• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Laba Bersih Telkom Turun 9,16 Persen

akatsukigold

IndoForum Junior D
No. Urut
52840
Sejak
16 Sep 2008
Pesan
2.000
Nilai reaksi
47
Poin
48
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mencatat penurunan laba bersih sebesar 9,16% pada periode triwulan III/2008. Peningkatan beban usaha sebesar 15,46% dan gencarnya perang tarif antar operator berdampak pada turunnya laba bersih.
Pada periode triwulan III/2008, Telkom mencatat laba bersih sebesar Rp 8,920 triliun. Laba tersebut turun Rp 899 miliar dibanding dengan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 9,819 triliun. Tidak hanya itu, Telkom juga mencatat penurunan laba usaha sebesar 13,66% atau Rp 2,718 triliun dari Rp 19,897 triliun pada 2007 menjadi Rp 17,179 triliun pada tahun ini.
Dalam konferensi pers Laporan Keuangan Triwulan III/2008 PT Telkom di Jakarta, Jumat (31/10), Direktur Operasi Telkom Ermady Dahlan menjelaskan peningkatan beban usaha sebesar 15,46% atau Rp 3,671 triliun dari Rp 23,751 triliun pada triwulan III/2007 menjadi Rp 27,422 triliun pada saat ini disebabkan oleh kenaikan beban operasi dan pemeliharaan serta beban penyusutan. Tidak hanya itu, menurut dia, sedikit banyak turunnya laba perusahaan juga disebabkan oleh rugi kurs akibat melemahnya rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya suku bunga. "Ini dampak dari krisis global. Kerugiannya sekitar Rp75 miliar hingga Rp85 miliar," kata Ermadi.
Ditambahkannya, penurunan laba bersih Telkom juga disebabkan murahnya tarif akibat makin gencarnya perang tarif antar operator belakangan ini, sehingga Telkom harus pula menurunkan tarif agar mampu bersaing. Berdasarkan data Telkom, jumlah pelanggan mobile seluler pada triwulan III/2008 tercatat sebesar 60,5 juta atau naik 36% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah total pelanggan Flexi naik 3,5 juta atau 63% menjadi 9,15 juta.
Meski demikian, menurut Ermadi, pencapaian-pencapaian tersebut tidak cukup untuk mendongkrak laba bersih perusahaan. Telkom lanjut dia, harus menyesuaikan (menurunkan) tarif per menit cukup tajam akibat banyaknya operator komunikasi di Indonesia. "Salah satu penyebab turunnya laba bersih karena peningkatan beban usaha yang tidak diimbangi dengan kenaikan pos pendapatan, terutama disebabkan karena perang tarif. Kita harapkan di tahun depan perang tarif selesai dan akan membentuk titik equilibrium baru, baru kita bisa naik kembali," kata dia.
Pada triwulan III/2008, Telkom membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 44,600 triliun, naik Rp953 milyar atau 2,18% dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp43,647 triliun. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan seluler serta pendapatan data dan internet.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.