• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Lagi, Polisi Tasikmalaya Datangi Sekolah-sekolah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Satlantas Polres Tasikmalaya Kota kembali gelar razia sepeda motor jemput bola ke sekolah-sekolah, Jumat (9/1). Kali ini yang jadi sasaran adalah sejumlah SMA dan SMK. Sebanyak 170 sepeda motor yang diketahui digunakan siswa tanpa SIM ditilang dan sepeda mofornya diangkut ke Mapolresta.

Razia digelar di SMA yang ada di Jalan RE Martadinata, Jalan Parhon serta Jalan Leuwidahu. Sedangkan SMK yang jadi sasaran razia jemput bola adalah SMK swasta di Jalan Cigeureung. Razia mengejutkan siswa karena ternyat mereka tak mengetahui bakal adanya razia.
"Saya tidak tahu bakal ada polisi ke sekolah. Tiba-tiba ada panggilan harus keluar dulu menemui polisi. Ternyata ditanya surat-surat. Ya saya belum punya SIM. Akhirnya diberi surat tilang dan motor diambil," ungkap salah seorang siswa yang terkena razia.

Dia mengaku kebingungan besok ke sekolah barus naik apa. Pasalnya ia tinggal di Kawalu dan di daerahnya tidak ada angkot. "Kalau minta diantar orang tua pun tidak memungkinkan karena mereka bekerja," ungkapnya.

Siswa lainnya yang sudah terjaring razia sebelumnya, menuturkan, terpaksa ke sekolah menggunakan angkot sampai tiga kali. Itu berarti menghabiskan ongkos pulang pergi sebesar Rp 12.000. "Padahal biasanya saya hanya diberi bekal Rp 10.000," ungkapnya.
Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Iskandar, mengungkapkan, sesuai dengan instruksi Kapolresta, razia akan terus digelar sampai batas waktu yang belum ditentukan. "Saat ini hingga ke depannya masih akan terus digelar. Ini kan untuk kebaikan anak-anak kita sendiri, agar terhindar dari ekses negatif penggunaan sepeda motor," jelasnya.

Kasatlantas berharap para lelajar mulai belajar berdisiplin, dengan tidak menggunakan sepeda motor karena belum memiliki SIM. "Tunggu sampai cukup umur dan langsung bikin SIM," ujarnya, seraya menyebutkan, siswa yang bisa memiliki SIM mulai kelas XI.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.