Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kita tentu masih ingat ketika banyak pihak yg menentang RUU KPK tahun lalu, dimana mereka khawatir bahwa RUU tersebut akan melemahkan KPK itu sendiri. Termasuk yg menentang malah ex internal KPK itu sendiri.
Perubahan signifikan itu dengan adanya Dewan Pengawas dimana cara mereka (KPK) mengerjakan penyelidikan, penyidikan, penyadapan dengan adanya UU KPK baru mengharuskan persetujuan dewan pengawas.
Dan versi KPK lama lebih banyak PROMOnya ketimbang hasilnya, dimana anggaran KPK itu sendiri satu tilyurn rupiah pertahun, sedangkan yg ditangkap kelas teri gimana mau balik uang negara kalau teri-teri saja yg terciduk kalah KPK dengan Kepolisian dari sisi jumlah pengembalian uang negara akibat koruptor.
KPK baru sekarang ini diwajibkan untuk menangkap koruptor dengan kerugian negara minimal satu milyar rupiah, dibawah nilai itu harus diserahkan ke Kepolisian atau Kejaksaan.
Nah dengan OTT KPK kepada Menteri KKP yg terjadi kemarin itu bagaimana hubungannya dengan Jokowi, karena duduk sebagai menteri dibawah kepemimpinan Jokowi. Apakah akan menambah cacian kepada pemerintahan Jokowi?
Sepertinya tidak, malah yg semestinya gusar itu Prabowo sendiri. Menteri KKP yg tertangkap KPK itu kader Gerinda, kita misalkan saja gini, ketika Jokowi mengajak Prabowo bergabung dalam pemerintahannya Prabowo minta jatah dua menteri, namanya juga persekutuan politik jadi ya sah-sah saja, ehhh delalah... sekarang malah ketangkap KPK setelah plesir menghabiskan uang sponsor bersama istrinya di hawai.
Dengan begitu anggapan publik akan berpikir kepada Gerinda yg saat ini mendapatkan posisi kecil saja tidak dapat menjaga amanahnya dengan baik bagaimana nanti kalau Prabowo jadi seorang Presiden yg berkuasa!!
Apakah kalian masih ingat dengan kasus korupsi mega proyek jaman Demokrat, ala mak jangan hingga terjadi lagi donk!
Apakah pemerintahan Jokowi korup? Buat yg menuduh korup, coba lihat nasib bagaimana mafia migas, mafia pangan? Jokowi memberangus itu semua, Dia mengerjakan perbuatan mencegah kejahatan korupsi itu terjadi, dengan membungkam organisasinya langsung. Sayangnya banyak yg melihat OTT oleh KPK itu lebih viral/seru ketimbang memberangus organisasi koruptor ya. Ini kami belum bahas omnibuslaw loh! Lain kali aja ya.
Balik ke KPK, jadi setelah adanya UU KPK baru, mereka kini beradaptasi dengan membangun sistem, aturan baru sesuai dengan target yg diamanahkan UU KPK. Jadi apakah sekarang KPK lemah?
Terlalu cepat kita menilai KPK lemah, tentu dengan adanya aturan-aturan, amanah baru, fokus yg jelas yg disuarakan dalam UU KPK, kami yakin bahwa KPK bekerja dengan ritme yg baru, yg masih banyak publik belum mengetahuinya atau menyadarinya. Proses untuk mengungkap kasus-kasus korupsi milyaran atau ratusan milyar itu perlu daya upaya yg tidak kecil, & dengan proses yg panjang, & KPK yg baru mereka bekerja dengan senyap & mematikan, bukankah itu asa beberapa akbar masyarakat kita (semestinya).
Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan KPK masih dengan posisi yg sama. Bagaimana menyelidiki sesorang pejabat yg mengkorupsi kebijakannya sendiri untuk sesuatu yg menguntungkan dia & kroninya tilyurnan rupiah karena kebijakannya itu bukan hal yg mudah loh, memang sih menteri KKP yg ditangkap KPK itu OTT, bukan bagaimana KPK itu membongkar sebuah niat jahat dari salah satu kementrian berdasarkan kebijakannya untuk keuntungan pribadi & kroninya, kami rasa hingga saat ini di KPK belum pernah ada terjadi.
Untuk Pihak yg mengatakan KPK sudah lemah, jangan pesimis dulu, aturan baru dibutuhkan penyesuaian, & kita berharap KPK cepat beradaptasi dengan aturan baru tersebut & terus mengamankan negeri ini dari korupsi.
Akhir kata, mau bagaimana lagi membongkar kebijakan yg secara terselubung dipakai untuk kepentingan pribadi & kroni dirasa sangat rumit & susah ketimbang tangkap tangan yg jelas-jelas menciptakan tersangka tak berkutik jauh lebih mudah, atau itu strategi KPK dari dulu yaaa...
Kalau begitu KPK belum berubah donk!!! WHATssss....
Bukan begitu maksudnya, KPK sudah berubah cuma jurus pamungkasnya itu-itu saja, harus semedi dulu yak biar dikasih wangsit jurus pamungkas baru.
Terimakasih atas kunjungannya di thread kami, semoga bermanfaat & menginspirasi.
Jangan lupa rate, komen & cendolnya.
Terima kasih
Spoiler for sumber:
Narasi Pribadi terkontaminasi dengan bang denny siregar
picture: mbah google
Spoiler for mampir gan/sis:
PAHLAWAN SENYAP
Kenapa dinamakan MOLOTOV
Bocornya Teknologi Canggih
Hari ini 20:15