• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kupas Tuntas Saksi Yehova

Ajido-Marujido

IndoForum VIP: The Special One
No. Urut
10016
Sejak
31 Des 2006
Pesan
4.815
Nilai reaksi
146
Poin
63
APA ITU SAKSI YEHOVA

Nama Saksi Yehova ini didasarkan pada Yesaya 43:10-12, nama lain yang sering mereka gunakan adalah "perkumpulan Siswa-siswa Alkitab, apabila warga gereja yang kurang waspada dengan mudah tertarik. Menurut data statistik pertahun 2008 organisasi ini mempunyai 7.124.443 anggota yang aktif, tersebar di 236 negara, sedangkan di Indonesia sendiri sebanyak 20.309 pengikutnya, menurut data tersebut organisasi ini meningkat populasinya 2,1% dari tahun 2007.

"Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banayaknabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di daslam dunia" (I Yohanes 4:1-3)

Dewasa ini, banyak anggota gereja dikunjungi oleh anggota sekte Saksi Yehova yang datang ke rumah sambil menawarkan literatur yang diicetak bagus dengan harga murah seperti "Menara Pengawal" dan "Sedarlah!" Penganut Saksi Yehova yang mengaku Kristen ini bahkan mengajak anggota gereja tersebut berdiskusi mengenai ayat-ayat Alkitab sambil mewartakan ajaran mereka dengan tujuan menarik umat Kristen untuk menjadi pengikutnya, yang ternyata berbeda bahkan bertentangan dengan doktrin iman Kristen pada umumnya. Akibatnya timbulah keresahan di kalangan umat percaya. Sebetulnya kegiatan Saksi Yehova di Indonesia pernah dilarang pada tahun 1976 melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI. Namun kemudian tanggal 1 Juni 2001, SK itu dicabut oleh SK Jaksa Agung RI pula.

Memang dalam era reformasi dengan demokrasi, dan bebasnya informasi melalui internet, sudah bukan jamannya kalau umat Kristen menolak kehadiran mereka secara resmi karena itu dinilai melanggar HAM, tetapi umat Kristen dengan institusinya tentu tepat bila menolak mereka sebagai bagian dari agama Kristen karena kelompok Saksi Yehova menolak Yesus sebagai Allah yang datang dalam rupa manusia untuk menebus orang yang percaya kepada-Nya. Mereka juga menyatakan bahwa Alkitab banyak salah terjemahannya, lalu mereka membuat terjemahan Alkitab sendiri New World Translation of Holy Scripture yang isinya banyak memutar-balikkan kebenaran Firman Allah, jadi berbeda dengan kekristenan secara umum.

TOKOH SAKSI YEHOVA
  1. Charles Taze Russel
    Saksi Yehova di dirikan oleh Charles Taze Russel pada tahun 1852-1916 yang semula adalah anggota gereja Presbyterian, kemudian terpengaruh Adventisme soal ajaran akhir zaman, ajaran Christadelphian yang berbeda dengan ajaran Kristen dan paham Unitarianisme (yang berakar pada pandangan Arius dari abad ke-4), yang menolak Trinitas (Tritunggal). Ajaran SAKSI YEHOVA bukanlah merupakan exegese dari Alkitab tetapi lebih merupakan ajaran para tokohnya. Salah satu buku utama mereka adalah karya Russel yang berjudul "Studies in the Scripture" (Penyelidikan Alkitab) yang memiliki otoritas yang sangat tinggi. Pada tahun 1879 Russel membentuk kelompok Bible Study dan terpilih sebagai pemimpinnya, bahkan menetapkan Russel sebagai pendeta. Kemudian Kelompok ini menerbitkan sebuah majalah yang sekarang dikenal Watchtower (Menara Pengawal).

    menarapelajaran2525jpgs.jpg


    Russel beberapa kali meramal tentang kedatangan Kristus yang kedua kalinya, yaitu tahun 1874. Karena meleset, ia mengubahnya menjadi tahun 1914, tetapi meleset lagi. Untuk menutupi kegagalan nubuatnya, ia lalu mengatakan bahwa pada tahun 1914 itu Yesus memang sudah datang kedua kalinya, tetapi Ia datang secara rohani, sehingga tidak terlihat. Russel juga mengajarkan bahwa tidak ada neraka sebagai tempat penghukuman kekal bagi orang-orang jahat, sebab setiap orang jahat akan ditiadakan/dimusnahkan (annihilated) pada saat ia mati.

