• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kunci Jawaban UN Ditemukan Beredar di Kediri

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
8nLqb.jpg

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat tahun 2013 di Kota Kediri, Jawa Timur, masih diwarnai peredaran kunci jawaban.

Hal tersebut terungkap setelah ditemukannya kertas berisi kunci jawaban di dalam ruang ujian. Informasi yang dihimpun, kunci jawaban itu diketemukan berada di bawah kursi duduk seorang pelajar perempuan peserta ujian di salah satu SMA oleh seorang pengawas.

Siswi yang bersangkutan sempat dibawa ke ruang pengawas untuk dimintai keterangan dan akhirnya diperbolehkan pulang. Joko, Ketua Tim Pemantau Independen yang dikonfirmasi mengenai temuan itu, mengaku tidak mengetahuinya dan tidak ada laporan yang masuk kepadanya.

"Enggak ada, mungkin hanya isu. Ini semua (petugas pemantau) juga sudah selesai mengumpulkan laporan," kata Joko saat dihubungi Kompas.com.

Hal senada juga disampaikan oleh Noto, Kepala Bidang pendidikan Menengah Umum Dinas Pendidikan Kota Kediri. Ia membantah adanya temuan itu. "Enggak benar, saya sudah kroscek ke kepala sekolahnya langsung," katanya saat dihubungi wartawan.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Kediri, Syamsul Umam tidak membantah adanya temuan itu. Ia membenarkan adanya pengawas yang menemukan kertas berisi kunci jawaban. Syamsul berharap peserta ujian tidak mempercayainya karena dapat menyesatkan. Meskipun demikian, Umam menambahkan, pihaknya akan merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan agar memperketat peraturan pengawasan di sekolah. " Supaya kejadian itu tidak terulang lagi," imbuh Syamsul.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.