Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dalam kegelapan malam musim dharap pada bulan Desember, mengintai sosok mengerikan yg bernama Krampus. Dia tidak bertujuan membawa kegembiraan maupun bersenang-senang. Dia datang untuk menyiksa anak-anak nakal, menculik mereka & membawa mereka ke neraka. Tentu hal tersebut bukanlah kisah keceriaan Natal yg biasa didengar.
Yamaguchi, Pria Yang Selamat Dari Dua Pemboman Nuklir
Krampus adalah sosok perpaduan antara setengah kambing & setengah iblis yg menakutkan & muncul dengan wajahnya yg hancur. Dia menampakkan diri dengan tanduk, rambutnya yg hitam, taring & lidahnya yg runcing panjang, persis seperti makhluk yg keluar dari mimpi buruk. Dia datang dengan membawa seikat batang pohon birch, yg disebut ruten. Ruten dipakai untuk menyerang & menghukum anak yg berperilaku tidak baik.
Kisah Krampus ini berasal dari legenda masyarakat pagan. Dalam beberapa versi, ruten biasanya digambarkan sebagai cambuk. Seperti Sinterklas, Krampus juga membawa keranjang atau karung di punggungnya. Tetapi tujuannya bukan untuk memberikan mainan kepada anak-anak. Karung tersebut dipakai untuk menyekap & membawa anak-anak ke neraka.
Di Austria tenggara, konon Krampus sering meninggalkan bundel rutennya setelah mengerjakan aksinya. Orang tua kemudian akan mengecat dengan warna emas ruten tersebut sebagai hadiah perpisahan & menggantungnya sepanjang tahun sebagai pengingat yg menakutkan untuk anak-anak supaya mengubah perilakunya jadi baik.
Beberapa kisah menggambarkan Krampus memakai hiasan rantai putus, yg dipakainya untuk mengintimidasi anak-anak. Rantai tersebut adalah citra bahwa tidak ada yg dapat menghentikannya dari pekerjaannya. Namun, banyak yg menganggap bahwa hiasan rantai yg diikatkan ke St. Nicholas, dapat menahan Krampus supaya tidak menganggu mereka.
Hubungan Krampus & St. Nicholas memiliki jejak yg sangat panjang. Pada zaman ke-11 di Jerman St. Nicholas menampakkan diri sementara Krampus baru muncul sekitar 500 tahun kemudian. Selama zaman ke-16, Krampus sering muncul sebagai sosok supernatural masyarakat pagan.
Awal mula kemunculan Krampus berasal dari mitologi Nordik. Namanya berasal dari mengatakan Jermanik Krampen, yg berarti cakar. Dan dia diklaim sebagai putra Hel, yg merupakan dewi neraka. Krampusnacht atau malam Krampus, dirayakan pada tanggal 5 Desember di Austria & Jerman, yg juga merupakan hari St. Nicholas.
Setelah malam kunjungan Krampus, anak-anak bangun pada pagi hari untuk memeriksa hiasan sepatu bot mereka, mirip dengan tradisi kaos kaki di Amerika. Jika mereka anak baik, maka mereka menerima hadiah. Jika perilaku mereka buruk, sepatu bot mereka akan berisi seikat ruten.
Di Austria, Jerman, Hongaria, Slovenia, & Republik Ceko, orang dewasa merayakan tradisi tersebut dengan parade Krampus yg diadakan setiap tahunnya. Acara tersebut menghidupkan kembali tradisi berabad-abad dengan berpakaian seperti binatang, yg juga terkadang mereka mengerjakan atraksi dengan mencambuk peserta lain.
Para peserta juga akan lari sebagai praktik ritual pagan kuno, yg dimaksudkan untuk mengusir hantu musim dharap. Sementara para orang tua akan menghidangkan cemilan seperti kue yg disebut Krampuslauf untuk dibagikan & bertujuan untuk mengusir iblis. Tradisi lain yg mirip dengan Natal Amerika adalah kartu Krampus, yg sudah dipraktikkan oleh orang Eropa sejak tahun 1800an. Kartu ini biasanya berisi pantun jenaka dengan gambar Krampus yg meneror anak-anak.
Sekarang, seremoni Krampus juga sudah menyebar ke Amerika Utara. Penduduk Orlando di Florida, setiap tahun mengadakan festival Krampusnacht yg diselenggarakan pada tanggal 5 Desember. Dan di Dallas, sebuah komunitas Krampus mengadakan festival kostum & parade. Pada awalnya seremoni Krampus tidak diperbolehkan oleh gereja karena dianggap sebagai ritual iblis. Namun seiring berjalannya waktu seremoni Krampus juga dilakukan ketika memperingati St. Nicholas. Padahal Krampus adalah iblis yg memangsa anak-anak & membawa mereka ke neraka.