    Semasa hidupnya, Russel terlibat dengan beberapa kasus penipuan dengan menjual gandum ajaib, perzinahan sehingga diceraikan oleh istrinya, melakukan sumpah palsu dalam pengadilan. Russel juga mengaku mengerti bahasa Ibrani, Yunani dan Latin, padahal akhirnya terbukti ia sama sekali tidak mengerti bahasa-bahasa itu.
  2. Joseph Franklin Rutherford
    Setelah Russel meninggal, Rutherford (1869-1942) menjadi pemimpin SAKSI YEHOVA, ia pertama kali mengenal ajaran Russel ini melalui beberapa wanita yang mengunjungi kantornya sambil menjual majalah Watchtower. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang hukum kelak sering membuat lembaga atau persekutuan Menara Pengawal ini melibatkan diri dalam berbagai masalah yang menyangkut hukum.

    Rutherford mengajar pengikutnya untuk menolak kewajiban masuk militer. Dia juga menolak member hormat pada bendera Negara karena dianggap kafir. Rutherford memulai penerbiatan majalah Awake! (Sedarlah!) Watchtower (Menara Pengawal).
  3. Nathan H. Knorr
    Nathan H. Knorr (1905-1977) menjadi pemimpin ketiga setelah Rutherford meninggal. Dia memulai jabatan presiden ketika lembaga itu sedang menghadapi masa-masa sulit. Masyarakat di Amerika Serikat sering bertindak kejam terhadap penganut Saksi Yehova. Ribuan orang Saksi Yehova dipenjarakan karena menolak dinas wajib militer pada Perang Dunia ke-II. Menyadari keadaan ini, Knorr berupaya menampilkan Saksi Yehova lebih simpatik, tidak lagi agresif dan konfrontatif sperti pada masa Rutherford, sehingga lebih diterima oleh masyarakat.

    Knorr mengajarkan bahwa transfusi darah tidak sesuai dengan Alkitab. Prestasi terbesar pada masa kepresidenannya dengan menerbitkan Alkitab terjemahan mereka sendiri, yakni New World Translation of Holy Scripture pada tahun 1961. Mereka mengklaim bahwa terjemahan inilah yang paling sesuai dengan naskah asli Alkitab, padahal para penerjemah, termasuk Knorr tidak bisa bahasa asli Alkitab yaitu Ibrani dan Yunani.
  4. E.W. Franz
    Franz menduduki jabatan kepresidenan pada usia 84 tahun namun masih sehat, ia dipandang Saksi Yehova sebagai pakar dengan kecerdasan luar bisaa. Ia dapat berbicara dengan lancar dalam lima bahasa, yaitu : Yunani, Jerman, Spanyol, Latin dan Inggris. Dialah sumber utama seluruh ajaran Saksi Yehova selama kurun waktu yang panjang itu. Franz adalah penulis dan peneliti; kuat dugaan bahwa dialah penulis terselubung (ghostwriter) dari sebagian besar tulisan atas nama Rutherford.
sumber: http://indoforum.org/blog.php?b=777
 
Bahaya Saksi Yehova

Ada beberapa alasan mengapa penganut Saksi Yehova berbahaya bagi anggota jemaat gereja Kristen, terutama yang kurang mendalami Firman Tuhan.
  1. Saksi Yehova ini mirip Kristen
    Penganut Saksi Yehova selalu mengaku dirinya sebagai orang Kristen dari gereja Kristen, yang berkeliling untuk memberitakan Injil. Mereka juga menggunakan Alkitab yang digunakan orang Kristen sekalipun mereka mempunyai kitab suci mereka sendiri yaitu New World Translation (Terjemahan Dunia Baru). Saksi Yehova juga melakukan sakramen Baptisan maupun Perjamuan Kudus.
  2. Saksi Yehova giat sekali dalam memberitakan Injil
    Penekanan pelayanan pemberitaan Injil secara luar bisaa, selain menjadikan mereka sebagai sekte yang paling berbahaya, sekte ini juga mengalami pertumbuhan yang luar biasa pesatnya. Mereka bisa bertumbuh begitu pesat karena Saksi Yehova tidak membedakan antara pendeta dengan orang awam. Semua anggota didorong dan dilatih untuk memberitakan Injil, khususnya kepada orang Kristen yang tidak terlalu mengerti Alkitab. Diperkirakan sekitar 40% dari mereka aktif dalam memberitakan Injil, dibandingkan orang Kristen sendiri khususnya di Indonesia mungkin hanya 1% yang memberitakan Injil. Sikap militan dan agresif dalam penginjilan ini, disertai kerelaan mengorbankan waktu, tenaga dan uang demi gerakan mereka, membuat sekte ini makin berbahaya.
  3. Saksi Yehova menggunakan literatur dengan hebat
    Tidak ada agama atau bidat lain diseluruh dunia yang bisa menandingi Saksi Yehova dalam penggunaan literature. Mereka menerbitkan banyak buku dan traktat, tetapi terutama The Watchtower (Menara Pengawal) rata-rata 37.100.000 eksemplar, dan Sedarlah! dicetak rata-rata 35.754.000 eksemplar dalam 78 bahasa. Semua data itu adalah data pada awal 2008; kini pasti telah bertambah banyak. mulai tahun 1879 dan kini mencapai

