• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Maluku

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
9HM7x.jpg

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Polda Maluku menangkap terduga teroris di wilayah Maluku. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar.

"Iya benar atas nama WD, ditangkap di Tual, Maluku Tenggara," kata Boy kepada VIVAnews, Jumat 14 September 2012.

Setelah tertangkapnya WD, total teroris yang berhasil diringkus sebanyak 7 orang di wilayah Maluku. Sebelumnya tercatat adalah Sukri, Jimmy alias Zum, Baharuddin, dan Imran. Dua teroris lain belakangan dirilis oleh Mabes Polri.

Para terduga teroris ini diduga terlibat dalam pelatihan-pelatihan dan perencanaan aksi terorisme di wilayah Sulawesi termasuk Poso. Sebelumnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang di antaranya adalah satu buah senjata api MK 3, SS1 satu pucuk, granat, pelontar dan 10 ribu butir peluru siap pakai.

Selain itu, mereka juga diduga masih terkaitan dengan jaringan Solo dan Depok yang berhasil ditangkap Densus belakangan ini. Bahkan informasi keberadaan mereka di Ambon ada hasil dari pemeriksaan tersangka yang sudah diamankan.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menegaskan bahwa teroris di Ambon dan sekitar Maluku terkait dengan kelompok Islam radikal dengan akar gerakan Kartosuwiryo yang bertujuan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Menurutnya, jaringan itu sudah menyebar ke penjuru nusantara setelah bersama-sama mengadakan latihan sampai sembilan angkatan.

"Saya tegaskan tetap satu. Teroris Ambon mempersiapkan untuk jihad di salah satu kota di Sulawesi. Saya tidak mau menyebut namanya, tetapi pejabatnya sudah saya katakan, 'Pak, hati-hati'," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.