yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Direktur Utama PT Bhakti Investama Tbk Hary Tanoesoedibjo mengaku belum sempat diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hary Tanoe yang hanya berada sekitar satu jam di gedung KPK menyatakan pemeriksaan lanjutan dua pekan lagi.
"Jadi saya hanya memberikan klarifikasi, tapi ternyata KPK belum siap. Kami sepakat penjadwalan pada 28 Juni 2012. Hari Kamis, jam 10 pagi, saya akan datang lagi," kata Hary Tanoe di kantor KPK, Jakarta, Jumat 15 Juni 2012.
Bos MNC grup itu sepertinya tak mau banyak berkomentar terkait kasus suap yang menyeret pegawai pajak KPP Sidoarjo Tommy Hindratno dan seorang pengusaha, James Gunardjo.
Namun dia menegaskan, baik James maupun dan Tommy tidak terkait dengan PT Bhakti Investama Tbk dan dirinya selaku pemiliknya.
"Semua orang tahu saya lebih banyak aktif di media, saya dikenal sebagai orang televisi. Apalagi saat enam bulan terakhir saya aktif di politik, medianya pun sudah mulai saya tinggalkan," ujarnya.
Hary Tanoe tiba di gedung KPK sekitar pukul 13.40 Wib. Dia datang ke KPK dengan inisiatif sendiri.
Padahal sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hary Tanoe, Rabu 13 Juni 2012. Namun dia tidak hadir, dan justru menggelar konferensi pers di kantornya.
Pemeriksaan Hary Tanoe ini terkait dengan kasus suap restitusi pajak yang melibatkan Kepala Seksi KPP Sidoardjo Selatan Tommy Hindratno dan pengusaha James Gunardjo. Nama terakhir ini dikait-kaitkan dengan PT Bhakti Investama. James diduga memberikan suap Rp280 juta kepada Tommy.
Hary Tanoe yang hanya berada sekitar satu jam di gedung KPK menyatakan pemeriksaan lanjutan dua pekan lagi.
"Jadi saya hanya memberikan klarifikasi, tapi ternyata KPK belum siap. Kami sepakat penjadwalan pada 28 Juni 2012. Hari Kamis, jam 10 pagi, saya akan datang lagi," kata Hary Tanoe di kantor KPK, Jakarta, Jumat 15 Juni 2012.
Bos MNC grup itu sepertinya tak mau banyak berkomentar terkait kasus suap yang menyeret pegawai pajak KPP Sidoarjo Tommy Hindratno dan seorang pengusaha, James Gunardjo.
Namun dia menegaskan, baik James maupun dan Tommy tidak terkait dengan PT Bhakti Investama Tbk dan dirinya selaku pemiliknya.
"Semua orang tahu saya lebih banyak aktif di media, saya dikenal sebagai orang televisi. Apalagi saat enam bulan terakhir saya aktif di politik, medianya pun sudah mulai saya tinggalkan," ujarnya.
Hary Tanoe tiba di gedung KPK sekitar pukul 13.40 Wib. Dia datang ke KPK dengan inisiatif sendiri.
Padahal sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hary Tanoe, Rabu 13 Juni 2012. Namun dia tidak hadir, dan justru menggelar konferensi pers di kantornya.
Pemeriksaan Hary Tanoe ini terkait dengan kasus suap restitusi pajak yang melibatkan Kepala Seksi KPP Sidoardjo Selatan Tommy Hindratno dan pengusaha James Gunardjo. Nama terakhir ini dikait-kaitkan dengan PT Bhakti Investama. James diduga memberikan suap Rp280 juta kepada Tommy.