    Jemaat dianjurkan untuk tidak membeli literatur mereka dengan alasan apapun juga. Kalau mereka memberikan traktat, majalah atau buku mereka, jangan sembarangan memberikannya kepada lain orang dan juga jangan meletakkan sembarangan di rumah. Karena bisa-bisa literlatur itu dibaca anak-anak kita sehingga menyesatkan mereka.
  4. Ajaran Saksi Yehova sederhana dan mudah diterima akal
    Ajaran Saksi Yehova kelihatannya lebih sederhana dan lebih mudah diterima oleh akal, dibandingkan dengan ajaran Kristen (khususnya tentang Allah Tritunggal). Banyak orang Kristen yang kurang paham tentang doktrin Allah Tritunggal akhirnya menjadi pengikut Saksi Yehova. Ingat, penyesatan selalu berhubungan dengan doktrin, sehingga orang Kristen yang lemah dalam hal doktrin mudah disesatkan.
  5. Saksi Yehova melakukan indoktrinasi yang kuat
    Penganut Saksi Yehova di indoktrinasi kuat sekali dalam doktrin mereka dan biasanya cukup banyak hafal ayat Alkitab, sementara banyak orang Kristen yang malas datang ke Pemahaman Alkitab dan merasa cukup kalau bisa ke gereja sekali seminggu. Akibatnya banyak jemaat yang tidak tahu apa-apa tentang Alkitab. Ini lalu menyebabkan banyak orang Kristen yang kalau menghadapi Saksi Yehova memilih untuk mengambil jalan yang paling gampang, yaitu mengusir mereka. Tetapi kalau kita memilih tindakan ini, maka kita gagal mentaati perintah Yesus Kristus untuk memberitakan Injil kepada semua orang, termasuk penganut Saksi Yehova.

    Umumnya langkah indoktrinasi Saksi Yehova adalah :
    • Menjual bahan cetakan.
    • Mengunjungi pembeli.
    • Mengadakan pelajaran Alkitab pribadi dirumah, biasanya menggunakan buku "Karena Allah itu Benar Adanya".
    • Kelompok belajar (studi grup) yaitu perhimpunan orang yang sudah lebih dulu belajar (baca: diindoktrinasi) di rumah masing-masing.
    • Undangan ke Balai Kerajaan (tempat pertemuan anggota Saksi Yehova), yang dibahas pelajaran Alkitab, doktrin dan organisasi Saksi Yehova. Majalah Menara Pengawal (Watchtower) merupakan bahan pelajaran yang utama.
    • Calon anggota diutus sebagai penjual bahan cetakan (biasanya didampingi dulu oleh anggota lain yang terlatih).
    • Calon anggota harus dibaptis sebagai anggota resmi organisasi Saksi Yehova.
    Jika pengikut Saksi Yehova dipersiapkan luar biasa, sebaliknya jarang ada gereja yang menyiapkan jemaatnya untuk bisa menghadapi Saksi Yehova, sehingga dalam perdebatan antara orang Kristen dengan Saksi Yehova, hampir selalu Saksi Yehova yang menang. Karena itu jemaat perlu mempelajari buku-buku yang ditulis oleh orang Kristen tentang Saksi Yehova atau dengan mengikuti khotbah di gereja tentang bagaimana caranya menghadapi Saksi Yehova.
  6. Saksi Yehova mempunyai cara berargumentasi yang kuat

    Dalam pelajaran Alkitabnya, setiap Saksi Yehova diajar untuk menjawab pertanyaan/keberatan dari orang-orang luar dan mereka mempunyai cara berargumentasi yang kuat, tetapi seringkali licik. Ini nampak dalam literatur mereka.

