cleric_preston
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 12309
- Sejak
- 4 Mar 2007
- Pesan
- 430
- Nilai reaksi
- 28
- Poin
- 28
orang mabok
Tengah malam itu dua orang pemabuk berat saling berdebat satu sama lain sambil sesekali mereka tengadah ke langit.
A: "Matahari kok sinarnya nggak panas ya bro …" sambil nunjuk ke bulan.
B: "Mana ada matahari tengah malam begini.. itu mah bintang tau.."
A: "Matahari ah..!!"
B: "Bintang.. bintang.. bintang..!!!"
Tiba-tiba lewatlah C, seorang pemuda asing yang dari wajahnya keliatan culun abis. Kedua pemabuk itu sepakat untuk memastikan apakah itu matahari atau bintang.
A dan B: "Mas .. mas.. tanya nih, itu matahari apa bintang ya..?" sambil menunjuk ke bulan.
C: "Oh..kurang tau ya … saya bukan orang sini."
==================================================
Konsultasi ke Dokter
seorang pria ditemani seorang wanita mendatangi ruang praktek dokter.
' Ada yang bisa saya bantu?', tanya si dokter.
'Dok', sahut si pria, 'Tolong dokter perhatikan sementara kami melakukan
seks, nanti tolong beritahu apa ada yang salah'
Meskipun agak heran, si dokter setuju. Pasangan itu melepas
pakaian dan mulai melakukan seks di depan sang dokter. Sesudahnya
dokter itu berkata,
'Hm...tak ada yang salah dengan kalian'. Mereka membayar, lalu beranjak
pergi.
Minggu depannya pasangan itu muncul lagi, dan kembali meminta dokter
melakukan hal yang sama. Tidak ada kelainan. Mereka membayar dan pergi.
Ketika minggu ketiga mereka muncul lagi, si dokter berkata, 'Saya tidak
habis pikir. Kan sudah saya bilang tak ada problem yang
saya temukan, kenapa Anda berdua masih mendatangi saya?'
Dengan malu-malu si pria berkata, 'Ehm...sebenarnya
begini Dok. Dia ini selingkuhan saya. Kami nggak mungkin melakukannya di rumah
masing-masing.
Trus kalo di hotel kena 300 ribu. Di sini kami Cuma bayar 100 ribu, dan
bisa di-reimburse lagi kwitansinya ke HRD'.
=================================================
baru jadi dokter
adi, si dokter muda , baru saja kelar PTT di daerah terpencil di Yahukimo Papua. Sekarang ia baru boleh buka praktek untuk umum. Betapa senangnya adi menjalani hari pertamanya sebagai dokter umum.
Sekretarisnya, titi, memberitahu bahwa ada seorang laki-laki ingin menemuinya. "Asyik, pasien pertamaku!" batinnya.
adi pun meminta titi, sekretarisnya, mempersilakan laki-laki itu masuk. adi pun pura-pura sibuk. Ia mengangkat telpon dan pura-pura sedang online.
"Ya, benar sekali. Ongkosnya 200 ribu. Ya, saya tunggu Anda pukul 4 sore nanti. Oke. Jangan telat, saya sibuk sekali," kata adi pura-pura bikin janji dengan pasien di ujung telepon.
Ia kemudian meletakkan gagang telepon dan menatap laki-laki yang duduk di hadapannya.
"Maaf, saya membuat Bapak nunggu lama. Apa keluhan Bapak?" tanya adi berwibawa.
"Ah, nggak ada yang sakit, kok, Dok," kata laki-laki itu.
"Saya petugas Telkom yang mau pasang telepon."
Tengah malam itu dua orang pemabuk berat saling berdebat satu sama lain sambil sesekali mereka tengadah ke langit.
A: "Matahari kok sinarnya nggak panas ya bro …" sambil nunjuk ke bulan.
B: "Mana ada matahari tengah malam begini.. itu mah bintang tau.."
A: "Matahari ah..!!"
B: "Bintang.. bintang.. bintang..!!!"
Tiba-tiba lewatlah C, seorang pemuda asing yang dari wajahnya keliatan culun abis. Kedua pemabuk itu sepakat untuk memastikan apakah itu matahari atau bintang.
A dan B: "Mas .. mas.. tanya nih, itu matahari apa bintang ya..?" sambil menunjuk ke bulan.
C: "Oh..kurang tau ya … saya bukan orang sini."
==================================================
Konsultasi ke Dokter
seorang pria ditemani seorang wanita mendatangi ruang praktek dokter.
' Ada yang bisa saya bantu?', tanya si dokter.
'Dok', sahut si pria, 'Tolong dokter perhatikan sementara kami melakukan
seks, nanti tolong beritahu apa ada yang salah'
Meskipun agak heran, si dokter setuju. Pasangan itu melepas
pakaian dan mulai melakukan seks di depan sang dokter. Sesudahnya
dokter itu berkata,
'Hm...tak ada yang salah dengan kalian'. Mereka membayar, lalu beranjak
pergi.
Minggu depannya pasangan itu muncul lagi, dan kembali meminta dokter
melakukan hal yang sama. Tidak ada kelainan. Mereka membayar dan pergi.
Ketika minggu ketiga mereka muncul lagi, si dokter berkata, 'Saya tidak
habis pikir. Kan sudah saya bilang tak ada problem yang
saya temukan, kenapa Anda berdua masih mendatangi saya?'
Dengan malu-malu si pria berkata, 'Ehm...sebenarnya
begini Dok. Dia ini selingkuhan saya. Kami nggak mungkin melakukannya di rumah
masing-masing.
Trus kalo di hotel kena 300 ribu. Di sini kami Cuma bayar 100 ribu, dan
bisa di-reimburse lagi kwitansinya ke HRD'.
=================================================
baru jadi dokter
adi, si dokter muda , baru saja kelar PTT di daerah terpencil di Yahukimo Papua. Sekarang ia baru boleh buka praktek untuk umum. Betapa senangnya adi menjalani hari pertamanya sebagai dokter umum.
Sekretarisnya, titi, memberitahu bahwa ada seorang laki-laki ingin menemuinya. "Asyik, pasien pertamaku!" batinnya.
adi pun meminta titi, sekretarisnya, mempersilakan laki-laki itu masuk. adi pun pura-pura sibuk. Ia mengangkat telpon dan pura-pura sedang online.
"Ya, benar sekali. Ongkosnya 200 ribu. Ya, saya tunggu Anda pukul 4 sore nanti. Oke. Jangan telat, saya sibuk sekali," kata adi pura-pura bikin janji dengan pasien di ujung telepon.
Ia kemudian meletakkan gagang telepon dan menatap laki-laki yang duduk di hadapannya.
"Maaf, saya membuat Bapak nunggu lama. Apa keluhan Bapak?" tanya adi berwibawa.
"Ah, nggak ada yang sakit, kok, Dok," kata laki-laki itu.
"Saya petugas Telkom yang mau pasang telepon."
