• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kuartal I, Neraca Pembayaran Indonesia Surplus 1,3 Miliar Dollar AS

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
bunk Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal I-2015 mencatat surplus sebesar 1,3 miliar dollar AS, lebih rendah dari NPI kuartal IV-2014 yang mencatat surplus hingga 2,41 miliar dollar AS.

“Surplus itu berasal dari defisit CAD (Current Account Deficit) sebesar 3,85 miliar dollar AS dan surplus di TMF (Transaksi Modal dan Finansial) itu sebesar 5,95 miliar dollar AS,” kata Endy Dwi Tjahyono, Direktur Departemen Statistik BI, di Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Penurunan NPI pada tiga bulan pertama tahun ini didorong oleh penurunan TMF, kendati terjadi perbaikan dari sisi CAD. Pada Q1-2015 surplus TMF hanya sebesar 5,95 miliar dollar AS, sedangkan pada kuartal sebelumnya surplus TMF mencapai 8,92 miliar dollar AS.

Sementara itu, terjadi perbaikan defisit neraca berjalan pada kuartal I-2015 menjadi sebesar 3,85 miliar dollar AS, sedangkan pada kuartal sebelumnya CAD mencapai 5,67 miliar dollar AS.

“Kalau kita lihat surplusnya ini menurun. Tapi, positifnya CAD sudah jauh lebih baik, 3,85 miliar dollar AS, itu kira-kira 1,8 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto),” imbuh Endy.

Endy menjelaskan, pada kuartal IV tahun lalu, CAD mencapai 5,67 miliar dollar AS atau setara 2,6 persen dari PDB. Dia menambahkan, perbaikan CAD didorong oleh membaiknya neraca perdagangan, neraca jasa, pendapatan primer, serta pendapatan sekunder.

“Tetapi memang di TMF-nya ini agak sedikit menurun. Kalau di Q4-2014 itu TMF nya surplus 8,92 miliar dollar AS. Di Q1-2014 ini hanya mencapai 5,95 miliar dollar AS,” imbuh Endy.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.