    Beberapa ciri mereka dalam berargumentasi :
    • Memberikan sebanyak mungkin kutipan, tak peduli dari sumber kafir atau sesat.
    • Dalam mengutip, baik ayat Alkitab, Encyclopedia maupun kata-kata seseorang, mereka sering mengutip sebagian. Sehingga artinya menjadi beda dengan apa yang seharusnya.
    • Menggunakan macam-macam versi kitab suci, bahkan yang tidak lazim dipakai, dan bahkan yang salah. Asal itu mendukung pandangan mereka.
    • Dalam penafsiran, mereka sering mengambil ayat Alkitab keluar dari konteks (out of context), sehingga tampaknya bertentangan dengan ayat lain dalam Alkitab.
    • Mengubah ayat; ini sering mereka lakukan dalam New World Translation (Alkitab terjemahannya). Karena itu kalau berdebat dengan mereka, jangan mau pakai Alkitab terjemahan mereka.
sumber: http://indoforum.org/blog.php?b=778
 
Ajaran Saksi Yehova dan Sikap Gereja Bethel Indonesia

Saksi Yehova mempunya tujuh ajaran utama yaitu :
  1. Tritunggal (Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus)
    Menurut ajaran Saksi Yehova, hanya ada satu Allah yaitu Yehova dan tidak mempercayai ke Tritunggalan Allah. Ajaran Tritunggal diyakini berasal dari bangsa kafir yang mempercayai dewa-dewa dan menganggap pencipta ajaran itu sesat. Yesus Kristus adalah ciptaan Allah yang mula-mula, Dia hanyalah allah/suatu ilah/god yang dinamakan Mikhael atau Logos (Firman) sebelum datang kedunia, lalu dinamakan Yesus selama Ia merawat dunia. Karena Yesus bukan Allah, maka sembah dan doa tidak boleh ditunjukkan kepada Yesus tetapi hanya kepada Bapa/Yehova saja. Saksi Yehova juga tidak mengakui keunikan pribadi Yesus dengan dua sifat yaitu sebagai Allah sejati dan manusia sejati. Dengan demikian Saksi Yehova menyangkal keilahian Yesus. Roh Kudus bukanlah pribadi Allah melainkan hanya tenaga aktif, kuasa dari Allah Bapa.

    Sikap GBI (Gereja Bethel Indonesia) :
    • GBI meyakini ke Tritunggalan Allah, Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah tiga pribadi dari Allah yang Esa, bisa dibedakan tapi tidak bisa dipisahkan satu dalam hakekat-Nya, serupa dalam sifat-Nya, sama dalam kuasa dan kemulian-Nya (Mat.3:16-17; 28:18-20, 2 Kor 13:13).
    • GBI juga mengimani keilahian Yesus, Yesus bukan ciptaan Allah tapi Dialah sang Pencipta yang telah berinkarnasi menjadi manusia (Yoh 1:1-2,14). Yesus adalah permulaan dari ciptaan Allah (Wah 3:14), artinya Dialah sumber/penyebab dari semua ciptaan (Yoh 1:3), bukan ciptaan Allah yang mula-mula. Yesus adalah pribadi kedua dari Allah Tritunggal. Yesus adalah satu pribadi dengan dua sifat: ilahi dan insani, Allah sejati 100% dan manusia sejati 100%.
    • Roh Kudus bukan hanya kuasa Allah tapi pribadi ilahi, pribadi ketiga dari Allah Tritunggal, yang setara dengan Bapa dan Anak.
  2. Alkitab
    Menurut Saksi Yehova, Alkitab tidak mengandung kesalahan, karena ditulis oleh orang-orang yang mencatat dengan cermat amanat yang didiktekan Allah. Tetapi Alkitab yang kita pakai sekarang mengandung banyak salah terjemahan. Penganut Saksi Yehova dilarang mempelajari Alkitab tanpa menggunakan tafsiran resmi dari organisasi Saksi Yehova, bahkan mereka membuat versi terjemahan Alkitab sendiri yang disebut New World Translation (Terjamahan Dunia Baru) yang mendukung doktrin Saksi Yehova yang diciptakan oleh para tokoh pendirinya.

