• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kuyang, Folklor Hantu dari Kalimantan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Media sosial kembali digemparkan dengan penampakan sosok kuyang gentayangan. Dalam rekaman CCTV yg beredar, penampakan sosok tak kasat mata itu diyakini terlihat di wilayah Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Ini bukan kali perdana publik dibuat heboh dengan kuyang gentayangan. Pada tahun 2018 silam, viral video warga yg berkerumun di sebuah rumah di daerah Balikpapan, Kalimantan Timur. Informasi yg beredar, warga mengerubungi rumah tersebut karena ada hantu kuyang.
Kuyang, Folklor Hantu dari Kalimantan


Tahun 2019, sebuah video juga memperlihatkan Kuyang tengah meneror warga di Samarinda. Dari video tersebut terlihat, warga ramai-ramai mencari sosok kuyang yg berada di pepohonan. Mereka pun mencari & menghidupkan senter di letak tersebut.

Folklor Hantu Kuyang
Kuyang, Folklor Hantu dari Kalimantan


Kuyang adalah salah satu makhluk mitologis dalam budaya masyarakat Kalimantan yg sering dijadikan cerita turun temurun & jadi simbol ketakutan serta mistik lokal. Kuyang diketahui juga dengan nama lain Krasue atau Palasik.

Hantu kuyang adalah sebuah folklor yg berkembang di Kalimantan. Sosok kuyang dipercaya merupakan siluman dengan wujud kepala manusia tanpa tubuh bagian bawah.

Ciri fisik dari kuyang tersebut yaitu berwujud perempuan dengan rambut panjang yg menjuntai berantakan, serta dapat melepaskan kepalanya dari tubuh & organ dalam tubuhnya seperti usus, jantung, & hati supaya tergantung di lehernya. Kuyang berkeliaran di malam hari terbang menyerupai bola api.

Masyarakat meyakini di siang hari, kuyang dapat mewujudkan diri sebagai manusia, namun akan berubah jadi sosok menyeramkan di malam hari. Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun ia akan mengenakan pakaian yg tertutup untuk menutupi bekas lehernya yg terputus.

Pada malam hari, kuyang akan terbang untuk mencari mangsa sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya. Mitos kuyang dipercaya muncul untuk memburu ibu hamil maupun bayi yg baru dilahirkan.

Kuyang diketahui dapat terbang guna memakan bayi atau darah wanita yg baru melahirkan. Pasalnya, kuyang adalah manusia yg menganut ilmu hitam untuk kehidupan abadi.

Kuyang diceritakan sebagai manusia berjenis kelamin perempuan, yg menganut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi & sering tampil awet muda.


Dijelaskan dalam esai berjudul Tema & Amanat Legenda Alam Ghaib oleh Noraidarayanti & Nur Laili dari FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, bahwa di Kalimantan beredar legenda kuyang penghisap darah.

Dalam cerita yg beredar, konon seorang wanita tewas karena mengamalkan ilmu hitam. Ialah Diang Saribai, seorang perempuan setengah baya & memiliki dua orang anak.

Meski sudah tak gadis & mulai bertambah umur, Diang tetap terlihat muda & cantik karena mengamalkan ilmu hitam yg bermediakan minyak. Dengan cara mengoleskan minyak tersebut, Diang merubah dirinya jadi kuyang.

Kuyang akan terbang di malam hari berwujud kepala manusia yg melayang dengan mengeluarkan sinar dari usus, jantung, paru-paru, serta hati yg menjuntai di bawah kepala tersebut. Kuyang ini keluar saat malam hari dengan mencari target yaitu perempuan yg sedang melahirkan.

Kuyang akan menghisap darah perempuan yg sedang melahirkan sehingga kehadapatn darah & meninggal dunia. Untuk menghindari serangan kuyang, biasanya masyarakat sekitar memasang bawang merah, lada, tali ijuk, ataupun membaca al quran.

Diang Saribai yg sudah berubah jadi kuyang, suatu hari akhirnya tewas di tangan kampung sebelah. Hingga saat ini, masyarakat Kalimantan Selatan masih mempercayai adanya kuyang.

Hikmatu Ruwaida dkk dari Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Amunta juga menyebut dalam esainya yg berjudul Pengaruh Film Horor Terhadap Sentimen Takhayul Masyarakat, juga merangkum bahwa pada ritual kajiannya, salah satu cara untuk jadi kuyang adalah dengan mengpakai minyak kuyang.

Selain sebagai pesugihan, minyak ini dapat menciptakan pemiliknya jadi awet muda & ada beberapa khasiat lainnya. Prediksi Malam Iniwarga percaya kuyang berasal dari orang zaman dulu yg menciptakan minyak dengan beberapa jenis, ada yg berwarna merah untuk dioleskan ke leher, hijau untuk terbang, & kuning untuk di rumah. Orang yg mengpakai minyak ini biasanya untuk kecantikan, pesugihan, & untuk disayangi suami.

Ada yg menyebut kuyang itu taringnya panjang, lidah panjangnya dapat 7 kali mengelilingi rumah, kepalanya penuh darah, telinganya besar, & bercahaya di malam hari ketika terbang.

Apabila kuyang terbang di malam hari, terlihat seperti ada cahaya merah atau api kecil yg mengikutinya. Kuyang memiliki dua taring di kiri & kanan mulutnya.

Sementara dari buku Kumpulan Kisah Nyata Hantu di 13 Kota oleh Argo Wikanjati, konon kuyang takut dengan bawang merah, terlebih dengan bawang merah tunggal. Sedangkan vampir atau drakula takut dengan bawang putih.

