AleXandria
IndoForum Newbie C
- No. Urut
- 107327
- Sejak
- 21 Okt 2010
- Pesan
- 164
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
MAGELANG, KOMPAS.com — Banjir lahar dingin di Sungai Putih pada Rabu (2/2/2011) malam mengakibatkan Dusun Klumpukan, Desa Seloboro, Kecamatan Salam, dan Dusun Karangsanggrahan, Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, terkena luapan lahar dingin.
Sarwiji, warga Seloboro, Kamis (3/2/2011) di Magelang mengatakan, di Dusun Klumpukan terdapat pertemuan Sungai Putih dan Sungai Jlegong. Saat terjadi banjir lahar dingin di Sungai Putih, material menerjang Sungai Jlegong dan memenuhi aliran sungai kecil tersebut.
Menurut dia, aliran air di Sungai Jlegong kalah dan membelok masuk ke permukiman di tepi sungai. Sebanyak 13 rumah dilewati luapan Sungai Jlegong dan empat rumah di antaranya rusak parah karena material pasir masuk ke rumah.
Keempat rumah tersebut, milik Walim, Robani, Harjo, dan Sumarmi, berada di tepi pertemuan dua sungai. Rumah-rumah itu tertimbun pasir hingga setinggi 1,5 meter.
Pada Kamis siang, sejumlah warga masih berupaya menyelamatkan barang-barang di dalam rumah. Mereka juga membuat tanggul pengaman sederhana dari karung berisi pasir.
Karung-karung itu ditumpuk di pintu dan jendela rumah bagian belakang yang menghadap langsung ke sungai. Puluhan relawan membuat tanggul sederhana dari karung berisi pasir. Selanjutnya karung ditumpuk di bibir sungai setinggi 2 meter dan sepanjang sekitar 100 meter.
Menurut Sarwiji, sekitar 6.000 karung pasir dibuat untuk tanggul tersebut. "Meskipun tidak menjamin bisa mencegah luapan banjir lahar dingin dari sungai, kami tetap berupaya karena hanya ini yang bisa kami lakukan," tuturnya.
Menurut dia, warga yang rumahnya rusak tidak mengungsi ke lokasi pengungsian. Mereka hanya meninggalkan rumah ketika terjadi banjir dan menuju ke rumah warga yang dianggap lebih aman.
Luapan banjir lahar Sungai Putih di Dusun Karangsanggrahan, Desa Plosogede, menyebabkan sedikitnya 25 rumah kemasukan air dan lumpur.
Perangkat Desa Plosogede, Yunan Fanani, mengatakan, kawasan tersebut sudah dua kali terkena luapan banjir lahar Sungai Putih. Luapan pertama pada awal Januari 2011 dan luapan kedua ini lebih besar. "Dahulu hanya belasan rumah yang terkena luapan, sekarang 25 rumah," ucapnya.
Banjir lahar dingin di Dusun Karangsanggrahan berasal dari luapan Sungai Putih di SMK Negeri Salam yang melewati persawahan dan sampai di permukiman dusun tersebut. Ketika terjadi banjir, sekitar 100 warga mengungsi ke masjid di dusun tersebut.