    Sikap GBI :
    GBI mengimani bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhamkan oleh Roh Kudus kepada hamba-hamba-Nya yang diurapi. Sejak pengilhaman, penulisan, pembacaan dan pemberitaan, Roh Kudus terus bekerja dalam mengaplikasikan Alkitab sebagai Firman Allah dalam hidup orang beriman. GBI menolak otoritas dan tafsiran Saksi Yehova sebagai syarat mutlak dan satu-satunya tafsiran yang paling benar untuk mempelajari Alkitab. Ayat-ayat Alkitab harus dipahami sesuai konteksnya dan tidak boleh dipetik/diambil satu-satu, lepas dari hubungan kalimat, lalu dipaksakan berderet kembali secara kaku menjadi suatu rentetan 'ayat-ayat bukti' yang menyokong kepercayaan yang dianut, seperti yang biasa dilakukan oleh Saksi Yehova.
  3. Manusia
    Manusia adalah jiwa sebagai gabungan debu tanah dan napas Allah dan hakekatnya sama dengan binatang pada umumnya. Bila manusia mati, maka jiwa itu mati bersamanya, jadi tidak ada kehidupan kekal, kecuali bagi penganut Saksi Yehova sebanyak 144.000 orang pilihan yang akan masuk sorga, sedangkan penganut Saksi Yehova lain akan tinggal di firdaus, yakni di bumi ini. Yang lain akan dimusnahkan. Kematian di dunia diyakini masuki dalam status 'tidur rohani' yang menunggu hari penghakiman apakah akan masuk kekekalan: sorga atau firdaus di bumi atau justru dimusnahkan hingga habis lenyap.

    Sikap GBI :
    GBI menolak ajaran ini sebab Alkitab dengan jelas menunjuk kehidupan sesudah mati bagi jiwa manusia. Manusia bukan sekedar debu tanah saja, tetapi mempunyai sifat jiwa yang kekal, baik itu di surga ataupun di neraka (Luk 6:19-31).
  4. Penebusan dan Keselamatan
    Ajaran Saksi Yehova tidak percaya akan penebusan oleh darah Yesus di kayu salib yang membawa keselamatan. Yesus dianggap mati di tiang siksaan dan kemudian bangkit dalam roh saja. Manusia harus melakukan perbuatan baik untuk memperoleh hidup kekal dalam kerajaan teokratis atau akan musnah/habis, perbuatan baik yang paling ditekankan adalah penginjilan (menyebarkan ajaran Saksi Yehova). Ajaran tentang dosa, pertobatan, pengampunan, kasih dan darah Kristus dalam penebusan dosa diabaikan. Penganut Saksi Yehova tidak mempunyai keyakinan keselamatan (karena ragu-ragu apakah akan masuk kelompok 144.000 orang pilihan, tinggal di firdaus bumi ataukah dimusnahkan). Sesungguhnya fanatisme penganut Saksi Yehova lebih didasarkan pada ketakutan akan pemusnahan dalam perang Armagedon dan harapan mudah-mudahan bisa masuk dalam kerajaan firdaus di bumi.

    Sikap GBI :
    GBI mengimani peran penebusan Kristus bagi keselamatan manusia, Kristus telah menebus kita di kayu salib (1 Pet 2:24-25). Yehova adalah penebus (Yes 43:1) demikian juga Kristus (1 Pet 1:18-19), Yehova adalah satu-satunya Juruselamat (Yes 43:11), demikian juga Kristus (Kis 4:12). Umat Kristen telah dijanjikan dengan jelas oleh Allah tentang keselamatan (Yoh 3:16), karena Yehova/Bapa adalah Yesus sendiri. Sukacita dan jaminan keselamatan inilah yang perlu kita beritakan kepada Saksi Yehova agar mereka bisa hidup dengan damai dan sejahtera karena telah didamaikan dengan Allah oleh penebusan darah Yesus di atas kayu salib.

