• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kutil Kelamin, Penyakit Infeksi Menular yang Terus Meningkat

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
WxJvm.jpg
Kejadian kutil kelamin di Indonesia meningkat pesat pada tahun-tahun belakangan ini. Di poliklinik infeksi menular seksual Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta, kutil kelamin menduduki peringkat pertama kasus baru infeksi menular seksual pada tahun 2008-2011. Data yang sama juga ditemukan di kota Denpasar, Medan, Bandung, serta Semarang.

Angka kejadian penyakit kutil kelamin berkisar antara 20-26 persen dari seluruh infeksi menular seksual. Kutil kelamin (condylomata acuminata) disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan 11. Pada kutil kelamin, hampir 100 persen disebabkan oleh virus HPV.

Penyakit ini bisa terjadi pada pria maupun wanita. Pada wanita, kutil kelamin dapat muncul di dalam dan di luar alat kelamin, area kelamin dan juga pada leher rahim (serviks). Kutil kelamin dapat menyebabkan gejala seperti rasa terbakar, gatal, atau nyeri. Sedangkan pada pria, kutil kelamin muncul di penis atau area sekitar penis.

"Walau tidak menyebabkan kematian, tapi penyakit ini menyebabkan beban psikologis yang besar. Jika tidak ditangani, kutil kelamin juga bisa menyebabkan infeksi sampingan," kata dr.Andi Darma Putra, Sp.OG (K), dalam acara mengenai Human Papilloma Virus (HPV) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kutil kelamin yang muncul di liang vagina bisa menyebabkan perdarahan saat berhubungan seksual, komplikasi kehamilan dan persalinan. Selain itu, walau telah diobati virus penyebab kutil kelamin masih ada dalam tubuh dan dapat muncul kembali.

Penularan HPV penyebab kutil kelamin terjadi melalui berbagai jenis kontak genital. "Seseorang bisa terinfeksi HPV dari orang lain yang terinfeksi walau orang tersebut terlihat tidak menderita penyakit atau lesi. Kutil kelamin dapat muncul beberapa minggu atau bulan setelah kontak dengan orang yang terinfeksi," kata Andi.

Penanganan kutil kelamin bisa dilakukan dengan teknik pembekuan, pembakaran, atau menggunakan laser. Jika kutil kelamin tidak merespon pengobatan tersebut, dokter akan melakukan operasi untuk membuangnya.

Penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi ini diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV sehingga risiko tertular penyakit kutil kelamin, kanker serviks, serta prakanker vulva vagina, yang semuanya disebabkan oleh virus HPV, bisa ditekan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.