Kuyang takut dengan cermin, sisir, pisau, rumput jariangau, & Surat Yaasin. Itulah sebabnya, jadi tradisi dalam masyarakat Banjar untuk meletakkan benda-benda tersebut di dekat seorang perempuan yg baru melahirkan & atau bayi yg baru dilahirkannya, supaya terhindar dari gangguan kuyang.

Tali ijuk biasa dipakai oleh orang Banjar sebagai tali ayunan yg dipakai sebagai tali ayunan, kain kuning, atau pun bayi yg dipukung (tradisi bapukung atau dibedong sehingga menutup bagian leher & cuma kelihatan bagian wajah-kepala). Tradisi ini dimaksudkan untuk mencegah & menghindari gangguan kuyang atau makhluk-makhluk halus.

Konon kuyang & makhluk-makhluk halus pengganggu juga takut dengan tali ijuk. Karenanya, tali ijuk terkadang juga dijadikan sebagai dinding atau pelindung rumah, dengan mengikatkan tali ijuk tersebut di sekeliling bagian atas (plafon) rumah.

Ada implikasi menarik yg dapat dilihat dari paham masyarakat Banjar kepada eksistensi kuyang. Pertama, kuyang mengajarkan kepada masyarakat Banjar untuk giat bekerja & berusaha untuk mencapai tujuan, bukan dengan cara yg tidak legal, terlebih dengan mempertaruhkan hidup di jalan yg bertentangan dengan ajaran agama.

Tema yg terdapat di dalam kisah legenda kuyang penghisap darah ini adalah memilih & mengamalkan ilmu hitam merupakan perbuatan yg sangat tercela. Dari kisah legenda kuyang penghisap darah dapat diambil bahwa untuk jadi muda & cantik tidak perlu mengamalkan ilmu hitam.

Hantu Kuyang Diceritakan dalam Film & Buku
Kuyang, Folklor Hantu dari Kalimantan


Indonesia adalah negara yg kaya akan tradisi, budaya, & kepercayaan mistis yg diwariskan secara turun temurun. Salah satunya di Kalimantan Selatan yg meskipun masyarakat di daerah ini sudah memeluk agama, takhayul & kepercayaan kepada hal-hal gaib masih memegang peranan penting.

Masih dalam karya esai milik Hikmatu Ruwaida dkk, disebut mitos & kepercayaan lokal sanggup bertahan & mempengaruhi pola pikir serta perilaku masyarakat, bahkan di era yg semakin rasional. Pengaruh film horor bertema kuyang menjadikan sentimen takhayul masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan semakin kuat.

Pada film horor Indonesia, sosok kuyang digambarkan sebagai perempuan penganut ilmu hitam yg bersekutu dengan iblis. Kuyang dalam film horor muncul sebagai sosok yg mengincar janin ibu hamil.

Kuyang juga digambarkan dengan dua sosok, ada kuyang yg baik kepada manusia & kuyang yg jahat kepada manusia. Pada film, kuyang digambarkan dalam sinema Kuyang: Sekutu Iblis yg Selalu Mengintai.

Film ini bercerita tentang Bimo & Sriatun, pasangan suami istri yg pindah ke sebuah desa di pedalaman Kalimantan untuk memulai hidup baru. Bimo ditugaskan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di desa tersebut, & Sriatun yg sedang hamil tua ikut bersamanya.

Namun, kedatangan mereka di desa tersebut memicu berbagai kejadian aneh & menakutkan. Sriatun merasa diawasi, & ternyata janin yg dikandungnya jadi target kuyang, sosok hantu wanita yg mencari tumbal.

Bimo harus berhadapan dengan kengerian Kuyang & berusaha melindungi istrinya & calon anaknya. Sosok Kuyang dalam film ini ditampilkan semirip mungkin dengan sosok yg diceritakan secara turun temurun di masyarakat, seperti kepalanya yg lepas dari tubuhnya diikuti dengan isi perutnya.

Film tersebut diadaptasi dari buku dengan judul yg sama ditulis oleh Achmad Benbela. Pria asal Sampit, Kotawarharap Timur itu menuliskan wujud kuyang sesuai pengalaman yg dilihat kerabatnya.

Tapi semasa kecil, Beben pernah berjumpa dengan Kuyang bahkan saat menulis buku ini juga mendapatkan teror. Menurut penuturan Beben, kuyang jarang mencari mangsa di kampungnya sendiri & pastinya mencari ke kampung sebelah.

Awal 2022, Beben mendapatkan video asli saat seorang kenalannya berhasil memvideokan penampakan kuyang saat terjadi di sekitar matanya. detikHot pun melihat video tersebut, ketika malam hari kuyang dari kejauhan cuma terlihat seperti bola api.

Dalam video berikutnya, ada darah yg berceceran di teras hingga tembok rumah tersebut. Kediaman kecil itu sepertinya berada di tengah hutan. Bahkan video itu pun sempat di-repost penerbit.

Teror dari Kuyang juga pernah menghampiri Beben. Ia mengatakan saat menuliskan cerita tentang sosok mitos itu, tetangga di sepanjang kompleks rumahnya juga mendapat gangguan serupa.

Tetangga itu, lanjut dia, punya bayi berumur setahun & sering menangis tiap malam. Bayi itu juga sempat sakit tetapi kondisi kesehatannya tak kunjung membaik hingga menciptakan keluarga itu mengungsi.

Ketika rumah itu kosong, Beben baru sadar banyak suara yg muncul, misalnya ada yg mukul di tembok, suara burung & terkesan tak biasa ketika malam tiba, hingga ada suara berisik orang yg berjalan di atap rumah.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.