Pada zaman ke-12, gereja Katolik yg perdana kali berusaha untuk menyingkirkan kepercayaan pada Krampus karena kemiripannya dengan iblis, yg tidak pantas untuk mendapatkan hari perayaan. Upaya kedua dilakukan pada tahun 1923 oleh rezim Dollfuss Austria, di bawah bimbingan partai Sosial Kristen konservatif. Selama Perang Dunia II, kaum fasis Eropa mengutuk Krampus. Pada tahun 1950, pemerintah Austria membagikan pamflet yg menyatakan Krampus sebagai jelmaan iblis. Mereka juga melarang seremoni apa pun yg terkait dengannya.
Namun, pada pergantian abad, seremoni tersebut mulai diperbolehkan kembali. Sekarang Krampus bahkan sudah jadi budaya pop modern, muncul di acara-acara televisi seperti American Dad, Grimm, Supernatural, The Office, & bahkan hingga menelurkan filmnya sendiri pada tahun 2015. Di Austria, toko-toko mulai mengkomersialkan Krampus dengan penjualan patung cokelat & hiasan tanduk.
Sinterklas mungkin masih memegang gelar sebagai sosok yg paling dinantikan ketika bulan Desember. Akan tetapi, popularitas Krampus yg semakin meningkat mungkin akan menciptakan Sinterklas tenggelam pada tahun-tahun mendatang. Jadi untuk anak nakal maupun anak baik pada tahun ini, ingatlah bahwa Krampus sering mengintai dengan membawa cambuk & keranjang birchnya. Dan dia tidak mengharapkan apapun selain menyeretmu ke dalam neraka jahanam.
Krampus adalah sosok perpaduan antara setengah kambing & setengah iblis yg menakutkan & muncul dengan wajahnya yg hancur. Dia menampakkan diri dengan tanduk, rambutnya yg hitam, taring & lidahnya yg runcing panjang, persis seperti makhluk yg keluar dari mimpi buruk. Dia datang dengan membawa seikat batang pohon birch, yg disebut ruten. Ruten dipakai untuk menyerang & menghukum anak yg berperilaku tidak baik.
Kisah Krampus ini berasal dari legenda masyarakat pagan. Dalam beberapa versi, ruten biasanya digambarkan sebagai cambuk. Seperti Sinterklas, Krampus juga membawa keranjang atau karung di punggungnya. Tetapi tujuannya bukan untuk memberikan mainan kepada anak-anak. Karung tersebut dipakai untuk menyekap & membawa anak-anak ke neraka.
Teror Mengerikan Kotak Kayu Kuno dari Zaman Nazi Jerman
Di Austria tenggara, konon Krampus sering meninggalkan bundel rutennya setelah mengerjakan aksinya. Orang tua kemudian akan mengecat dengan warna emas ruten tersebut sebagai hadiah perpisahan & menggantungnya sepanjang tahun sebagai pengingat yg menakutkan untuk anak-anak supaya mengubah perilakunya jadi baik.
Beberapa kisah menggambarkan Krampus memakai hiasan rantai putus, yg dipakainya untuk mengintimidasi anak-anak. Rantai tersebut adalah citra bahwa tidak ada yg dapat menghentikannya dari pekerjaannya. Namun, banyak yg menganggap bahwa hiasan rantai yg diikatkan ke St. Nicholas, dapat menahan Krampus supaya tidak menganggu mereka.
The Witcher Serial Baru Netflix Yang Layak Untuk Ditonton
Hubungan Krampus & St. Nicholas memiliki jejak yg sangat panjang. Pada zaman ke-11 di Jerman St. Nicholas menampakkan diri sementara Krampus baru muncul sekitar 500 tahun kemudian. Selama zaman ke-16, Krampus sering muncul sebagai sosok supernatural masyarakat pagan.
Awal mula kemunculan Krampus berasal dari mitologi Nordik. Namanya berasal dari mengatakan Jermanik Krampen, yg berarti cakar. Dan dia diklaim sebagai putra Hel, yg merupakan dewi neraka. Krampusnacht atau malam Krampus, dirayakan pada tanggal 5 Desember di Austria & Jerman, yg juga merupakan hari St. Nicholas.
Child's Play Terinspirasi Dari Kisah Menyeramkan Robert Eugene Otto
Setelah malam kunjungan Krampus, anak-anak bangun pada pagi hari untuk memeriksa hiasan sepatu bot mereka, mirip dengan tradisi kaos kaki di Amerika. Jika mereka anak baik, maka mereka menerima hadiah. Jika perilaku mereka buruk, sepatu bot mereka akan berisi seikat ruten.
