• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kukus Brokoli Lebih Efektif Lawan Kanker

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
Jtg7u.jpg
Brokoli diketahui memiliki segudang manfaat, salah satunya yaitu mampu melawan sel kanker. Namun, menurut sebuah studi terbaru, cara memasak brokoli sangat menentukan kemampuannya untuk melakukan hal itu.

Brokoli dan sayuran berbunga lainnya merupakan sumber baik senyawa sulforafan. Senyawa tersebut diketahui memiliki manfaat antikanker yang kuat dalam studi laboratorium.

Kendati demikian, untuk membentuk senyawa tersebut, brokoli membutuhkan enzim yang disebut dengan mirosinase. Jika enzim tersebut rusak, maka sulforafan tidak akan terbentuk.

Karena itu, para peneliti pun menguji coba beberapa teknik memasak brokoli. Mereka membandingkan brokoli yang diolah dengan cara direbus, di-microwive, dan dikukus. Kemudian, mereka menemukan cara mengukus adalah yang terbaik dalam menjaga enzim tetap aktif.

Menurut Elizabeth Jeffery, peneliti studi asal University of Illnois, mengukus selama lima menit adalah cara memasak terbaik untuk mempertahankan enzim misorsinase pada brokoli.
Jeffery juga menemukan, jika terbiasa makan brokoli matang, cara lain untuk mendapatkan sulforafan yaitu dengan makan sayuran dengan cara mentah (raw food).

Dalam studi ini, para peneliti juga membandingkan kelompok peserta yang diberi suplemen brokoli tanpa mirosinase dan kelompok lain yang diberi makanan brokoli dengan mirosinase. Hasilnya kadar sulfarofan dalam kelompok kedua lebih tinggi secara signifikan daripada kelompok pertama.

"Moster, lobak, wasabi, dan sayuran berbunga lain mengandung mirosinase yang membentuk sulforafan," ujar Jeffery.
Studi sebelumnya menunjukkan, merebus sayuran dalam waktu lama dapat menghilangkan vitamin yang dikandungnya, seperti vitamin C, folat, dan niasin.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.