• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kuburan Massal Ditemukan di Kenya

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
gqI9l.jpg
Sebuah kuburan massal ditemukan di wilayah Sungai Tana, Kenya, Senin (17/9/2012). Menurut polisi negara itu, wilayah Tana telah diguncang pertempuran selama tiga pekan antara kelompok Pokomo dan Orma.

Sejauh ini, lebih dari 100 orang dilaporkan tewas sejak kekerasan terbaru meletus pertengahan Agustus lalu antara kelompok Pokomo yang umumnya petani ladang dan tetangga mereka, kelompok Orma, yang merupakan para penggembala.

"Kami menemukan sebuah kuburan massal di mana kami yakin banyak orang dikuburkan di situ," kata seorang perwira polisi lokal yang meminta namanya tidak disebutkan. "Kami tidak tahu siapa yang dikuburkan di sana, tetapi dari yang terlihat bisa ada banyak orang yang tewas dalam konflik tersebut ketimbang yang diumumkan sebelumnya," katanya.

Kepala Kepolisian Provinsi Pantai Aggrey Adoli mengonfirmasi penemuan kuburan massal itu. Ia mengatakan, sebuah perintah pengadilan akan diupayakan untuk memungkinkan pasukan keamanan menggali mayat-mayat itu. "Satu-satunya cara untuk mengetahui mereka adalah melalui penggalian yang hanya bisa dilakukan melalui izin pengadilan," tuturnya.

Kuburan massal itu ditemukan di wilayah Garsen, tempat sejumlah pembunuhan baru-baru ini terjadi. Bentrokan antara kedua kelompok sering terjadi akibat sengketa soal hak atas sumber air dan ladang penggembalaan.

Namun, penduduk lokal mengatakan, lonjakan kekerasan baru-baru ini, di mana lebih dari 100 orang tewas dalam waktu kurang dari sebulan, juga didorong oleh persoalan politik.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.