• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita KPK Geledah Gedung MNC Tower

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
nGdoq.jpg
Wartawan yang hendak meliput penggeledahan KPK di gedung MNC Tower, sempat dihalang-halangi masuk oleh satuan pengamanan.

KPK sejak Jumat (8/6/2012) sore menggeledah kantor PT Bhakti Investama, yang berada di lantai 5 gedung MNC Tower di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Wartawan yang berkumpul sejak pukul 19.00 WIB, tak boleh masuk ke dalam gedung. Puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik hanya boleh menunggu di depan lobi gedung MNC Tower.

Menurut salah satu wartawan yang tak diperbolehkan masuk oleh satuan pengamanan gedung MNC Tower, Iqbal, ada puluhan wartawan yang masih menunggu di lobi. "Kami tak boleh masuk dan hanya diperkenankan menunggu di depan lobi. Padahal sudah menunggu sejak pukul 19.00," katanya.

Tak hanya wartawan, penyidik KPK awalnya juga tak diperbolehkan masuk oleh satuan pengamanan gedung MNC Tower. KPK menggeledah kantor Bhakti Investama, terkait dengan penangkapan yang dilakukan KPK pada Rabu siang lalu.

KPK menangkap pegawai pajak Tommy Hindratno dan seseorang yang diduga suruhan pimpinan Bhakti Investama, James Gunarjo.

James diduga menyuap Tommy, terkait pengurusan persoalan pajak PT Bhakti Investama. Sebelumnya Head of Investor Relationship and Corporate Secretary PT Bhakti Investama, Robert Satry, membantah perusahaannya terkait dengan penangkapan James dan Tommy. Robert juga membantah perusahaannya memiliki persoalan pajak.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.