yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Korea Selatan telah menerapkan gaya hidup ramah lingkungan di berbagai bidang, termasuk kegiatan sehari-hari. Salah satunya, restoran di Negeri Ginseng itu hanya menyajikan makanan dalam porsi kecil. Reuters mewartakan, Rabu (28/3), makanan yang terbuang bisa dihindari dengan menyediakan porsi kecil sehingga tidak mubazir.
Selain itu, Korsel juga tidak menyediakan alat makan sekali pakai. Mereka lebih menyukai menggunakan alat makan yang terbuat dari porselen atau kayu agar bisa digunakan kembali. Bahkan, tusuk gigi yang digunakan terbuat dari tepung kanji. Ketika telah digunakan, tusuk gigi itu bisa menyerap ke dalam tanah sehingga tidak menimbulkan polusi.
Korsel juga tidak main-main dalam menerapkan hukuman bagi pelanggar kesadaran lingkungan. Contohnya, membuang sampah akan dikenai denda hingga US$ 127 atau Rp 1.167.000.
Selain itu, Korsel juga tidak menyediakan alat makan sekali pakai. Mereka lebih menyukai menggunakan alat makan yang terbuat dari porselen atau kayu agar bisa digunakan kembali. Bahkan, tusuk gigi yang digunakan terbuat dari tepung kanji. Ketika telah digunakan, tusuk gigi itu bisa menyerap ke dalam tanah sehingga tidak menimbulkan polusi.
Korsel juga tidak main-main dalam menerapkan hukuman bagi pelanggar kesadaran lingkungan. Contohnya, membuang sampah akan dikenai denda hingga US$ 127 atau Rp 1.167.000.