    Alkitab juga mengajarkan bahwa keselamatan diberikan kepada manusia sejak kita percaya dan tidak perlu menunggu sampai akhir zaman di firdaus (Luk 23:43, Wah 14:13). Saksi Yehova mengajar tentang keselamatan melalui amal baik atau usaha sendiri, tetapi Alkitab dengan jelas menyebutkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah, dan perbuatan baik adalah buah yang keluar dari kehidupan orang percaya dan bukan sebaliknya (Ef 2:8-10, Tit 2:11-14).
  5. Neraka dan Sorga
    Saksi Yehova tidak percaya bahwa neraka adalah tempat siksaan kekal yakni lautan api, neraka hanya dianggap sekedar terjemahan dari kata sheol (Ibrani) dan hades (Yunani) yang menunjuk kepada tempat kuburan, dan gehenna yaitu tempat pemusnahan. Mati adalah tidur rohani sampai akhir zaman, setelah itu ada tiga kemungkinan bagi manusia, yaitu :
    • Masuk sorga, untuk 144.000 orang pilihan sesuai Wahyu 7:4 yang ditafsirkan secara harafiah. Tapi kini sorga sudah penuh, sehingga penganut Saksi Yehova kini tidak akan masuk sorga.
    • Firdaus di bumi baru yang nanti akan disempurnakan. Penganut Saksi Yehova berharap tinggal di sini.
    • Kalau tidak, maka bersama orang non Saksi Yehova akan dimusnahkan case to exist! Tidak ada penghukuman di lautan api neraka. "Lautan api yang berkobar dan membara" adalah hanya sekedar ungkapan kiasan, yang berarti bahwa tidak ada kebangkitan bagi ciptaan yang jahat. Saksi Yehova menyangkal adanya hukuman kekal dalam neraka bagi orang jahat.

      Perlu diketahui, semula Saksi Yehova hanya percaya sorga untuk 144.000 orang pilihan atau musnah. Tetapi sekitar tahun 1931 ketika jumlah anggota Saksi Yehova telah melampaui 144.000 orang jadi sorganya tidak cukup, mereka lalu menciptakan doktrin firdaus bagi anggota Saksi Yehova yang tidak kebagian tempat di sorga. Saksi Yehova menganggap bahwa firdaus ini menunjuk kepada bumi baru yang disempurnakan dan itu belum ada pada jaman sekarang ini.

    Sikap GBI :
    GBI percaya akan pernyatan Alkitab yang berbicara mengenai realita neraka sebagai tempat siksaan yang kekal yaitu lautan api bagi orang berdosa yang menolak anugerah Allah dalam Yesus (Mat 5:22; 10:28; 25:46, Mrk 9:43-48, Wah 20:14-15). Keberadaan neraka bukan hanya kiasan, tetapi kenyataan kekekalan.

    GBI mengimani bahwa pada akhir zaman akan ada kebangkitan orang mati, orang beriman akan bangkit untuk menerima hidup kekal dan orang jahat akan menerima hukuman kekal. Orang berdosa yang tidak percaya Yesus akan dihukum dalam neraka. Bukannya dimusnahkan/habis.

    GBI menolak pandangan bahwa sorga itu sudah penuh untuk 144.000 orang saja, karena Yesus berkata dalam Yoh 14:12 "Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu".

    GBI juga menolak pandangan bahwa firdaus itu adalah bumi yang kelak disempurnakan, karena Yesus dan juga Paulus menyatakan bahwa firdaus itu sudah ada sekarang (Luk 23:43 "hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam firdaus". Dan 2 Kor 12:4 "ia tiba-tiba diangkat ke firdaus").
  6. Kedatangan Kristus kedua kalinya dan Kerajaan 1000 tahun
    Menurut Saksi Yehova pada saat kedatangan Yesus kedua kali akan terjadi perang Armagedon yang merupakan perang terakhir antara Allah dan iblis dan organisasi-organisasinya termasuk agama, gereja dan negara. Mereka yang menolak ajaran Saksi Yehova akan dimusnahkan bersama iblis dan kerajaan dunianya dan mereka yang menjadi Saksi Yehova akan memperoleh hak dalam kerajaan seribu tahun sebagai bagian 144.000 umat pilihan yang nantinya mewarisi sorga dan sisanya akan menempati kerajaan teokratis yakni firdaus di bumi baru. Yesus diramalkan kembali pada tahun 1918, 1921, 1925, 1941, 1975 dan 1992 tetapi semuanya merupakan nubuatan kosong.

