erica_aur
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 5603
- Sejak
- 26 Agt 2006
- Pesan
- 2.937
- Nilai reaksi
- 211
- Poin
- 63
Seorang wanita tua memasuki bunk Swiss dengan
membawa 1 tas besar berisi uang. Dia menjumpai teller
bunk dan berkata bahwa dia ingin menjumpai sang
Presiden Direktur untuk membuka deposito. Lalu teller
bunk membawa dia menjumpai sang Presiden Direktur
bunk Swiss. Presdir bertanya padanya: "Berapa jumlah
uang yang ada didalam tas itu,dan berapa banyak anda
ingin menyimpannya?" Si nyonya tua menjawab sambil
membanting tasnya ke meja : "Jumlahnya 250.000 US
dollar! Dan saya mau semuanya disimpan sebagai
deposito!" Presdir bertanya lagi: "Wow,jumlah yang
sangat banyak. Dari mana anda memperolehnya
Nyonya?" Si nyonya menjawab: "Dari hasil taruhan".
"Taruhan? Taruhan apa?" tanya Presdir. "Contohnya
begini,saya berani bertaruh 50.000 US dollar kalo buah
testis anda bentuknya persegi!" kata si nyonya. "Ha ha
ha,itu taruhan yang bodoh! Anda tidak akan pernah bisa
menang kalo taruhannya seperti itu!" jawab Presdir. "Jadi
gimana,anda berani bertaruh dengan saya?" tantang si
nyonya. "Oke,saya berani bertaruh 50.000 US dollar kalo
biji testis saya tidak persegi!" jawab presdir. "Baiklah,tapi
karena taruhan ini melibatkan jumlah uang yang tidak
sedikit,bisakah saya membawa pengacara saya kesini
besok jam 10 sebagai saksi taruhan kita?" tanya si
nyonya. "Bisa,ide yang bagus!" jawab presdir.
Malamnya,si presdir sedikit grogi juga dengan nilai taruhan
tsb jadi dia menghabiskan waktu didepan cermin untuk
memperhatikan biji testisnya. Setelah dia mengeceknya
berulang2 dan dia yakin bijinya bulat,semakin yakinlah dia
bahwa besok dialah yang akan memenangkan taruhan
itu. Besok paginya tepat jam 10,si nyonya tua datang
menjumpai presdir dengan membawa pengacaranya.
Setelah memperkenalkan pengacara itu kepada presdir
dan menjelaskan taruhannya,si nyonya lalu berkata:
"Baiklah,tolang buka celana anda pak presdir karena
saya akan mengeceknya" "Oke,ini taruhan yang besar
jadi anda harus memastikannya dengan benar" kata
presdir sambil membuka celananya. Lalu si nyonya tua
menyentuh dan memegang2 biji testis sang presdir,dan
pada saat itu juga si pengacara langsung membenturkan
kepalanya dengan keras ke dinding. Melihat itu sang
presiden bertanya: "Apa yang terjadi dengan
pengacaramu?" Si nyonya tua menjawab dengan tenang:
"Tidak ada apa2,hanya saja tadi saya telah bertaruh
dengannya sebesar 100.000 US dollar kalo pagi ini saya
akan bisa memegang biji testis Presiden Direktur bunk
Swiss....."
membawa 1 tas besar berisi uang. Dia menjumpai teller
bunk dan berkata bahwa dia ingin menjumpai sang
Presiden Direktur untuk membuka deposito. Lalu teller
bunk membawa dia menjumpai sang Presiden Direktur
bunk Swiss. Presdir bertanya padanya: "Berapa jumlah
uang yang ada didalam tas itu,dan berapa banyak anda
ingin menyimpannya?" Si nyonya tua menjawab sambil
membanting tasnya ke meja : "Jumlahnya 250.000 US
dollar! Dan saya mau semuanya disimpan sebagai
deposito!" Presdir bertanya lagi: "Wow,jumlah yang
sangat banyak. Dari mana anda memperolehnya
Nyonya?" Si nyonya menjawab: "Dari hasil taruhan".
"Taruhan? Taruhan apa?" tanya Presdir. "Contohnya
begini,saya berani bertaruh 50.000 US dollar kalo buah
testis anda bentuknya persegi!" kata si nyonya. "Ha ha
ha,itu taruhan yang bodoh! Anda tidak akan pernah bisa
menang kalo taruhannya seperti itu!" jawab Presdir. "Jadi
gimana,anda berani bertaruh dengan saya?" tantang si
nyonya. "Oke,saya berani bertaruh 50.000 US dollar kalo
biji testis saya tidak persegi!" jawab presdir. "Baiklah,tapi
karena taruhan ini melibatkan jumlah uang yang tidak
sedikit,bisakah saya membawa pengacara saya kesini
besok jam 10 sebagai saksi taruhan kita?" tanya si
nyonya. "Bisa,ide yang bagus!" jawab presdir.
Malamnya,si presdir sedikit grogi juga dengan nilai taruhan
tsb jadi dia menghabiskan waktu didepan cermin untuk
memperhatikan biji testisnya. Setelah dia mengeceknya
berulang2 dan dia yakin bijinya bulat,semakin yakinlah dia
bahwa besok dialah yang akan memenangkan taruhan
itu. Besok paginya tepat jam 10,si nyonya tua datang
menjumpai presdir dengan membawa pengacaranya.
Setelah memperkenalkan pengacara itu kepada presdir
dan menjelaskan taruhannya,si nyonya lalu berkata:
"Baiklah,tolang buka celana anda pak presdir karena
saya akan mengeceknya" "Oke,ini taruhan yang besar
jadi anda harus memastikannya dengan benar" kata
presdir sambil membuka celananya. Lalu si nyonya tua
menyentuh dan memegang2 biji testis sang presdir,dan
pada saat itu juga si pengacara langsung membenturkan
kepalanya dengan keras ke dinding. Melihat itu sang
presiden bertanya: "Apa yang terjadi dengan
pengacaramu?" Si nyonya tua menjawab dengan tenang:
"Tidak ada apa2,hanya saja tadi saya telah bertaruh
dengannya sebesar 100.000 US dollar kalo pagi ini saya
akan bisa memegang biji testis Presiden Direktur bunk
Swiss....."
