yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Tiga penerjun dari kesatuan Paskhas TNI AU dan Kopassus, gagal mendarat ketika melakukan atraksi terjun payung dalam peringatan HUT TNI ke 67 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jumat, 5 Oktober 2012.
Dalam acara parade alutsista kekuatan tempur, prajurit TNI yang melakukan atraski free fall dan statik, mendarat di luar landasan target utama. Setelah gagal mendarat, ketiga penerjun itu langsung menjadi pusat perhatian warga yang menonton parade itu.
Dari pantauan VIVAnews, tiga personel itu mendarat di danau yang posisinya tidak jauh dari landasan target pendaratan. Sementara anggota Kopassus tersangkut di pohon mahoni di Jalan Raya Skadron.
Parasut yang digunakan ketiga anggota TNI yang gagal mendarat tersebut adalah jenis parasut yang tidak bisa dikendalikan atau jenis statistik. Diperkirakan penerjun itu terbawa angin.
Sebanyak 700 lebih penerjun dari berbagai kesatuan di TNI ikut meramaikan parade alutsista ini. Mereka diterjunkan dari lima pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Acara ini juga dihadir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta pejabat tinggi negara.
Sebelumnya, saat gladi resik Rabu kemarin, satu penerjun statik juga tidak berhasil mendarat dan tersangkut di kubah masjid At-Taubah, jalan Kerja Bakti, Kampung Makassar, Jakarta Timur. Jaraknya sekitar 1 km dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Kejadian itu sempat membuat heboh warga setempat. "Parasutnya masih nyangkut, nggak tahu pemiliknya ke mana," kata salah seorang warga.
Dalam acara parade alutsista kekuatan tempur, prajurit TNI yang melakukan atraski free fall dan statik, mendarat di luar landasan target utama. Setelah gagal mendarat, ketiga penerjun itu langsung menjadi pusat perhatian warga yang menonton parade itu.
Dari pantauan VIVAnews, tiga personel itu mendarat di danau yang posisinya tidak jauh dari landasan target pendaratan. Sementara anggota Kopassus tersangkut di pohon mahoni di Jalan Raya Skadron.
Parasut yang digunakan ketiga anggota TNI yang gagal mendarat tersebut adalah jenis parasut yang tidak bisa dikendalikan atau jenis statistik. Diperkirakan penerjun itu terbawa angin.
Sebanyak 700 lebih penerjun dari berbagai kesatuan di TNI ikut meramaikan parade alutsista ini. Mereka diterjunkan dari lima pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Acara ini juga dihadir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta pejabat tinggi negara.
Sebelumnya, saat gladi resik Rabu kemarin, satu penerjun statik juga tidak berhasil mendarat dan tersangkut di kubah masjid At-Taubah, jalan Kerja Bakti, Kampung Makassar, Jakarta Timur. Jaraknya sekitar 1 km dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Kejadian itu sempat membuat heboh warga setempat. "Parasutnya masih nyangkut, nggak tahu pemiliknya ke mana," kata salah seorang warga.