• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kuras Harta Majikan, Pembantu Ditangkap

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
JF2Ca.jpg
Seorang pembantu rumah tangga bernama Dwi AR, 46, warga Dalangan, Klaseman, RT 001/002, Gatak, Sukoharjo ditangkap polisi. Pasalnya tersangka diduga telah menguras harta majikannya, Ny Pujianti, 63, warga Kenden, Ngadirejo RT 001/003, Kartasura, Sukoharjo berupa kalung emas dan gelang seberat 86,4 gram dan uang tunai Rp10 juta.

“Penangkapan tersangka berawal setelah majikannya melaporkan kehilangan hartanya ke Polsek Kartasura. Setelah kami memeriksa dengan seksama akhirnya kami akhirnya menangkap tersangka,” ujar Kasubag Humas Polres Sukoharjo, AKP Widodo, Rabu (16/5/2012).

Menurut Widodo tersangka yang ditangkap pada 23 April lalu itu mencuri perhiasan emas berupa tiga kalung emas masing-masing seberat 9,4 gram, 13 gram dan 60 gram. Guna penyelidikan lebih lanjut tersangka kini ditahan di Mapolres Sukoharjo.

Widoso menambahkan pencurian itu terungkap setelah korban yang semula hendak mengambil uang di bawah kasur, raib. Bahkan korban semakin terkejut ketika mendapati perhiasan emas yang disimpan dalam cepuk di laci lemari juga raib. Terkait itu Ny Pujianti memberitahukan persoalan ini ke keponakannya yakni Yulia Sarwosri. “Berawal dari itulah korban melapor ke Mapolsek Kartasura,” papar Widodo.

Sementara itu Dwi yang mengenakan busana seragam tahanan Polres Sukoharjo saat diperiksa di hadapan petugas mengakui perbuatannya. Dia menyatakan pencurian yang dilakukan berulang-ulang atau bertahap sejak tahun 2008 itu dijalani karena himpitan ekonomi.

“Saya mengambil perhiasan dan uang dari majikan saya untuk membiayai sekolah dua anak saya. Yang satu sekarang sudah lulus SMA dan yang satu masih SD berusia delapan tahun,” ungkap dia sambil terisak. Dwi yang suaminya bekerja sebagai buruh serabutan itu menjelaskan, seluruh barang yang diambil itu dicuri tanpa kesulitan berarti. Sebab dia mengaku tahu tempat barang-barang tersebut disimpan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.