• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kuartal III, Laba Bersih BCA Rp 8,2 Triliun

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
CwNGF.jpg

PT bunk Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 8,27 triliun, naik 8,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 7,65 triliun.

Kenaikan laba ditopang oleh pendapatan operasional khususnya dari kredit. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan pendapatan bunga bersih perseroan meningkat 15,1 persen dari Rp 12,37 triliun menjadi Rp 14,24 triliun.

Sementara pendapatan non bunga naik 8 persen dari Rp 5,14 triliun menjadi Rp 5,5 triliun.

"Pendapatan operasional sebelum provisi naik 7,9 persen dari Rp 9,52 triliun menjadi Rp 10,2 triliun. Sedangkan pendapatan provisi dan komisi lainnya sebesar 16,9 persen menjadi Rp 3,9 triliun," kata Jahja di Hotel Kempinsky Jakarta, Senin (29/10/2012).

Di sisi kredit, perseroan mencatatkan kenaikan 34,8 persen dari Rp 176,3 triliun menjadi Rp 237,6 triliun. Komposisi kredit dari segmen korporasi, komersial dan UKM serta konsumer masing-masing sebesar 33,2 persen, 39,3 persen dan 27,5 persen dari total portofolio kredit.

Sementara kredit pemilikan rumah (KPR) naik 69,3 persen menjadi Rp 40,4 triliun, kredit kendaraan bermotor (KKB) naik 22 persen menjadi Rp 19,3 triliun. Sedangkan outstanding kartu kredit naik 30,1 persen menjadi Rp 5,7 triliun.

Di sisi danang pihak ketiga (DPK) perseroan mencatatkan kenaikan 18,8 persen menjadi Rp 357,8 triliun. Kontribusinya tabungan naik 21,5 persen menjadi Rp 198,36 triliun, giro naik 21,6 persen menjadi Rp 86,1 triliun dan deposito naik 9,1 persen menjadi Rp 73,3 triliun.

"Pertumbuhan kredit ini ini menyebabkan rasio kredit terhadap danang pihak ketiga (LDR) menjadi 65,7 persen," tambahnya.

Sementara rasio keuangan lainnya adalah ROA 3,4 persen, ROE 29,2 persen, NIM 5,4 persen, CAR 17,1 persen, CAR (dengan risiko operasional) 14,8 persen. Sedangkan NPL gross 0,4 persen, NPL net 0,2 persen, rasio BOPO 64,2 persen.
 
gila mantap banget ya gan labanya aja banyak banget gan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.