• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kuartal I, Perekonomian Indonesia Masih Melemah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
0j6sW.jpg


Perekonomian Indonesia pada kuartal I-2013 ini diperkirakan masih melanjutkan pelemahannya. Kendati demikian, perekonomian Indonesia masih tertinggi kedua di Asia.

Direktur Asia Pasifik Sovereigns Fitch Ratings Philip Mc Nicholas mengatakan, perekonomian Indonesia sepanjang 2012 hanya tumbuh 6,23 persen, tetapi masih dianggap bagus dibanding negara sekawasan. "Namun, di kuartal I-2013 ini, perekonomian Indonesia masih belum mengalami kenaikannya," kata Philip di Jakarta, Rabu (6/2/2013).

Kondisi pelemahan pertumbuhan ekonomi dalam negeri masih dipengaruhi oleh perekonomian di Amerika Serikat dan Eropa yang belum menunjukkan pemulihan signifikan. Di sisi lain, pelemahan ini disebabkan karena bunk Indonesia (BI) melakukan pengetatan kredit konsumsi dengan aturan uang muka (down payment) sebesar 30 persen.

Dari sisi domestik, sektor konsumsi juga masih belum mengalami kenaikannya. Sektor investasi sudah mulai mengontribusikan pertumbuhan tertinggi, walau pertumbuhannya juga belum signifikan. "Namun, di kuartal II-2013 diperkirakan akan mengalami kenaikannya," ujar Philip.

Kepala Ekonom mandilu Sekuritas Destry Damayanti membenarkan pernyataan Fitch tersebut. Hal ini masih dipengaruhi oleh kondisi eksternal. "Perkiraan kami, pertumbuhan Indonesia masih hanya tumbuh 6,2 persen, tidak jauh dari pertumbuhan sepanjang 2012 yang hanya naik 6,23 persen," kata Destry.

Menurut Destry, pelemahan ekonomi dalam negeri itu disebabkan melonjaknya impor dan melemahnya kondisi ekspor. Kondisi ini juga makin diperparah dengan tidak berkembangnya kondisi hilir. Namun, Destry menganggap wajar pelemahan di kuartal I-2013 sebab tren juga mengalami hal yang sama. Lagi pula, penyerapan anggaran di awal tahun memang cenderung lemah. Seharusnya, penyerapan anggaran ini sudah bisa digenjot di kuartal I-2013 sehingga pada kuartal II-2013 langsung bisa melesat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.