Di Austria, Jerman, Hongaria, Slovenia, & Republik Ceko, orang dewasa merayakan tradisi tersebut dengan parade Krampus yg diadakan setiap tahunnya. Acara tersebut menghidupkan kembali tradisi berabad-abad dengan berpakaian seperti binatang, yg juga terkadang mereka mengerjakan atraksi dengan mencambuk peserta lain.
3 Hewan Mitologi Yang Menjadi Sahabat Manusia
Para peserta juga akan lari sebagai praktik ritual pagan kuno, yg dimaksudkan untuk mengusir hantu musim dharap. Sementara para orang tua akan menghidangkan cemilan seperti kue yg disebut Krampuslauf untuk dibagikan & bertujuan untuk mengusir iblis. Tradisi lain yg mirip dengan Natal Amerika adalah kartu Krampus, yg sudah dipraktikkan oleh orang Eropa sejak tahun 1800an. Kartu ini biasanya berisi pantun jenaka dengan gambar Krampus yg meneror anak-anak.
Sekarang, seremoni Krampus juga sudah menyebar ke Amerika Utara. Penduduk Orlando di Florida, setiap tahun mengadakan festival Krampusnacht yg diselenggarakan pada tanggal 5 Desember. Dan di Dallas, sebuah komunitas Krampus mengadakan festival kostum & parade. Pada awalnya seremoni Krampus tidak diperbolehkan oleh gereja karena dianggap sebagai ritual iblis. Namun seiring berjalannya waktu seremoni Krampus juga dilakukan ketika memperingati St. Nicholas. Padahal Krampus adalah iblis yg memangsa anak-anak & membawa mereka ke neraka.
Betty Brosmer, Wanita Dengan Pinggul Gitar Spanyol
Pada zaman ke-12, gereja Katolik yg perdana kali berusaha untuk menyingkirkan kepercayaan pada Krampus karena kemiripannya dengan iblis, yg tidak pantas untuk mendapatkan hari perayaan. Upaya kedua dilakukan pada tahun 1923 oleh rezim Dollfuss Austria, di bawah bimbingan partai Sosial Kristen konservatif. Selama Perang Dunia II, kaum fasis Eropa mengutuk Krampus. Pada tahun 1950, pemerintah Austria membagikan pamflet yg menyatakan Krampus sebagai jelmaan iblis. Mereka juga melarang seremoni apa pun yg terkait dengannya.
Namun, pada pergantian abad, seremoni tersebut mulai diperbolehkan kembali. Sekarang Krampus bahkan sudah jadi budaya pop modern, muncul di acara-acara televisi seperti American Dad, Grimm, Supernatural, The Office, & bahkan hingga menelurkan filmnya sendiri pada tahun 2015. Di Austria, toko-toko mulai mengkomersialkan Krampus dengan penjualan patung cokelat & hiasan tanduk.
Nyata! Pahlawan Perang Yang Menginspirasi Captain America
Sinterklas mungkin masih memegang gelar sebagai sosok yg paling dinantikan ketika bulan Desember. Akan tetapi, popularitas Krampus yg semakin meningkat mungkin akan menciptakan Sinterklas tenggelam pada tahun-tahun mendatang. Jadi untuk anak nakal maupun anak baik pada tahun ini, ingatlah bahwa Krampus sering mengintai dengan membawa cambuk & keranjang birchnya. Dan dia tidak mengharapkan apapun selain menyeretmu ke dalam neraka jahanam.
Referensi 1
Referensi 2
Referensi 2
KOLEKSI THREAD MENARIK
Quote:
10 Hal Lucu dari Film Stuber
Perjalanan Panjang Festival Musik Coachella
Akhir Hidup Helga, Gadis Kesayangan Adolf Hitler
8 Hukuman Era Romawi, Dari Yang Ringan Sampai Mengerikan
Audrey Munson, Supermodel Pertama Yang Hidupnya Berakhir Tragis
Philippe Petit, Pria Nekat Yang Menyeberangi Gedung WTC Dengan Kabel
Tragedi Bradford, Kasus Keracunan Massal Pertama Dalam Sejarah Inggris
Perjalanan Panjang Festival Musik Coachella
Akhir Hidup Helga, Gadis Kesayangan Adolf Hitler
8 Hukuman Era Romawi, Dari Yang Ringan Sampai Mengerikan
Audrey Munson, Supermodel Pertama Yang Hidupnya Berakhir Tragis
Philippe Petit, Pria Nekat Yang Menyeberangi Gedung WTC Dengan Kabel
Tragedi Bradford, Kasus Keracunan Massal Pertama Dalam Sejarah Inggris
Hari ini 11:59