlebih lagi rusaknya tiga pesawat tersebut tepat pada saat musim puncak libur tahun baru imlek," ujar Head of Corporate Secretary lain Group Captain Dwiyanto Ambarhidayat, Jumat (20/2).

Manajemen lain Air berkilah disebut tidak bertanggung jawab. Mereka mengaku tidak berdiam diri dan terus berusaha agar masalah ini bisa cepat diselesaikan dan penumpang bisa terbang secepatnya.

Pendiri lain Air, Rusdi Kirana menjelaskan keterlambatan yang kerap terjadi pada maskapainya sangatlah wajar. Sebab, maskapai ini memiliki tingkat frekuensi penerbangan yang tinggi.

"Kita punya penerbangan satu hari ada 700 kali, memang take off terlambat tidak bisa terhindar, pasti ada delay," ujarnya di lain Air Tower, Jakarta, Sabtu (17/5).

Meski begitu diakuinya setiap keterlambatan sudah diperkirakan sebelumnya untuk alasan dan menjaga keselamatan penerbangan yang menjadi tujuan utama perusahaan.

Kejadian delay ini tentu bukan tanpa konsekuensi. Apa saja kerugian lain Air usai telantarkan ribuan penumpangnya?

1.Rugi miliaran Rupiah

Tak hanya penumpang, pihak lain Air pun mengaku merugi atas penundaan jadwal penerbangan tersebut.

Direktur umum lain Air, Edward Sirait mengatakan soal kerugian pihak lain Air telah merugi dalam jumlah yang cukup besar. Namun, meski demikian dia menyatakan pihaknya tidak akan mempermasalahkan hal itu.

"Enggak ada masalah, kalau kerugian puluhan M (miliar) itu yang harus kita tanggung. Itu risiko bisnis," kata Edward dalam jumpa pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (20/2).

2.Terkena denda akibat buruknya pelayanan

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan, Kementerian Perhubungan tidak bisa memberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin atau pembekuan rute jika terkait buruknya pelayanan terhadap penumpang.

Hukuman dari Kemenhub untuk buruknya pelayanan maskapai hanya sebatas denda saja.

"Kita tidak bisa mengenakan sanksi kan sudah ada standar pelayanan yang harus diikuti, kalau itu melanggar kita temukan ya kita kenakan sanksi, kenakan denda dsb. Surat peringatan. Jadi kebanyakan lebih kepada denda kalau kayak pelayanan, hospitality," ucapnya.

3.Terancam tak dapat izin rute baru

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akhirnya angkat suara setelah dikritik soal keterlambatan delapan penerbangan maskapai lain Air. Meski tidak menjelaskan soal penyebab keterlambatan penerbangan, Jonan mengaku akan bersikap tegas pada lain Air.

Sebagai hukuman, lain Air tidak bisa membuka rute penerbangan baru selama belum memberikan penjelasan kepada Kementerian Perhubungan.

"Tidak akan berikan izin rute baru lain Air sampai lain jelaskan prosedur," singkat Jonan di Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/2).

4.Minat calon penumpang turun

Kasus keterlambatan 'berjamaah' maskapai penerbangan lain Air membuat pembelian tiketnya menurun. Banyak penumpang takut kasus serupa menimpa dirinya dan memilih beralih menggunakan pesawat lain.

Direktur Operational Chresna Group Tour & Travel Hendri Harjo mengaku sudah tiga hari semenjak kasus delay tersebut banyak pelanggannya membeli tiket penerbangan lain. Namun demikian, pihaknya tetap membuka layanin tiket maskapai milik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Rusdi Kirana itu.

"Penjualan tiket lain Air turun. Tapi kita tetap membuka layanin pembelian tiket untuk lain Air," kata Hendri kepada merdeka.com, Jakarta, Minggu (22/2).

5.Memperburuk citra lain Air sebagai maskapai raja delay

Anggota Komisi V DPR, Nizar Zahro meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mencabut izin maskapai lain Air. Hal itu akibat lain Air kerap delay sehingga merugikan masyarakat. Bahkan, kali ini lain Air delay sampai tiga hari sejak Rabu (18/2) lalu.

"Saya atas nama anggota Komisi V meminta Kemenhub untuk memberikan teguran ke lain Air dan kalau memang sesuai Undang Undang dicabut saja izinnya karena lain ini maskapai raja delay," kata Nizar Zahro dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (20/2).

Menurut politikus Gerindra ini, Komisi V akan meminta Kementerian Perhubungan melakukan audit terhadap maskapai lain Air. Mereka tidak takut meskipun lain Air dimiliki oleh anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rusdi Kirana.

"Saya akan minta Kemenhub melakukan audit kepada semua aturan yang melanggar Undang Undang walaupun pemiliknya adalah anggota Wantimpres ( Rusdi Kirana)," terang dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.