• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Korut: Serangan Nuklir ke AS Sudah Disetujui

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
1914365_kim_jong_un_pimpin_latihan_perang_620_X31.jpg

Korea Utara secara dramatis semakin memanaskan situasi di Semenanjung Korea. Pada Kamis (4/4/2013), Pemerintah Korea Utara mengatakan telah menyetujui serangan nuklir ke Amerika Serikat.

"Saat-saat ledakan terjadi semakin dekat," demikian pernyataan militer Korea Utara seraya mengingatkan perang dapat pecah "hari ini atau esok".

Ancaman baru Korea Utara ini muncul tak lama setelah kabar Amerika Serikat menyiagakan pertahanan misilnya di Guam dan mengerahkan dua kapal perusak ke perairan Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan kantor berita KCNA, para jenderal Tentara Rakyat Korea memperingatkan Washington DC atas ancaman ini.

"Amerika Serikat akan dihantam misil berhulu ledak nuklir yang berukuran kecil, ringan, dan sudah direkayasa," demikian KCNA.

"Operasi militer tanpa ampun yang akan dilakukan angkatan bersenjata kami yang sangat revolusioner akhirnya dievaluasi dan diratifikasi," demikian pernyataan Korea Utara.

Bulan lalu, Korea Utara mengancam akan melakukan serangan nuklir ke Amerika Serikat, dan pekan lalu panglima Angkatan Darat Korea Utara memerintahkan semua roket strategis dalam keadaan siaga tempur.
 
"AS Boleh Menyerang Korut"

Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Peter King mengatakan, AS bisa melancarkan serangan ke Korea Utara (Korut) saat ini juga bila memang terancam. Serangan militer ke Korut juga dipandang sebagai tindakan bertahan.

"Bila kita memiliki alasan yang baik dan yakin bahwa, akan ada serangan (dari Korut). Saya setuju, kita berhak untuk melancarkan serangan ke Korut untuk melindungi diri," ujar King, seperti dikutip CNN, Kamis (4/4/2013).

"Saya kurang setuju dengan himbauan yang meminta kita menunggu hingga akhirnya seorang warga AS tewas terbunuh atau terluka . Namun saya tidak mengatakan, kita harus buru-buru dalam berperang, jangan salah artikan pernyataan saya," tegasnya.

King sebelumnya sempat berkomentar mengenai sikap agresif Korut belakangan ini. Menurutnya ancaman-ancaman yang diutarakan Korut hanyalah sebuah propaganda yang ditujukan untuk meningkatkan popularitas dan citra Kim Jong-Un.

"Kim Jong-Un sedang mencoba membangun dirinya sendiri. Dia mencoba untuk menjadi seorang jagoan, dia masih berusia 28 atau 29 tahun, dan masih akan terus berkembang dewasa. Jadi, kekhawatiran saya adalah, dia akan melakukan beberapa serangan ke Korea Selatan (Korsel) atau beberapa basis militer kita di Pasifik, dengan tujuan untuk menyelamatkan citranya," ucap King.

Ancaman serangan Korut ke AS sudah berkali-kali muncul sejak beberapa pekan lalu. Negeri komunis itu memperbaharui kembali ancaman pada hari ini, dan AS langsung khawatir.

Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel memandang ancaman baru AS sebagai ancaman yang "nyata dan jelas akan menimbulkan bahaya." Hagel langsung merencanakan pembangunan sistem pertahanan misil di Guam yang letaknya tidak jauh dari Korut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.