yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Menginjak usia 12 tahun, lain Air Group meluncurkan entitas bisnis baru bernama lain Biz Jet, yang fokus pada penyewaan pesawat jet pribadi. lain Group telah menyediakan 4 pesawat Hawker 900XP berkapasitas 8 penumpang.
Rencananya, bisnis penyewaan pesawat pribadi itu akan mulai beroperasi pekan depan.
"Air Operator Certificate untuk lain Biz Jet sudah keluar bulan lalu," kata Direktur Umum lain Air, Edward Sirait, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012.
Edward menjelaskan, persiapan untuk meluncurkan penyewaan pesawat pribadi telah dilakukan sejak tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus menguat menuntut lain Air Group terjun ke bisnis sewa pesawat tidak berjadwal ini.
lain Biz Jet akan menggandeng perusahaan lain sebagai penyewa tetap pesawatnya. Namun, dirinya enggan mengatakan perusahaan mana yang telah menjalin kerja sama itu.
Selain penyewaan pesawat pribadi, lain Air Group juga tengah mempersiapkan maskapai full service Batik Air. Maskapai ini ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2013.
Rute penerbangan yang bakal dilayani Batik Air nantinya lebih banyak memenuhi kebutuhan domestik. Komposisi rute regional Batik Air sebanyak 60 persen, sedangkan penerbangan domestik sebesar 40 persen.
Dengan pelayanan full service, setiap penumpang Batik Air akan mendapatkan makanan gratis selama penerbangan dan fasilitas lainnya seperti internet selama penerbangan.
"Selama aturannya diperbolehkan, maka bisa internetan di atas pesawat," katanya.
Selama ini, lain Air Group telah mempunyai strategi khusus untuk mengalahkan Garuda Indonesia dan Pacific Royale, dua maskapai Indonesia yang telah mengaplikasikan layanin full service.
Batik Air akan mengincar pertumbuhan masyarakat kelas menengah dan shifting pola penumpang pesawat dari Low Cost Carrier (LCC) ke layanin full service yang diprediksi 15 persen pada tahun ini.
"Saya pikir kepala sama hitam, isi berbeda. Pasar bertumbuh ke tingkat kesejahteraan, sehingga ada pertumbuhan 15 persen shifting dari LCC ke full service," kata Edward. "Batik Air harganya tetap akan terjangkau masyarakat dan dengan menggunakan pesawat baru dari pabrikan."
Rencananya, bisnis penyewaan pesawat pribadi itu akan mulai beroperasi pekan depan.
"Air Operator Certificate untuk lain Biz Jet sudah keluar bulan lalu," kata Direktur Umum lain Air, Edward Sirait, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012.
Edward menjelaskan, persiapan untuk meluncurkan penyewaan pesawat pribadi telah dilakukan sejak tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus menguat menuntut lain Air Group terjun ke bisnis sewa pesawat tidak berjadwal ini.
lain Biz Jet akan menggandeng perusahaan lain sebagai penyewa tetap pesawatnya. Namun, dirinya enggan mengatakan perusahaan mana yang telah menjalin kerja sama itu.
Selain penyewaan pesawat pribadi, lain Air Group juga tengah mempersiapkan maskapai full service Batik Air. Maskapai ini ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2013.
Rute penerbangan yang bakal dilayani Batik Air nantinya lebih banyak memenuhi kebutuhan domestik. Komposisi rute regional Batik Air sebanyak 60 persen, sedangkan penerbangan domestik sebesar 40 persen.
Dengan pelayanan full service, setiap penumpang Batik Air akan mendapatkan makanan gratis selama penerbangan dan fasilitas lainnya seperti internet selama penerbangan.
"Selama aturannya diperbolehkan, maka bisa internetan di atas pesawat," katanya.
Selama ini, lain Air Group telah mempunyai strategi khusus untuk mengalahkan Garuda Indonesia dan Pacific Royale, dua maskapai Indonesia yang telah mengaplikasikan layanin full service.
Batik Air akan mengincar pertumbuhan masyarakat kelas menengah dan shifting pola penumpang pesawat dari Low Cost Carrier (LCC) ke layanin full service yang diprediksi 15 persen pada tahun ini.
"Saya pikir kepala sama hitam, isi berbeda. Pasar bertumbuh ke tingkat kesejahteraan, sehingga ada pertumbuhan 15 persen shifting dari LCC ke full service," kata Edward. "Batik Air harganya tetap akan terjangkau masyarakat dan dengan menggunakan pesawat baru dari pabrikan."