    Sikap GBI :
    GBI mengajarkan kebenaran tentang eskhatologi Alkitabiah seperti yang dirumuskan dalam Pengakuan Iman GBI dan Pengajaran Dasar GBI. Setiap orang yang menerima Yesus sebagai Juruselamat serta setia mengiringi Dia sampai akhir hidupnya oleh anugerah Allah berhak mewarisi Kerajaan Seribu Tahun dan masuk sorga, tidak terbatas hanya 144.000 orang. Angka 144.000 dan istilah-istilah kiasan lainnya dalam kitab Wahyu adalah bahasa lambang apokalyptik yang tidak boleh ditafsirkan secara harafiah. GBI juga menolak untuk meramalkan waktu kedatangan Kristus, karena tentang hal itu hanya Bapa yang tahu (Mat 24:36).
  7. Berbagai larangan dan pantangan
    Penganut Saksi Yehova diwajibkan mengikuti berbagai pantangan, mereka dilarang berjudi, merokok, mabuk-mabukan, merayakan hari-hari raya tradisional dan populer termasuk Natal dan Paskah, memberi hormat pada bendera, memasuki dinas militer, ikut dalam pemilihan umum dan menjadi pegawai negeri. Mereka menganggap bahwa pemerintah adalah alat iblis.

    Umat Saksi Yehova juga dilarang makan darah ataupun menjalani transfusi darah (baik sebagai donor maupun resipien). Alasannya adalah darah sama dengan kehidupan atau nyawa yang sangat suci dan berharga. Ini pulalah alasannya kenapa Saksi Yehova menolak dinas militer, karena dianggap mengijinkan pertumpahan darah dan pembunuhan (sebetulnya peraturan Saksi Yehova yang melarang transfusi darah secara tidak langsung membuat mereka menjadi 'pembunuh' karena mengakibatkan banyak penganut ajaran Saksi Yehova meninggal, padahal seharusnya masih bisa ditolong.

    Sikap GBI :
    GBI tidak melarang warga jemaatnya untuk merayakan hari-hari raya trandisional dan umum yang lazim di tengah masyarakat sepanjang hal itu tidak mengandung unsur penyembahan berhala dan kompromi iman.

    GBI tidak melarang warganya untuk ambil bagian dalam pelaksanaan peraturan dan penyelenggara negara di dunia ini sepanjang tidak bertentangan dengan Firman Tuhan.

    GBI juga tidak melarang warganya menjalani transfuri darah (sebagai donor maupun resipien) sepanjang hal itu bertujuan untuk menolong dan menyelamatkan manusia dan dinyatakan aman secara medis.
sumber: http://indoforum.org/blog.php?b=779
 
Cara Bersaksi Kepada Saksi Yehova

BERSAKSI KEPADA SAKSI YEHOVA
Setelah mempelajari kesesatan pemahaman dari ajaran Saksi Yehova, maka sebagai murid Kristus yang sejati kita perlu menyadarkan mereka akan kekeliruannya, walaupun hal itu tidaklah mudah. Beberapa langkah praktis untuk melakukannya adalah sebagai berikut :
  • Tentunya kita harus memiliki pemahaman Alkitab yan solid terlebih dahulu sebelum berusaha memenangkan mereka, karena itu bacalah Alkitab setiap hari dan ikutilah kelas-kelas pemuridan atau pemahaman Alkitab di gereja. Bacalah pula buku-buku rohani yang berkaitan dengan doktrin kepercayaan atau iman Kristen.
  • Perlakukan penganut Saksi Yehova secara sopan, hargai mereka sebagai pribadi dan cari hal-hal dimana ada persetujuan pendapat serta kemungkinan menggunakannya sebagai pembuka jalan untuk membetulkan kesalahpahaman Saksi Yehova. Lihat bagan di bawah ini :
    KEPERCAYAAN SAKSI YEHOVA
    picture50.png
  • Ajak Saksi Yehova mengamati Alkitab ayat demi ayat, pasal demi pasal, bukan mencari 'ayat bukti' dari berbagai tempat di Alkitab untuk mempelajari keilahian Yesus misalnya Kitab Kolose dan Yohanes, selain membahas masalah kepercayaan ceritakanlah pengalaman pribadi anda dengan Kristus dan juga kepastian keselamatan yang anda miliki di dalam Dia karena penebusan Kristus.
  • Pinjamkan bahan cetakan yang memuat ajaran Kristen yang benar, terangkanlah jalan keselamatan kepada mereka yaitu dengan cara beriman kepada Yesus bukan melalui amal perbuatan. Ef 2:8-9 mencatat "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri".
  • Doakan mereka dan rebut mereka dari penyesatan si jahat, setelah itu bimbing mereka agar menjadi orang Kristen yang bertumbuh secara rohani. Yakobus 5:19-20 "Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa". Amin.
sumber: http://indoforum.org/blog.php?b=780
 
Thank's alot for this nice article Kk.....

gw sendiri juga orang GBI dan gw rasa gw membutuhkan info ini.

