Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
KURANG GREGET
Sebagai makhluk yg pada kodratnya butuh Allah, sudah selayaknya kita bersandar pada Allah. Sebagai bentuk pengakuan bahwa kita memang makhluk dhaif. Makhluk yg sering khilaf. Makhluk yg seringkali masih mengandalkan kemampuan diri sendiri. Dan biasanya, bentuk penyandaran kita pada Allah adalah lewat doa. Ada ungkapan yg menyatakan bahwa dengan doa Tuhan dapat saja bakal "mempertimbangkan" untuk mengganti takdir yg bakal kita dapatkan, mengganti dari ketidakmungkinan jadi sebuah kemungkinan yg tentu saja dapat dengan mudah Tuhan lakukan.
Doa adalah ucapan yg tersurat maupun yg tersirat pada Allah. Ucapan yg biasanya berupa permintaan. Permintaan untuk pengabulan semua keharapan kita. Saking seringnya & terbiasanya kita meminta, kadang doa cuma berupa ritual harian. Hanya ada di hati & di lisan. Tanpa ada 'soul'. Kurang 'greget'. Ada sesuatu yg rasanya tidak begitu maksimal dilakukan, semacam masih ada sedikit keraguan yg mengganjal di benak.
Akan tetapi, coba rasakan saat kita mendapat ujian dari Allah. Semua doa kita mendadak terasa penuh penjiwaan. Penuh penghayatan. 'Soulful'. 'Full of greget'. Bahkan tanpa disadari kita dapat menangis dalam doa kita. Dalam sujud kita. Bahkan setiap bacaan dalam sholat seakan kita rasakan sangat syahdu & mendayu hingga menyebabkan hati seakan hanyut dalam sayu.
Memang tak mudah menghadirkan 'greget' itu tiap saat. Karena iman manusia memang up and down. Kadang butuh trigger yg kuat supaya dapat menghadirkan greget itu dalam hati. Butuh semacam teguran dulu baru merasa saya harus maksimal nih dalam setiap doaku. Gak stabil. Wajar. Karena iman stabil cuman milik malaikat. Namun, memang perlu dicoba untuk terus menghadirkan 'greget' itu. Menghadirkan rasa butuh pada Allah all the time. Saat suka maupun duka. Waktu senang, maupun sedih. Karena rasa 'greget' itulah yg dirindukan Allah. Bentuk total penyerahan hamba pada Allah. Dan semoga tak perlu meminta ujian dari Allah untuk dapat 'greget' dalam doa. Aamiin.
Hari ini 13:49
Sebagai makhluk yg pada kodratnya butuh Allah, sudah selayaknya kita bersandar pada Allah. Sebagai bentuk pengakuan bahwa kita memang makhluk dhaif. Makhluk yg sering khilaf. Makhluk yg seringkali masih mengandalkan kemampuan diri sendiri. Dan biasanya, bentuk penyandaran kita pada Allah adalah lewat doa. Ada ungkapan yg menyatakan bahwa dengan doa Tuhan dapat saja bakal "mempertimbangkan" untuk mengganti takdir yg bakal kita dapatkan, mengganti dari ketidakmungkinan jadi sebuah kemungkinan yg tentu saja dapat dengan mudah Tuhan lakukan.
Doa adalah ucapan yg tersurat maupun yg tersirat pada Allah. Ucapan yg biasanya berupa permintaan. Permintaan untuk pengabulan semua keharapan kita. Saking seringnya & terbiasanya kita meminta, kadang doa cuma berupa ritual harian. Hanya ada di hati & di lisan. Tanpa ada 'soul'. Kurang 'greget'. Ada sesuatu yg rasanya tidak begitu maksimal dilakukan, semacam masih ada sedikit keraguan yg mengganjal di benak.
Akan tetapi, coba rasakan saat kita mendapat ujian dari Allah. Semua doa kita mendadak terasa penuh penjiwaan. Penuh penghayatan. 'Soulful'. 'Full of greget'. Bahkan tanpa disadari kita dapat menangis dalam doa kita. Dalam sujud kita. Bahkan setiap bacaan dalam sholat seakan kita rasakan sangat syahdu & mendayu hingga menyebabkan hati seakan hanyut dalam sayu.
Memang tak mudah menghadirkan 'greget' itu tiap saat. Karena iman manusia memang up and down. Kadang butuh trigger yg kuat supaya dapat menghadirkan greget itu dalam hati. Butuh semacam teguran dulu baru merasa saya harus maksimal nih dalam setiap doaku. Gak stabil. Wajar. Karena iman stabil cuman milik malaikat. Namun, memang perlu dicoba untuk terus menghadirkan 'greget' itu. Menghadirkan rasa butuh pada Allah all the time. Saat suka maupun duka. Waktu senang, maupun sedih. Karena rasa 'greget' itulah yg dirindukan Allah. Bentuk total penyerahan hamba pada Allah. Dan semoga tak perlu meminta ujian dari Allah untuk dapat 'greget' dalam doa. Aamiin.
Hari ini 13:49