yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Padahal, data transaksi aktual antar bunk atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pagi tadi, rupiah berada di posisi Rp10.950 per dolar AS. Sehari sebelumnya, rupiah di level Rp10.883 per dolar AS.
Berdasarkan data di PT bunk Central Asia Tbk, kurs jual rupiah mencapai Rp11.800 per dolar AS. Sementara itu, kurs beli tercatat Rp11.300 per dolar AS.
Untuk bunk pelat merah, seperti PT bunk Negara Indonesia Tbk, kurs jual rupiah dipatok Rp11.750 per dolar AS. Kurs beli di level Rp11.250 per dolar AS.
Selanjutnya di PT bunk Danamon Indonesia Tbk, kurs jual rupiah mencapai Rp11.635 dan beli Rp11.290. Namun, di PT bunk Internasional Indonesia Tbk, kurs jual rupiah telah menembus Rp12.000 per dolar AS, dan beli Rp11.300.
Seperti dikutip Reuters, Kepala Riset Samsung Futures di Seoul, Jeong, mengatakan, konflik di Suriah meningkatkan risiko geopolitik, sehingga memberi tekanan pada mata uang Asia.
Beberapa mata uang di Asia, seperti rupee dan rupiah, dia melanjutkan, tidak mungkin mengalami pemulihan cepat. Sebab, masalahnya bukan karena likuiditas jangka pendek. "Meskipun pemerintah sudah melakukan yang terbaik, itu akan memakan waktu lama untuk menstabilkan ekonomi mereka,'' tambah Jeong.
Seperti diketahui, dua mata uang tersebut, yakni rupee dan rupiah, paling rentan terhadap rencana pengetatan stimulus moneter oleh Federal Reserve awal September nanti. Sebab, India dan Indonesia berpeluang mengalami pelebaran defisit neraca, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan membutuhkan ketahanan yang kuat untuk melaksanakan reformasi.
IHSG Rebound
Sementara itu, meski rupiah makin tertekan, pasar saham mulai menggeliat. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mampu berbalik menguat (rebound) dan kembali di atas level 4.000.
IHSG naik 58,6 poin (1,48 persen) ke level 4.026,47. Indeks saham sempat menyentuh level terendah 3.837,7 dan tertinggi 4.033,6. Nilai transaksi mencapai Rp7,4 triliun dengan volume sebanyak 11,76 juta lot.
Analis PT panen Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan, IHSG mampu keluar dari zona merah pada perdagangan hari ini, setelah pada awal sesi sempat tertekan cukup dalam hingga menembus ke bawah level 3.900.
Kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan emiten membeli kembali saham (buyback) serta rencana bunk Indonesia menggelar Rapat Dewan Gubernur darurat besok, tampaknya berhasil menenangkan pasar.
"Tapi, kami melihat, belum ada fundamental yang mampu mengubah arah pasar, IHSG masih akan bergerak dalam volatilitas tinggi," ujar dia dalam analisisnya yang diterima VIVAnews.
Investor, dia melanjutkan, masih akan wait and see atas apa yang akan diambil BI serta pemerintah dalam menghadapi gejolak krisis.