Memang di kahir jaman ini, penyesatan dilakukan dengan cara yang tersembunyi dan membuat orang yang tidak dewasa rohani dapat terjebak didalamnya.

Gw belum pernah bertemu dengan misionaris dari SY sebelumna tapi pernah memperoleh Buletin Bulanan mereka dari seorang teman.

Yang ini gw pernah baca:

Penebusan dan Keselamatan
Ajaran Saksi Yehova tidak percaya akan penebusan oleh darah Yesus di kayu salib yang membawa keselamatan. Yesus dianggap mati di tiang siksaan dan kemudian bangkit dalam roh saja. Manusia harus melakukan perbuatan baik untuk memperoleh hidup kekal dalam kerajaan teokratis atau akan musnah/habis, perbuatan baik yang paling ditekankan adalah penginjilan (menyebarkan ajaran Saksi Yehova). Ajaran tentang dosa, pertobatan, pengampunan, kasih dan darah Kristus dalam penebusan dosa diabaikan. Penganut Saksi Yehova tidak mempunyai keyakinan keselamatan (karena ragu-ragu apakah akan masuk kelompok 144.000 orang pilihan, tinggal di firdaus bumi ataukah dimusnahkan). Sesungguhnya fanatisme penganut Saksi Yehova lebih didasarkan pada ketakutan akan pemusnahan dalam perang Armagedon dan harapan mudah-mudahan bisa masuk dalam kerajaan firdaus di bumi.

Sikap GBI :
GBI mengimani peran penebusan Kristus bagi keselamatan manusia, Kristus telah menebus kita di kayu salib (1 Pet 2:24-25). Yehova adalah penebus (Yes 43:1) demikian juga Kristus (1 Pet 1:18-19), Yehova adalah satu-satunya Juruselamat (Yes 43:11), demikian juga Kristus (Kis 4:12). Umat Kristen telah dijanjikan dengan jelas oleh Allah tentang keselamatan (Yoh 3:16), karena Yehova/Bapa adalah Yesus sendiri. Sukacita dan jaminan keselamatan inilah yang perlu kita beritakan kepada Saksi Yehova agar mereka bisa hidup dengan damai dan sejahtera karena telah didamaikan dengan Allah oleh penebusan darah Yesus di atas kayu salib.

Sekalipun yang TS sampaikan adalah tanggapan dari GBI, namun gw rasa untuk deominasi lainna juga nggak jauh berbeda.

/no1 /no1 /no1

^
Yeeeh....

2 Yohanes 1:7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
2 Yohanes 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.
2 Yohanes 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.

Pikir aja sendiri Luc. ^_^
 
manteb gila... besok gue GRP dah.. artikel mantab :D
 
kalau saya malas berdebat, maunya sih coba-coba kasih pengertian dan rebut mereka dari ketersesatan ajaran mereka....
wew lama loh hadapi orang-orang seperti mereka....
mereka sih berani korban waktu dsb, tapi buat saya waktu2 begitu padat dan sibuk jadi enggan saja....
padahal mereka juga perlu diselamatkan loh sebenarnya /sob
 
iya bener cc effie mereka harusnya perlu kita selamatkan dan bawa ke gereja dan menerima TUHAN sebagai juruselamat 1-1nya bagi mereka yang sesat /no1
 
kk ajido... boleh gak gw copy ke blog gw yang baru ntar? buat tulisan2 awal. :)

gw pengen komen soal pelarangan donor/transfusi darah, apakah mereka tidak tahu isi dari 1 Yohanes 3:16? :)
1 Yohanes 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
jadi, sudah siapkah saudara-saudara? jika Yohanes 3:16 berbicara tentang janji, 1 Yohanes 3:16 berkata tentang kewajiban kita. :)

soal wajib militer, bukankah Allah juga menganjurkan untuk membela negara kita? Makanya Allah mengizinkan bangsa Israel perang.
 
Kk ajido..ijin copas juga yah......

bukan buat dipublikasikan sih...tapi buat materi dan salah satu e-book na STT.

thx yah..GB
 
boleh, tapi tolong sertakan URL sumbernya yah:
Kode:
https://www.forum.or.id/showthread.php?t=78205
 
^
Wokaaaaay Kk..../no1 /no1

ntar saya kirimin model pdf ebook na kalo dah jadi + lihat embedded link na di preference.

GBU
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.